Jambi, oegopost.id – Seminar Donor Darah XVII di UIN STS Jambi menjadi bagian dari upaya edukasi kesehatan dan kemanusiaan di kalangan mahasiswa. Kegiatan ini digelar UKK KSR PMI PT UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi pada Selasa (19/05/2026).
Acara ini juga memperingati Hari Palang Merah Internasional. Sekitar 60 mahasiswa hadir di Amphiteater Wing B, GCR UIN STS Jambi.
Edukasi Donor Darah untuk Mahasiswa
UKK KSR PMI UIN STS Jambi menghadirkan dr. Winda Angriani sebagai narasumber utama. Ia menjelaskan manfaat donor darah dari sisi kesehatan dan sosial.
Ia menegaskan donor darah membantu pasien yang membutuhkan. Selain itu, donor darah juga menjaga kesehatan tubuh pendonor jika dilakukan rutin.
Dr. Winda juga meluruskan anggapan salah tentang donor darah. Ia menyebut banyak orang takut karena kurang informasi.
“Donor darah aman dan bermanfaat bagi penerima serta pendonor jika sesuai prosedur medis,” kata dr. Winda.
Panitia UKK KSR PMI PT UIN STS Jambi menyebut masih banyak mahasiswa ragu mendonorkan darah. Mereka sering khawatir tanpa dasar informasi yang jelas.
Karena itu, panitia menggelar seminar ini untuk memberi pemahaman yang benar. Mereka juga ingin meningkatkan keberanian mahasiswa untuk ikut donor darah.
Panitia menilai edukasi langsung dari tenaga medis sangat penting. Cara ini membantu mahasiswa memahami proses donor darah secara utuh.
Peran Mahasiswa dalam Aksi Kemanusiaan
Panitia juga menekankan peran mahasiswa sebagai agen perubahan. Mereka mendorong mahasiswa aktif dalam kegiatan sosial.
Donor darah menjadi salah satu bentuk kepedulian sederhana. Namun dampaknya sangat besar bagi pasien yang membutuhkan.
Satu kantong darah dapat menyelamatkan nyawa. Manfaat ini menjadi alasan pentingnya partisipasi mahasiswa.
“Donor darah aman dan memberi manfaat bagi semua pihak,” ujar panitia kegiatan.
Peserta seminar terlihat aktif selama kegiatan berlangsung. Mereka mengikuti materi dengan serius dan penuh perhatian.
Banyak mahasiswa mengajukan pertanyaan. Mereka ingin tahu soal syarat donor darah dan mitos yang beredar.
Diskusi juga berjalan interaktif. Mahasiswa berbagi pengalaman dan pandangan tentang donor darah.
Harapan ke Depan
UKK KSR PMI PT UIN STS Jambi berharap seminar ini meningkatkan partisipasi donor darah. Mereka ingin mahasiswa lebih berani ikut kegiatan kemanusiaan.
Panitia juga akan terus mengadakan kegiatan serupa. Mereka menargetkan edukasi berkelanjutan di lingkungan kampus.
Selain itu, mereka berharap terbentuk budaya peduli di kalangan mahasiswa. Budaya ini diharapkan tumbuh secara konsisten.
Penutup
Seminar Donor Darah XVII UIN STS Jambi memperkuat edukasi kesehatan di kampus. Kegiatan ini juga membangun kesadaran sosial mahasiswa.
Dengan pemahaman yang lebih baik, mahasiswa diharapkan lebih aktif dalam donor darah. Kampus pun mendorong lahirnya generasi muda yang peduli dan siap membantu sesama.(ar)









