Tebo, oegopost.id – Nazmi (50), seorang pria paruh baya asal Desa Kemantan, dilaporkan tenggelam di Sungai Batanghari pada Sabtu sore. Korban tercatat sebagai warga Dusun Mekar Sari RT 10, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tebo Joko Ardiawan mengonfirmasi insiden maut tersebut secara langsung. Pemerintah desa dan pihak kecamatan segera meneruskan laporan musibah tersebut begitu korban hilang terbawa arus.
Pihak aparat memperkirakan peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Korban saat itu sedang menjalankan aktivitas rutin memuat material tambang di lokasi galian pasir tepi sungai.
Petugas BPBD Kabupaten Tebo menerima laporan resmi dari warga pada pukul 17.00 WIB. Pihaknya langsung menjalin koordinasi cepat dengan personel Basarnas Bungo guna memberangkatkan tim penyelamat menuju lokasi kejadian.
Tim gabungan menyisir aliran Sungai Batanghari sejak malam
Regu penyelamat langsung menggelar konsolidasi taktis bersama tokoh masyarakat dan pemuda setempat pada Sabtu malam. Kondisi cuaca serta jarak pandang yang terbatas membuat tim menyepakati pencarian intensif berlanjut esok hari.
Tim SAR gabungan kembali menyisir permukaan air dan titik pusaran sungai pada Minggu pagi. Petugas membagi regu penyelamat ke dalam beberapa perahu karet untuk memperluas jangkauan pencarian di sepanjang aliran Batanghari.
Operasi kemanusiaan ini melibatkan personel BPBD Kabupaten Tebo, Basarnas Pos Bungo, anggota TNI-Polri, dan Damkarmat Tebo Ilir. Puluhan warga setempat turut mendampingi petugas menyusuri tepi sungai demi mempercepat proses pencarian.
Upaya keras seluruh personel di lapangan akhirnya membuahkan hasil nyata beberapa jam berselang. Petugas melihat tanda keberadaan tubuh korban mengapung di permukaan air pada pukul 08.05 WIB.
Kondisi korban sudah dalam keadaan meninggal dunia saat tim SAR mengangkatnya ke atas perahu. Jarak penemuan jenazah berkisar 200 meter ke arah hilir dari titik awal korban dilaporkan tenggelam.
Petugas menyerahkan jenazah korban kepada pihak keluarga duka
Regu evakuasi segera membawa kantong jenazah korban menuju tepian daratan yang aman. Petugas kesehatan dan aparat keamanan langsung mengawal proses pengantaran korban menuju rumah duka di Desa Kemantan.
Joko Ardiawan memastikan seluruh rangkaian proses evakuasi di lapangan berjalan lancar tanpa kendala teknis berarti. Pihak keluarga menerima kepulangan jenazah almarhum untuk selanjutnya menjalani prosesi pemakaman sesuai tradisi warga setempat.
Insiden tenggelamnya pekerja pasir ini meninggalkan duka mendalam bagi sanak keluarga korban serta kerabat dekatnya. Para tetangga mulai berdatangan ke rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian mendiang.
Pemerintah daerah mengapresiasi kesigapan seluruh unsur petugas dan kekompakan warga selama menggelar aksi penyisiran. Sinergi solid antarinstansi mempercepat penemuan jenazah sehingga korban bisa segera dimakamkan secara layak oleh pihak keluarga.
Petugas gabungan resmi menutup operasi pencarian orang hilang tersebut setelah jenazah korban tiba di rumah duka. Seluruh personel penyelamat kini telah kembali ke posko induk masing-masing dalam kondisi lengkap dan siaga.(ar)









