UIN STS Jambi Nonaktifkan Dosen DK Usai Dugaan Pelanggaran Etik Viral, Ini Sikap Tegas Kampus

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UIN STS Jambi Nonaktifkan Dosen DK Usai Dugaan Pelanggaran Etik Viral, Ini Sikap Tegas Kampus.(  jambi-independent.co.id  )

UIN STS Jambi Nonaktifkan Dosen DK Usai Dugaan Pelanggaran Etik Viral, Ini Sikap Tegas Kampus.( jambi-independent.co.id )

Jambi, oegopost.id – Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin Jambi (UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi) bergerak cepat setelah munculnya dugaan pelanggaran yang melibatkan salah satu dosen berinisial DK dan viral di media sosial.

Pihak kampus langsung merespons dengan langkah disipliner untuk menjaga stabilitas lingkungan akademik. Rektor UIN STS Jambi, Kasful Anwar, menyatakan bahwa pihaknya tidak menoleransi tindakan yang berpotensi mencoreng nama baik kampus.

Ia menegaskan bahwa seluruh dosen dan tenaga pendidik wajib mematuhi aturan, etika, serta nilai yang berlaku di lingkungan kampus.

Kampus Nonaktifkan Dosen dari Jabatan dan Aktivitas Mengajar

Sebagai tindak lanjut, pihak universitas mencopot DK dari jabatan tambahan sebagai wakil dekan. Kampus juga langsung menghentikan seluruh kegiatan akademik yang bersangkutan, termasuk kegiatan mengajar, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Baca Juga :  Mahasiswi UIN STS Jambi Raih Medali Emas IPSI Cup Sumsel 2026

Langkah ini diambil untuk memastikan proses pemeriksaan berjalan tanpa intervensi serta menjaga suasana kampus tetap kondusif.

Pemeriksaan Etik Dilakukan Secara Menyeluruh

Pihak universitas kini menjalankan proses pemeriksaan etik secara internal. Tim yang berwenang mengumpulkan informasi untuk memastikan duduk perkara kasus tersebut secara objektif dan menyeluruh.

Jika hasil pemeriksaan membuktikan adanya pelanggaran, kampus menyiapkan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku di lingkungan perguruan tinggi.

Kampus Minta Publik Tetap Tenang dan Tidak Berspekulasi

Rektor UIN STS Jambi juga meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Ia menekankan pentingnya menjaga situasi agar tidak semakin berkembang menjadi isu yang menyesatkan.

Baca Juga :  Semarak HUT RI ke-81, Wagub Jambi Lepas Fun Run di Gentala Arasy

Selain itu, pihak kampus menyampaikan permohonan maaf kepada publik atas kegaduhan yang terjadi. Mereka menegaskan bahwa tindakan individu tidak mencerminkan nilai dan integritas institusi secara keseluruhan.

Proses Masih Berjalan, Keputusan Menunggu Hasil Investigasi

Saat ini, UIN STS Jambi masih melanjutkan proses verifikasi internal. Hasil akhir pemeriksaan akan menjadi dasar penentuan sanksi terhadap dosen yang bersangkutan.

Publik kini menunggu keputusan resmi kampus terkait kelanjutan kasus tersebut yang masih menjadi perhatian luas di masyarakat.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Mengadu Langsung ke Wali Kota, Kinerja SKPD Sungai Penuh Didesak Evaluasi Total
Pansel Umumkan Hasil Seleksi Terbuka JPT Pratama Kabupaten Kerinci 2026
Sukses Tata Layanan Dasar, Sungai Penuh Jadi Kiblat Transformasi Puskesmas Sarolangun
Kabut Asap Mengancam, Aliansi Mahasiswa Jambi Bersiap Geruduk Kantor Gubernur
BMKG Prakirakan Awal Musim Hujan Kota Sungai Penuh Mundur November 2026
Kualitas Udara Jambi Masuk Kategori Berbahaya Usai AQI Tembus Angka 644
Wujud Kepedulian Pemimpin Daerah: Wako Alfin Serahkan Langsung Bantuan Korban Kebakaran Pasar Baru
Pesan Penting Pembimas Kristen Kemenag Jambi: Kejar Hikmat Bukan Harta Jabatan
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:33 WIB

Warga Mengadu Langsung ke Wali Kota, Kinerja SKPD Sungai Penuh Didesak Evaluasi Total

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:13 WIB

Pansel Umumkan Hasil Seleksi Terbuka JPT Pratama Kabupaten Kerinci 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Sukses Tata Layanan Dasar, Sungai Penuh Jadi Kiblat Transformasi Puskesmas Sarolangun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Kabut Asap Mengancam, Aliansi Mahasiswa Jambi Bersiap Geruduk Kantor Gubernur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:10 WIB

BMKG Prakirakan Awal Musim Hujan Kota Sungai Penuh Mundur November 2026

Berita Terbaru