Kuala Tungkal, oegopost.id – Kantor Pencarian dan Pertolongan Jambi mengerahkan tim untuk mencari nelayan hilang Kuala Tungkal yang belum kembali dari laut. Personel Unit Siaga SAR (USS) Tungkal langsung menuju lokasi kejadian usai menerima laporan darurat pada Sabtu pagi.
Pihak keluarga melapor ke petugas setelah korban tidak bisa mereka hubungi sejak hari sebelumnya. Korban bernama Rolah (23), seorang warga Parit 5 Kampung Nelayan, Kecamatan Tungkal Ilir.
Korban mulai berlayar menuju perairan lepas pada Jumat dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Mesin perahu korban kemudian mengalami kerusakan parah pada pukul 04.00 WIB.
Paman korban bernama Gontor memutuskan melapor ke USS Tungkal karena rasa khawatir yang mendalam. Petugas merespons laporan tersebut secara cepat dengan memetakan titik koordinat pencarian.
Tim SAR Gabungan Sisir Perairan Kuala Tungkal
Lokasi kejadian berada di Perairan Kuala Tungkal dengan koordinat 0°43’24.25”S 103°33’36.80”E. Titik pencarian tersebut berjarak sekitar 15 mil laut dari markas Unit Siaga SAR.
Delapan personel rescuer bergerak cepat menuju lokasi menggunakan armada Rigid Inflatable Boat (RIB) 02. Berbagai instansi gabungan juga bergerak bersama untuk memperluas jangkauan area penyisiran.
Operasi SAR ini melibatkan unsur Baharkam Mabes Polri, Ditpolairud Jambi, dan Polres Tanjung Jabung Barat. Personel Pos TNI AL, Babinsa, BPBD, PMI, serta masyarakat lokal turut membantu di lapangan.
Seluruh personel gabungan membawa berbagai peralatan medis, komunikasi, hingga perangkat evakuasi air. Tim juga menyiagakan peralatan selam khusus untuk mengantisipasi berbagai kondisi di laut.
Kondisi cuaca di sekitar lokasi penyisiran saat ini terpantau berawan tebal. Tim gabungan terus membelah gelombang demi menemukan keberadaan perahu korban secepat mungkin.
Petugas membagi fokus penyisiran pada radius beberapa mil dari titik lokasi mesin mati. Setiap kapal penyelamat terus memantau pergerakan arus laut untuk memperkirakan posisi perahu.
Kantor SAR Jambi menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada. Petugas di lapangan bekerja tanpa lelah guna menyisir setiap sudut perairan.
Masyarakat nelayan setempat juga ikut membantu memantau tanda-tanda keberadaan korban dari perahu mereka. Semua pihak berharap Rolah dapat ditemukan dalam kondisi selamat secepatnya.(ar)









