Hutama Karya Bangun RS Adhyaksa Bali di Jembrana, Hadirkan Layanan Kesehatan Modern untuk Bali Barat

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hutama Karya mempercepat pembangunan RS Adhyaksa Bali di Jembrana. ( Poto : JAMBIEKSPRES.CO.ID )

Hutama Karya mempercepat pembangunan RS Adhyaksa Bali di Jembrana. ( Poto : JAMBIEKSPRES.CO.ID )

Bali, oegopost.idPT Hutama Karya (Persero) terus mempercepat pembangunan RS Adhyaksa Bali di Desa Pekutatan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Bali.

Proyek RS Adhyaksa Bali menjadi langkah strategis untuk memperluas akses layanan kesehatan modern bagi masyarakat Bali bagian barat dan wilayah sekitarnya.

Keberadaan rumah sakit ini akan membantu masyarakat mendapatkan pelayanan medis yang lebih cepat, lengkap, dan berkualitas tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke kota besar.

Selain itu, proyek tersebut juga mendukung pemerataan fasilitas kesehatan nasional yang masih menjadi tantangan di sejumlah daerah.

Hutama Karya menjalankan pembangunan rumah sakit tersebut sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung infrastruktur kesehatan nasional.

Perusahaan menargetkan proyek berjalan sesuai jadwal agar masyarakat segera memanfaatkan fasilitas kesehatan baru itu.

Rumah Sakit Tipe C dengan Kapasitas 100 Tempat Tidur

RS Adhyaksa Bali hadir sebagai rumah sakit tipe C dengan kapasitas 100 tempat tidur. Tim proyek merancang bangunan rumah sakit dengan luas mencapai 16.528,2 meter persegi yang terdiri atas empat lantai utama, satu lantai atap, dan satu semi-basement.

Manajemen rumah sakit nantinya menyediakan berbagai layanan medis modern untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Layanan tersebut meliputi rawat jalan, Instalasi Gawat Darurat (IGD), rawat inap, laboratorium, radiologi, farmasi, hingga fasilitas penunjang operasional lainnya.

Kehadiran fasilitas tersebut akan memperkuat layanan kesehatan di Kabupaten Jembrana. Selain itu, masyarakat Bali barat juga bisa memperoleh layanan medis yang lebih dekat dan efisien.

Rumah sakit ini juga berpotensi mengurangi antrean pasien di fasilitas kesehatan lain di Bali.

Karena itu, pemerintah dan pihak terkait berharap RS Adhyaksa Bali mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

Pembangunan Struktur Awal Terus Berjalan

Hutama Karya terus melanjutkan pembangunan rumah sakit sesuai tahapan konstruksi yang telah direncanakan.

Baca Juga :  Hutama Karya Imbau Keselamatan di Jalan Tol, Waspadai Microsleep dan ODOL

Saat ini, tim proyek fokus mengerjakan pekerjaan borepile sebagai pondasi utama bangunan.

Selain itu, pekerja juga mulai menyelesaikan pekerjaan pilecap dan tie beam untuk memperkuat struktur dasar rumah sakit.

Tahapan tersebut memegang peran penting karena menentukan kekuatan bangunan dalam jangka panjang.

Perusahaan terus mengawasi seluruh proses pembangunan agar setiap pekerjaan memenuhi standar kualitas konstruksi.

Dengan pengawasan tersebut, Hutama Karya ingin memastikan proyek berjalan aman, tepat waktu, dan sesuai spesifikasi.

Hutama Karya Padukan Arsitektur Bali dan Konsep Modern

Hutama Karya menghadirkan konsep Neo Vernakular dalam desain RS Adhyaksa Bali. Konsep tersebut memadukan unsur arsitektur khas Bali dengan standar rumah sakit modern.

Tim desain menggunakan elemen fasad bernuansa lokal untuk memperkuat identitas budaya Bali pada bangunan rumah sakit.

Selain itu, mereka juga memilih material alami agar tampilan bangunan terlihat lebih harmonis dengan lingkungan sekitar.

Tidak hanya itu, tim proyek juga mengatur zoning ruangan secara terstruktur. Mereka membagi area rumah sakit menjadi zona publik, semi publik, privat, dan servis agar aktivitas pelayanan berjalan lebih nyaman dan tertata.

Konsep tersebut membuat RS Adhyaksa Bali tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas kesehatan, tetapi juga menghadirkan nilai budaya lokal dalam desain bangunan modern.

Gunakan Teknologi BIM dan CDE

Untuk menjaga kualitas pembangunan, Hutama Karya memanfaatkan teknologi Building Information Modeling (BIM) dan Common Data Environment (CDE).

Teknologi BIM membantu tim proyek mengatur proses perencanaan, pengawasan, dan koordinasi konstruksi secara lebih akurat.

Sementara itu, sistem CDE mempermudah pengelolaan data proyek agar seluruh informasi terintegrasi dengan baik.

Melalui penerapan teknologi tersebut, Hutama Karya dapat meningkatkan efisiensi pekerjaan sekaligus meminimalkan risiko kesalahan teknis di lapangan.

Selain mengerjakan struktur bangunan utama, perusahaan juga menangani pekerjaan arsitektur, façade, landscape, hingga utilitas kawasan rumah sakit secara menyeluruh.

Baca Juga :  Trafik JTTS Libur Hari Buruh 2026 Naik 26,7 Persen

Proyek Buka Peluang Ekonomi bagi Warga Lokal

Pembangunan RS Adhyaksa Bali juga membawa dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Hutama Karya melibatkan tenaga kerja lokal dalam proses pembangunan proyek tersebut.

Selain itu, perusahaan turut membuka peluang kerja sama dengan pelaku usaha dan UMKM pendukung proyek.

Kehadiran proyek berskala besar itu pun ikut mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan Jembrana.

Pelaku usaha kuliner, jasa transportasi, penyedia material bangunan, hingga sektor perdagangan lokal berpotensi merasakan dampak positif dari aktivitas pembangunan rumah sakit tersebut.

Karena itu, proyek RS Adhyaksa Bali tidak hanya memberi manfaat pada sektor kesehatan, tetapi juga membantu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.

Hutama Karya Tekankan Standar QHSSE

Pelaksana Tugas Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero), Hamdani, menegaskan bahwa perusahaan terus menjaga kualitas pembangunan proyek tersebut.

“Kami memastikan seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan sesuai standar mutu serta mengedepankan penerapan aspek Quality, Health, Safety, Security, and Environment (QHSSE) secara konsisten agar proyek dapat berjalan dengan aman, berkualitas, dan sesuai jadwal,” ujar Hamdani.

Hutama Karya menerapkan standar QHSSE untuk menjaga keselamatan pekerja, kualitas proyek, keamanan lingkungan kerja, serta keberlanjutan proyek dalam jangka panjang.

Diharapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Baru

RS Adhyaksa Bali diharapkan menjadi pusat layanan kesehatan baru di Bali bagian barat. Kehadiran rumah sakit ini juga akan mempercepat akses pelayanan medis bagi masyarakat Jembrana dan wilayah penyangga lainnya.

Dengan fasilitas modern, kapasitas yang memadai, dan dukungan teknologi konstruksi terkini, rumah sakit tersebut berpotensi meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat infrastruktur kesehatan nasional.

Pembangunan RS Adhyaksa Bali juga menunjukkan keseriusan Hutama Karya dalam mendukung pembangunan sektor kesehatan yang berkelanjutan di Indonesia.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Royalti Karya Jurnalistik Dinilai Penting untuk Menjaga Kedaulatan Digital Indonesia
Demo Mahasiswa UI di Bundaran HI Hari Ini, Bawa 5 Tuntutan ke Pemerintah
Ombudsman Soroti Maladministrasi Layanan Imigrasi WNA, Desak Perbaikan Sistem Pengaduan di Imipas
Gaji ke-13 Cair Rp15,2 Triliun, Ini Rincian Penerima PNS, TNI, Polri hingga PPPK
Kejagung Geledah Kantor BGN Usai Dadan Hindayana Dicopot dari Jabatan
Indomaret Tutup Sementara di Sejumlah Daerah, Warganet Soroti Penyebabnya
Kemnaker Buka 24 Kejuruan Vokasi Tahap 2, Pendaftaran Dibuka
Ekspor Sawit, Batu Bara, dan Ferro Alloy Wajib Lewat PT DSI Mulai 1 Juni 2026
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:51 WIB

Royalti Karya Jurnalistik Dinilai Penting untuk Menjaga Kedaulatan Digital Indonesia

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:59 WIB

Demo Mahasiswa UI di Bundaran HI Hari Ini, Bawa 5 Tuntutan ke Pemerintah

Jumat, 12 Juni 2026 - 05:00 WIB

Ombudsman Soroti Maladministrasi Layanan Imigrasi WNA, Desak Perbaikan Sistem Pengaduan di Imipas

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:00 WIB

Gaji ke-13 Cair Rp15,2 Triliun, Ini Rincian Penerima PNS, TNI, Polri hingga PPPK

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:00 WIB

Kejagung Geledah Kantor BGN Usai Dadan Hindayana Dicopot dari Jabatan

Berita Terbaru

Sepanjang Mei 2026, Provinsi Jambi membukukan nilai ekspor sebesar US$194,72 juta. Nilai itu turun 5,27 persen dari US$205,55 juta pada April 2026.( ilustrasi poto : istimewa)

Bisnis

Ekspor Batu Bara Jambi Anjlok 81,78 Persen hingga Mei 2026

Selasa, 7 Jul 2026 - 21:00 WIB