Mataram, oegopost.id – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) menggelar Lokakarya Integrasi Portal NTB Satu Data di Golden Palace Hotel Mataram, Rabu (15/4). Kegiatan ini menghubungkan Portal NTB Satu Data dengan Portal PELITA Kementerian Dalam Negeri serta sistem Satu Data kabupaten/kota se-NTB.
Kepala Dinas Kominfotik NTB membuka langsung kegiatan tersebut sekaligus menyampaikan materi utama. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terus mempercepat transformasi tata kelola pemerintahan berbasis data yang akurat, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pemerintah Dorong Kolaborasi Antar Daerah
Pemerintah Provinsi NTB menghadirkan berbagai pemangku kepentingan dalam lokakarya ini, termasuk SKALA Jakarta, Lead SKALA NTB, perwakilan Pusdatin Kementerian Dalam Negeri, Dinas Kominfotik kabupaten/kota se-NTB, Tim Data Bappeda NTB, serta pengelola data SPM perangkat daerah.
Para peserta berdiskusi aktif untuk menyamakan langkah integrasi data antar pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Mereka mendorong seluruh pihak untuk mempercepat konektivitas sistem data agar proses perencanaan pembangunan berjalan lebih efektif.
NTB Perkuat Sistem Satu Data Daerah
Kepala Dinas Kominfotik NTB menjelaskan bahwa pemerintah daerah sudah memperkuat fondasi Satu Data melalui Pergub NTB Nomor 45 Tahun 2021. Pemerintah juga membentuk forum data, menetapkan daftar data daerah, menyusun metadata, dan menyusun rencana aksi hingga tahun 2029.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah menjalankan pengelolaan data melalui empat tahap utama, yaitu perencanaan, pengumpulan, pemeriksaan, dan penyebarluasan data. Ia juga menekankan bahwa setiap tahap harus berjalan secara disiplin agar data yang dihasilkan tetap valid dan dapat digunakan.
Saat ini, pemerintah daerah mengelola 921 jenis data yang berasal dari 43 perangkat daerah. Data tersebut mencakup indikator pembangunan daerah seperti RPJMD, Standar Pelayanan Minimal (SPM), dan program prioritas nasional. Pemerintah terus mendorong setiap perangkat daerah untuk memperbarui dan menstandarkan data secara konsisten.
Integrasi Data Tingkatkan Efektivitas Kebijakan
Lead SKALA NTB, Lalu Anja Kusuma, menjelaskan bahwa lokakarya ini menargetkan integrasi penuh antara portal data kabupaten/kota, Portal NTB Satu Data, dan Portal PELITA Kemendagri. Ia menekankan bahwa integrasi ini akan mempercepat akses data dan meningkatkan akurasi dalam pengambilan keputusan.
Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat konektivitas data agar proses pemanfaatan data berlangsung lebih cepat dan efisien. Dengan integrasi yang baik, pemerintah dapat menyusun kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap seluruh sistem data di NTB dapat terhubung secara menyeluruh dan memberikan manfaat nyata bagi perencanaan pembangunan di masa mendatang.***









