Tanjung Jabung Barat, oegopost.id – Kebakaran besar melanda kawasan Pasar Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Jambi, pada Jumat (1/5).
Api dengan cepat menyebar dan menghanguskan sedikitnya 100 rumah warga di kawasan padat penduduk tersebut.
Sebanyak 262 warga terdampak langsung dalam peristiwa ini. Mereka kehilangan rumah serta seluruh harta benda yang selama ini mereka gunakan untuk menunjang kehidupan sehari-hari.
Kondisi bangunan yang saling berdekatan mempercepat penyebaran api di lokasi kejadian.
Warga Tidak Sempat Menyelamatkan Barang
Saat api membesar, warga bergegas menyelamatkan diri tanpa sempat membawa banyak barang berharga.
Kobaran api melahap rumah-rumah mereka dalam waktu singkat dan menyisakan puing-puing bangunan.
Peristiwa ini juga mengguncang kondisi psikologis para korban. Banyak keluarga kini harus tinggal sementara di rumah kerabat atau lokasi penampungan darurat yang tersedia.
DPRD Jambi Tinjau Lokasi dan Salurkan Bantuan
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Faizal Riza, datang langsung ke lokasi kebakaran untuk menemui para korban. Ia menyalurkan bantuan darurat dan memastikan kebutuhan dasar warga segera terpenuhi.
Faizal menyampaikan bahwa pemerintah dan seluruh pihak harus bergerak cepat membantu korban. Ia menekankan pentingnya kebersamaan agar warga bisa segera bangkit dari musibah ini.
Pemerintah Percepat Penanganan Korban
Pemerintah daerah bersama instansi terkait mendata seluruh korban dan kebutuhan mendesak di lapangan.
Petugas menyalurkan bantuan berupa makanan, pakaian, obat-obatan, dan kebutuhan darurat lainnya kepada warga terdampak.
Gubernur Jambi Al Haris juga meninjau lokasi kebakaran dan menyerahkan bantuan secara langsung.
Ia meminta jajarannya mempercepat proses pemulihan serta merencanakan pembangunan kembali rumah warga yang terbakar.
Gotong Royong Jadi Kunci Pemulihan
Pemerintah menggerakkan TNI, Polri, ASN, relawan, dan masyarakat untuk membantu penanganan bencana ini. Semua pihak bekerja bersama agar proses pemulihan berjalan lebih cepat.
Hingga saat ini, petugas masih melanjutkan pendataan dan penyaluran bantuan. Pemerintah berharap warga terdampak segera mendapatkan tempat tinggal yang layak dan kembali menjalani kehidupan normal.(ar)









