RSU MHA Thalib Sungai Penuh Tingkatkan Layanan Hemodialisa, Pasien Terus Bertambah

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 14 Mei 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RSU MHA Thalib Sungai Penuh meningkatkan layanan hemodialisa untuk pasien gagal ginjal di Sungai Penuh dan Kerinci.( Ilustrasi Poto : chatGPT ).

RSU MHA Thalib Sungai Penuh meningkatkan layanan hemodialisa untuk pasien gagal ginjal di Sungai Penuh dan Kerinci.( Ilustrasi Poto : chatGPT ).

Sungai Penuh, oegopost.id – RSU MHA Thalib Sungai Penuh terus memperkuat layanan hemodialisa atau cuci darah untuk melayani pasien gagal ginjal di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci.

Rumah sakit daerah ini mengoperasikan sekitar enam mesin cuci darah dengan sistem pelayanan dua shift setiap hari kerja, mulai pagi hingga sore.

Jumlah Pasien Terus Meningkat, Kapasitas Masih Terbatas

Direktur RSU MHA Thalib Sungai Penuh, dr. Rofi Irman, menegaskan bahwa lonjakan pasien gagal ginjal menjadi tantangan utama dalam pelayanan kesehatan di rumah sakit tersebut.

Ia menyampaikan kondisi layanan secara langsung tanpa perubahan isi pernyataan.

“Kami saat ini memiliki sekitar enam mesin cuci darah. Dalam satu hari, pelayanan berjalan dua shift dari pagi sampai sore. Namun, jumlah pasien gagal ginjal terus bertambah sehingga kebutuhan layanan juga meningkat,” ujar dr. Rofi Irman.(sumber : JAMBIEKSPRES.CO.ID)

Baca Juga :  Upaya Humanis Polda Jambi Pulihkan Trauma Anak Usai Insiden Penusukan

Ia menambahkan bahwa keterbatasan kapasitas membuat sebagian pasien belum bisa tertangani seluruhnya di fasilitas yang tersedia.

Sebagian Pasien Harus Berobat ke Luar Daerah

Keterbatasan mesin cuci darah membuat sejumlah pasien gagal ginjal dari Sungai Penuh dan Kerinci harus menjalani terapi ke luar daerah.

Banyak pasien memilih atau terpaksa berobat ke Padang Aro, Padang, hingga Muaro Bungo untuk mendapatkan jadwal cuci darah yang tersedia.

Kondisi ini berdampak pada biaya tambahan dan waktu tempuh yang lebih panjang bagi pasien serta keluarga yang mendampingi.

Meski demikian, rumah sakit tetap berupaya menjaga agar layanan di dalam daerah tetap berjalan maksimal.

Rumah Sakit Hadapi Keterbatasan Mesin dan SDM

Manajemen RSU MHA Thalib Sungai Penuh juga menghadapi kendala lain berupa keterbatasan tenaga kesehatan yang khusus menangani hemodialisa.

Baca Juga :  Bupati Merangin PKD 2026 Tampil Memukau, Al Haris Dorong Pelestarian Budaya dan Kebangkitan UMKM

Rumah sakit menilai kebutuhan alat dan SDM harus ditingkatkan secara bersamaan.

“Kami memahami kondisi pasien yang harus pergi ke luar daerah untuk cuci darah. Karena itu, kami terus berupaya meningkatkan kapasitas pelayanan di RSU MHA Thalib Sungai Penuh,” tambahnya.

“Kendala utama kami saat ini memang kekurangan mesin dan tenaga SDM. Namun, secara bertahap kami terus mengupayakan penambahan fasilitas agar seluruh pasien dari Sungai Penuh dan Kerinci bisa mendapatkan pelayanan di daerah sendiri,” jelas dr. Rofi Irman.(sumber : JAMBIEKSPRES.CO.ID)

Upaya Penguatan Layanan ke Depan

RSU MHA Thalib Sungai Penuh menargetkan peningkatan layanan hemodialisa agar pasien tidak lagi harus keluar daerah untuk mendapatkan terapi rutin.

Rumah sakit berfokus pada penambahan mesin, peningkatan tenaga medis, serta penguatan sistem pelayanan.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PWI Jambi Benahi Data Anggota, Ridwan Agus Targetkan Organisasi Makin Profesional
Wali Kota Sungai Penuh Apresiasi Sunatan Massal Minker-JS ke-13
Nobar Piala Dunia 2026 Jambi Libatkan UMKM, Pemprov Siapkan Dua Lokasi Strategis
Pemkab Merangin Bentuk Tim Terpadu, Kawasan Inti Geopark Merangin Jadi Prioritas Sterilisasi dari PETI
Pemotongan Dana Desa 2026 untuk KDMP Berdampak, Pembangunan Desa di Batang Hari Tertunda
Detik-detik Fajri Tenggelam di Sungai Tembesi, Bocah 8 Tahun Ditemukan Meninggal Setelah Pencarian
Alfin Tetapkan Pimpinan BAZNAS Kota Sungai Penuh Periode 2026–2031
Bus PO Al Hijrah Tabrak Kendaraan Parkir di Tebo, Diduga Hilang Kendali Usai Hantam Trotoar
Berita ini 105 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:00 WIB

PWI Jambi Benahi Data Anggota, Ridwan Agus Targetkan Organisasi Makin Profesional

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:22 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Apresiasi Sunatan Massal Minker-JS ke-13

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:00 WIB

Nobar Piala Dunia 2026 Jambi Libatkan UMKM, Pemprov Siapkan Dua Lokasi Strategis

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:00 WIB

Pemkab Merangin Bentuk Tim Terpadu, Kawasan Inti Geopark Merangin Jadi Prioritas Sterilisasi dari PETI

Senin, 6 Juli 2026 - 22:00 WIB

Pemotongan Dana Desa 2026 untuk KDMP Berdampak, Pembangunan Desa di Batang Hari Tertunda

Berita Terbaru