Sensasi Menjajal Ferrari 849 Testarossa PHEV Bertenaga Buas

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Uji coba Ferrari 849 Testarossa PHEV di kawasan PIK 2, Tangerang, tampil agresif dengan performa buas 1.050 Tk.(poto: AI).

Ilustrasi Uji coba Ferrari 849 Testarossa PHEV di kawasan PIK 2, Tangerang, tampil agresif dengan performa buas 1.050 Tk.(poto: AI).

Jakarta, Oegopost.id – Ferrari resmi membangkitkan kembali nama legendaris melalui peluncuran Ferrari 849 Testarossa PHEV. Kehadiran model teranyar ini sekaligus memegang peran penting sebagai suksesor resmi lini SF90 Stradale.

Supercar bertenaga buas ini memadukan mesin bensin konvensional dengan sistem elektrifikasi modern. Kesempatan menjajal unit istimewa ini berlangsung langsung di jalanan kawasan PIK 2, Tangerang.

Pengujian tersebut membuktikan kemampuan mobil dalam menghadirkan dua sensasi berkendara yang sangat kontras. Pengemudi dapat menikmati suasana hening khas motor listrik hingga gelegar knalpot mesin bakar.

Bahasa desain eksterior mobil ini memadukan unsur agresif dengan efisiensi aerodinamika tingkat tinggi. Guratan siluet bodinya mengadopsi garis desain prototipe balap legendaris Ferrari 512 S era 1970-an.

Lekukan tiga dimensi pada sisi bodi berfungsi menyedot dan membelah aliran udara menuju intercooler. Fasia depan tampil tegas lewat garis horizontal penyatu lampu, sedangkan buritan mengusung diffuser raksasa serta spoiler aktif.

Eksplorasi Ruang Kabin Ergonomis dan Desain Aerodinamis

Konsep kokpit pengemudi langsung menyambut begitu pintu terbuka dan pengemudi masuk ke area kabin. Dasbor horizontal mobil ini menampung layar interaktif khusus penumpang serta panel kendali yang mudah dijangkau.

Baca Juga :  Kawasaki Versys 900 SE LT Resmi Meluncur Bawa Mesin Z900 dan Radar Canggih

Pabrikan asal Maranello juga menyediakan kursi balap serat karbon untuk menopang tubuh saat manuver ekstrem. Sistem multimedia mobil telah mendukung konektivitas Apple CarPlay, Android Auto, serta layanan terintegrasi MyFerrari Connect.

Karakter berkendara ganda mobil ini hadir berkat integrasi teknologi plug-in hybrid electric vehicle yang mutakhir. Saat memilih mode hybrid berlambang huruf H, supercar ini langsung melaju senyap tanpa getaran mesin bensin.

Pengemudi dapat memanfaatkan mode listrik murni atau eDrive untuk menempuh perjalanan harian sejauh 25 kilometer. Tenaga baterai listrik murni bekerja optimal menjaga efisiensi daya selama mobil melaju santai.

Perubahan karakter berkendara terasa sangat kontras saat pengemudi menekan pedal gas secara spontan dan dalam. Mesin V8 twin-turbo seketika menyala otomatis dan mengalirkan semburan tenaga dahsyat ke sistem penggerak roda.

Performa Buas Mesin V8 Twin Turbo Hybrid

Pengemudi juga dapat mengaktifkan mode mesin bensin murni melalui tuas simbol bendera di bagian bawah kemudi. Langkah ini seketika memicu raungan khas mesin berkapasitas 3.990 cc dari ruang mesin tengah-belakang.

Derasnya hisapan sistem turbocharger turut mempertegas harmoni suara mekanis saat putaran mesin melonjak tinggi. Pengemudi dapat mengatur tingkat kekerasan suspensi adaptif guna menyesuaikan kondisi permukaan jalan yang dilalui.

Baca Juga :  Suzuki Karimun 2026, Biaya Servis Murah dan Irit Bahan Bakar

Penyetelan suspensi ke mode empuk terbukti sukses meredam getaran jalan konblok bergelombang di PIK 2. Karakter peredaman ini membuat mobil tetap nyaman melintasi aspal perkotaan tanpa kehilangan kestabilan bermanuver.

Sektor dapur pacu mengandalkan perpaduan mesin bensin V8 3.990 cc dan sokongan tiga unit motor listrik canggih. Mesin konvensional tersebut memuntahkan daya mandiri sebesar 830 Tk pada 7.500 rpm serta torsi 842 Nm.

Kombinasi kerja mesin bakar dan ketiga motor listrik menghasilkan total tenaga monster hingga mencapai 1.050 Tk. Transmisi dual-clutch F1 delapan percepatan bertugas membagi daya putar mesin menuju roda secara sangat presisi.

Pabrikan mengklaim mobil mampu melesat dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu singkat di bawah 2,3 detik. Mobil bertenaga buas ini bahkan sanggup terus di pacu hingga menembus kecepatan maksimum melampaui 330 km/jam.

Fleksibilitas performa ini membuktikan bahwa supercar modern sanggup menggabungkan efisiensi ramah lingkungan dengan kecepatan tinggi. Ferrari sukses meracik mobil kencang yang ramah untuk jalan raya sekaligus siap bertaji di sirkuit.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Modifikasi Footstep Elektrik Innova Zenix Jadi Tren Baru, Segini Biayanya
Intip Kemewahan Kabin Lepas E4 EV, Mobil Listrik Pintar Penunjang Mobilitas Modern
Tips Aman Berkendara saat Kabut Asap Pekat Karhutla
Mengulas Desain Changan Deepal S05, SUV Listrik Modern Paling Minimalis
Mobil Listrik Danza Z9 GT Resmi Meluncur di Indonesia, Ini Spesifikasi Lengkapnya
Pemutihan Pajak Kendaraan Digelar di 14 Provinsi, Cek Batas Waktu dan Syaratnya
Bidik 50 Mall Jabodetabek, DFSK Boyong SUV PHEV E5 Plus Lebih Dekat ke Konsumen
Intip Keunggulan Daihatsu Terios Terbaru: SUV Petualang 7 Penumpang yang Tangguh dan Modern
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Modifikasi Footstep Elektrik Innova Zenix Jadi Tren Baru, Segini Biayanya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Intip Kemewahan Kabin Lepas E4 EV, Mobil Listrik Pintar Penunjang Mobilitas Modern

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Tips Aman Berkendara saat Kabut Asap Pekat Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Mengulas Desain Changan Deepal S05, SUV Listrik Modern Paling Minimalis

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Sensasi Menjajal Ferrari 849 Testarossa PHEV Bertenaga Buas

Berita Terbaru

Polisi menangkap dua pelaku pembobolan pipa minyak Pertamina di Kota Jambi.(poto: istimewa).

Kriminal

Polisi Tangkap Dua Pembobol Pipa Minyak Pertamina di Jambi

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:40 WIB

Diskusi Ruang Literasi yang digelar KPK secara bauran di Gedung ACLC KPK, Jakarta.(poto: kpk.go.id).

Pendidikan

Ancaman Nyata Pembajakan Kebijakan Sumber Daya Alam

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:21 WIB

Rapat paripurna di Aula Swarna Bumi DPRD Kota Jambi, Kamis (22/10/2026).(poto: jambiprima.com).

Pemerintahan

RAPBD Jambi 2027: Pendapatan Turun, Target PAD Justru Naik

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:04 WIB