Merangin, oegopost.id – Para santri Pondok Pesantren KH Abdul Satar Saleh (Ponpes Khass) menyambut gembira langkah Pemkab Merangin. Mereka merealisasikan perbaikan jalan Renah Medan yang kini semakin aman serta nyaman dilalui.
Pemerintah Kabupaten Merangin melakukan perbaikan infrastruktur jalan tersebut sepanjang 6,3 kilometer dengan lebar 4,5 meter. Jalur ini membentang dari Pulau Baru menuju Simpang Renah Medan di Kecamatan Renah Pembarap.
Akses transportasi ini menjadi urat nadi utama bagi kegiatan para santri sehari-hari. Jalan tersebut mendukung mobilitas mereka saat berangkat maupun pulang dari pesantren.
Perbaikan jalan memperlancar seluruh agenda pendidikan dan kegiatan keagamaan santri. Selain membantu santri, akses yang bagus turut memudahkan mobilitas masyarakat sekitar Desa Renah Medan.
Para santri PONPES KHASS menyampaikan rasa terima kasih secara langsung kepada Bupati Merangin H M Syukur. Mereka menilai perhatian pemerintah daerah memberikan dampak nyata bagi aktivitas harian warga setempat.
Komitmen Pemkab Merangin Meningkatkan Akses Jalan Desa
Bupati Merangin H M Syukur meninjau langsung hasil pengerjaan perbaikan akses transportasi desa tersebut. Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Merangin Ariya Asghara mendampingi Bupati dalam peninjauan lokasi.
Pemerintah daerah menegaskan komitmen tinggi dalam menjaga kondisi seluruh infrastruktur jalan di Kabupaten Merangin. Pihaknya terus mengupayakan jalan-jalan utama dapat dilalui kendaraan secara lancar.
Pengerjaan saat ini baru menuntaskan tahap perkerasan fungsional pada badan jalan. Pemkab Merangin merencanakan peningkatan status menjadi jalan aspal mantap pada tahap selanjutnya.
Masyarakat dan santri merasakan perjalanan yang lebih cepat serta jauh lebih selamat. Kondisi jalan yang dulu rusak kini tidak lagi menyulitkan kendaraan yang melintas.
Kemudahan akses ini membawa angin segar bagi perkembangan ekonomi dan sosial kawasan perdesaan. Pemerintah daerah membuktikan keberpihakan pada pembangunan infrastruktur hingga ke wilayah pelosok.
Manfaat Akses Transportasi Bagus Bagi Pendidikan Santri
Mewakili rekan-rekannya, seorang santri bernama Muhammad mengungkapkan rasa syukur atas perhatian Pemkab Merangin. Ia merasa perjalanan menuju pondok pesantren kini jauh lebih tenang dan bebas hambatan.
Santri Ponpes Khass merasakan manfaat langsung dari fasilitas jalan yang lebih memadai. Keberadaan jalan bagus memperlancar seluruh agenda belajar mengajar di dalam lingkungan pesantren.
Para guru dan staf pengajar juga merasakan dampak positif saat menuju lokasi mengajar. Akses yang bagus memangkas waktu tempuh para pengajar yang datang dari luar desa.
Para orang tua santri turut diuntungkan saat berkunjung menjenguk anak-anak mereka di pondok. Perjalanan menjenguk santri kini terasa jauh lebih nyaman tanpa kendala jalan rusak.
Infrastruktur pendukung ini memperkuat daya dukung pesantren dalam melahirkan generasi muda agamis. Lingkungan pendidikan keagamaan berkembang lebih cepat berkat kemudahan sarana transportasi.
Para santri berharap Pemkab Merangin terus melanjutkan program pemeliharaan infrastruktur secara berkala. Mereka mengharapkan kawasan desa-desa di sekitarnya juga mendapatkan perhatian pembangunan serupa secara merata.(ar)









