Bandara Lombok Hadirkan Suasana Balap Sambut MotoGP Mandalika 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengelola Bandara Internasional Lombok menyulap area terminal kedatangan dengan dekorasi lintasan sirkuit jelang perhelatan MotoGP Mandalika Lombok 2026.(poto: tvonenews.com).

Pengelola Bandara Internasional Lombok menyulap area terminal kedatangan dengan dekorasi lintasan sirkuit jelang perhelatan MotoGP Mandalika Lombok 2026.(poto: tvonenews.com).

Mataram, oegopost.id – Pengelola Bandara Internasional Lombok menyulap area terminal kedatangan dengan dekorasi lintasan sirkuit jelang perhelatan MotoGP Mandalika Lombok 2026. Penumpang langsung merasakan atmosfer balap motor kelas dunia tersebut begitu mereka menginjakkan kaki di pintu kedatangan Pulau Seribu Masjid.

Jadwal resmi Pertamina Grand Prix of Indonesia sendiri bergulir pada 9 hingga 11 Oktober 2026 mendatang. Namun, pengelola bandara sengaja menghadirkan pengalaman visual tersebut lebih awal guna menyambut kedatangan wisatawan dan penonton dari berbagai penjuru.

Lantai koridor terminal kini memamerkan motif aspal lintasan lengkap dengan visual tribun sirkuit pada dinding ruangan. Pihak bandara juga memasang instalasi lampu start balapan untuk mendekatkan impresi terminal dengan area paddock Pertamina Mandalika International Circuit.

Para pelancong memanfaatkan replika podium juara dan piala balap sebagai latar berfoto saat menunggu bagasi. Di samping ban berjalan pengambilan barang, pajangan miniatur motor balap tim Pertamina Enduro VR46 Racing Team turut menarik perhatian penumpang.

Pertamina juga membuka gerai khusus yang menjual berbagai cenderamata resmi gelaran balap internasional tersebut. Seluruh ornamen tematik ini bertujuan memberikan sambutan berkesan sekaligus mengenalkan wajah pariwisata daerah kepada tamu domestik maupun mancanegara.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menegaskan perancangan instalasi ini bertujuan membangun semangat kejuaraan dunia sejak awal perjalanan. Pihaknya bertekad mengobarkan rasa bangga masyarakat Indonesia sebagai tuan rumah ajang olahraga bergengsi.

Baca Juga :  Sekda Jambi Buka Lomba Pacu Perahu Tradisional 2026 di Batanghari

“Kami ingin pengalaman Pertamina Grand Prix of Indonesia terasa sejak pengunjung pertama kali tiba di Lombok,” kata Muhammad Baron. “Nuansa lintasan, replika podium, area foto, dan booth merchandise menghadirkan kesempatan bagi pengunjung untuk ikut merasakan semangat ajang ini.”

Baron menambahkan, sambutan visual tersebut menegaskan kesiapan seluruh elemen daerah dalam melayani penonton dari berbagai negara. Perjalanan penonton tidak lagi bermula di garis start, melainkan langsung berdenyut saat mereka mendarat di terminal kedatangan.

Bandara Lombok Buka Peluang Sport Tourism Kawasan Mandalika

Keberadaan pernak-pernik balap di pintu gerbang utama pulau tersebut mempertemukan sektor olahraga internasional dengan agenda pariwisata unggulan daerah. Wisatawan yang mendarat memperoleh gambaran utuh mengenai konsep sport tourism yang kini menjadi identitas andalan Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika.

Banyak pelancong luar daerah menjadwalkan agenda liburan tambahan di luar jadwal sesi latihan, kualifikasi, hingga balapan utama. Mereka meluangkan waktu menjelajahi keindahan pantai, desa wisata tenun tradisional, serta mencicipi aneka ragam kuliner khas Pulau Lombok.

Perpaduan ajang balap dan perjalanan wisata menciptakan dampak positif yang jauh melampaui pagar pembatas sirkuit. Wisatawan membelanjakan uang mereka untuk akomodasi hotel, jasa pemandu wisata, serta berbagai kerajinan tangan buatan perajin setempat.

Pergerakan ribuan pelancong setiap hari juga mendongkrak omzet para penyedia jasa transportasi darat di area bandara. Sopir angkutan umum dan armada sewa mobil melayani rute perjalanan bolak-balik mengantar penumpang menuju hotel serta kawasan sirkuit.

Baca Juga :  Pemprov Jambi Hadiri Pesona Hoyak Tabuik Pariaman 2026, Dukung Pelestarian Budaya dan Pariwisata

Warung makan tradisional, restoran, hingga toko oleh-oleh khas Nusa Tenggara Barat turut menikmati lonjakan permintaan barang konsumsi. Aktivitas belanja wisatawan tersebut langsung memutar roda transaksi tunai bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.

Pihak Pertamina berharap arus kunjungan yang masif ini mampu mengenalkan kekayaan budaya setempat secara lebih luas. Peningkatan transaksi ekonomi masyarakat menjadi indikator utama keberhasilan penyelenggaraan ajang olahraga bertaraf global.

“Antusiasme terhadap Pertamina Grand Prix of Indonesia menjadi momentum untuk memperkenalkan lebih banyak potensi Lombok,” ungkap Baron. “Kami berharap pengunjung menikmati balapan sekaligus menjelajahi destinasi wisata, mengenal budaya, dan menikmati produk lokal.”

Baron memungkasi pernyataannya dengan harapan agar manfaat nyata dari gelaran balap motor ini meresap langsung ke kehidupan warga. Pesta olahraga otomotif dunia pun resmi memberi arti bagi denyut ekonomi masyarakat NTB sejak sebelum balapan dimulai.

Nilai Ajang Balap Internasional Perkuat Ekonomi Pelaku Lokal

Keberhasilan sebuah perhelatan akbar tidak melulu bertumpu pada catatan waktu putaran para pembalap di atas aspal sirkuit. Keramahan pelayanan warga, kelancaran mobilitas transportasi, dan kenyamanan fasilitas publik menjadi tolok ukur kesuksesan yang sesungguhnya.

Bandara Internasional Lombok berhasil memosisikan diri sebagai beranda depan yang ramah sekaligus representatif bagi reputasi pariwisata nasional. Pengalaman terpadu sejak kedatangan membuktikan bahwa ekosistem olahraga mampu menopang pertumbuhan ekonomi masyarakat secara nyata.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Batang Hari dan Kodim 0415/Jambi Siapkan Revitalisasi Cagar Budaya Pasar Tuo Tembesi
Kemeriahan Festival Danau Letang Batang Hari Pacu Perahu Sedot Antusiasme Ribuan Warga
Pemkab Batang Hari Mendorong Peningkatan Status Cagar Budaya Tembesi
Pemkab Batang Hari Dorong Revitalisasi Benteng Tembesi Menjadi Cagar Budaya Nasional
Sekda Jambi Buka Lomba Pacu Perahu Tradisional 2026 di Batanghari
Evaluator UNESCO Kagumi Kekar Kolom Air Terjun Serintik Hujan Paneh Merangin
Tim Evaluator UNESCO Revalidasi Goa Tiangko Merangin Jambi
Destinasi Wisata Sekitar Bromo Masih Aman Dikunjungi Meski Ada Kebakaran
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Bandara Lombok Hadirkan Suasana Balap Sambut MotoGP Mandalika 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Pemkab Batang Hari dan Kodim 0415/Jambi Siapkan Revitalisasi Cagar Budaya Pasar Tuo Tembesi

Selasa, 29 September 2026 - 07:49 WIB

Kemeriahan Festival Danau Letang Batang Hari Pacu Perahu Sedot Antusiasme Ribuan Warga

Sabtu, 19 September 2026 - 17:01 WIB

Pemkab Batang Hari Mendorong Peningkatan Status Cagar Budaya Tembesi

Jumat, 18 September 2026 - 08:23 WIB

Pemkab Batang Hari Dorong Revitalisasi Benteng Tembesi Menjadi Cagar Budaya Nasional

Berita Terbaru

Ilustrasi Pegadaian.(poto: istimewa).

Ekonomi

Pegadaian Luncurkan Gadai Bebas Sewa Modal Tanpa Bunga

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:37 WIB