Pemkab Tebo Percepat Rencana Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekolah Nasional Terintegrasi(SNT) Kabupaten Tebo di percepat melalui FGD verifikasi lahan. Program ini bertujuan meningkatkan mutu dan pemerataan pendidikan.( Poto : JAMBIPRIMA.COM ).

Sekolah Nasional Terintegrasi(SNT) Kabupaten Tebo di percepat melalui FGD verifikasi lahan. Program ini bertujuan meningkatkan mutu dan pemerataan pendidikan.( Poto : JAMBIPRIMA.COM ).

Tebo, oegopost.id – Pemerintah Kabupaten Tebo mempercepat persiapan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.

Pemkab Tebo membahas rencana tersebut melalui Focus Group Discussion (FGD) verifikasi dan validasi calon lokasi pembangunan SNT di Ruang Rapat Rumah Dinas Bupati Tebo, Rabu (13/5/2026).

Bupati Tebo memimpin langsung kegiatan tersebut dan mengarahkan seluruh peserta untuk memperkuat sinkronisasi data serta kesiapan lahan.

Pemerintah daerah juga melibatkan Wakil Bupati Tebo Nazar Efendi, sejumlah kepala OPD, perwakilan Kantor Pertanahan (BPN) Kabupaten Tebo, serta anggota DPRD Tebo dalam pembahasan tersebut.

Pemkab Tebo Tindak Lanjuti Arahan Kementerian

Pemkab Tebo menindaklanjuti surat dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terkait verifikasi calon lokasi pembangunan SNT.

Pemerintah daerah kemudian menggerakkan tim lintas sektor untuk meninjau langsung kondisi lahan yang diusulkan sebagai lokasi pembangunan sekolah terpadu tersebut.

Baca Juga :  Terobosan Baru! Pemkab Tebo Gunakan MyASN BKN untuk Tentukan Karier ASN

Tim melakukan pengecekan dan pencocokan data lahan untuk memastikan kesesuaian dengan standar pembangunan kawasan pendidikan nasional.

Dua Skema Pembangunan Disiapkan Pemerintah Daerah

Bupati Tebo menjelaskan bahwa pemerintah daerah menyiapkan dua skema pembangunan SNT, yaitu pembangunan baru dan skema konsolidasi dengan sekolah yang sudah ada.

Ia menegaskan bahwa pemerintah ingin memastikan pembangunan tetap berjalan meskipun kondisi lahan berbeda-beda.

Bupati juga menyampaikan bahwa SNT akan membuka akses pendidikan yang lebih merata bagi masyarakat di Kabupaten Tebo.

Pemerintah Verifikasi Ketersediaan Lahan

Pemerintah daerah menetapkan kebutuhan lahan ideal SNT sekitar 20 hingga 25 hektare.

Saat ini, Pemkab Tebo telah menyiapkan sekitar 14,8 hektare lahan bersertifikat.

BPN Kabupaten Tebo juga masih melakukan pengecekan terhadap sekitar 8 hektare lahan lain untuk memastikan status dan kelayakannya.

Baca Juga :  DPRD dan Pemkab Tebo Bahas Sinergi Pembangunan, Infrastruktur Jadi Prioritas Utama

Selain itu, tim teknis menilai beberapa lokasi alternatif lain yang berpotensi memenuhi standar pembangunan kawasan pendidikan terpadu tersebut.

Konsolidasi Sekolah Jadi Solusi Tambahan

Bupati Tebo menegaskan bahwa pemerintah akan menerapkan skema konsolidasi jika lahan kosong tidak mencukupi kebutuhan minimal.

Pemerintah akan mengintegrasikan sekolah-sekolah yang sudah ada, mulai dari tingkat SD, SMP, hingga SMA, ke dalam kawasan pendidikan terpadu.

Dengan pendekatan tersebut, pemerintah memperkirakan total kebutuhan lahan dapat mencapai sekitar 22 hektare dan memenuhi standar pembangunan SNT.

Penutup

Pemkab Tebo menegaskan bahwa proses verifikasi dan validasi lahan masih berlangsung.

Pemerintah daerah tetap melanjutkan seluruh tahapan persiapan dan menempatkan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi sebagai prioritas utama untuk memperkuat kualitas pendidikan dan pemerataan akses belajar di Kabupaten Tebo.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UNJA Wisuda 1.057 Mahasiswa, 19 Prodi Tembus Akreditasi Internasional
UNJA Kini Punya 100 Guru Besar, Ini Dampaknya
39.662 Lolos KIP Kuliah SNBT, Ini Cara DTSEN Menilai
UIN Jambi Sabet Prestasi di FIMNAS 2026 Lewat Inovasi Matematika
Pemko Sungai Penuh Titip Pesan di Wisuda STIT Kerinci
Dikbud Tebo Selidiki Kasus Pengeroyokan di SMPN 22
Progres Sekolah Rakyat Tanjabtim Capai 59 Persen, Ini Update Terbaru
Tebo Siapkan SNT, Proyek Sekolah Terpadu Mulai Bergerak
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 03:30 WIB

UNJA Wisuda 1.057 Mahasiswa, 19 Prodi Tembus Akreditasi Internasional

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:00 WIB

UNJA Kini Punya 100 Guru Besar, Ini Dampaknya

Senin, 25 Mei 2026 - 21:00 WIB

39.662 Lolos KIP Kuliah SNBT, Ini Cara DTSEN Menilai

Senin, 25 Mei 2026 - 19:00 WIB

UIN Jambi Sabet Prestasi di FIMNAS 2026 Lewat Inovasi Matematika

Senin, 25 Mei 2026 - 13:00 WIB

Pemko Sungai Penuh Titip Pesan di Wisuda STIT Kerinci

Berita Terbaru

Karyawan/Karyawati Perumda Tirta Mayang Qurban 22 ekor sapi di Kota Jambi ( Poto : jambiekspres.co.id ).

Daerah

Perumda Tirta Mayang Tebar 22 Sapi Qurban

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:30 WIB

Bupati M.Syukur lepas takbir keliling Idul Adha 1447 H( Poto : jambiekspres.co.id )

Daerah

Takbir Keliling Merangin Berlangsung Meriah dan Tertib

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:30 WIB

Seluruh Jemaah Haji Indonesia Tiba di Mina( Poto : jambiekspres.co.id ).

Islami

Armuzna Lancar, Jemaah Haji Indonesia Sudah di Mina

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:25 WIB

Saiful Roswandi, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Jambi.( poto :jambiprima.com ).

Daerah

Ombudsman Jambi Catat 262 Laporan, Ini Masalah Terbanyak

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:00 WIB