Batang Hari, oegopost.id – Pemerintah Provinsi Jambi bersama jajaran terkait terus memperkuat penanganan kebakaran hutan lahan di wilayah Kabupaten Batanghari. Oleh karena itu, para pejabat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Karhutla di Rumah Dinas Bupati Batanghari pada Selasa (8/9/2026).
Gubernur Jambi Al Haris memimpin langsung pertemuan strategis ini bersama Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin. Selain itu, langkah cepat ini bertujuan memastikan seluruh unsur daerah siap menghadapi ancaman kebakaran hutan.
Langkah Cepat Sinergi Lintas Sektor Penanganan Karhutla
Jajaran Forkopimda Kabupaten Batanghari bergerak cepat merumuskan tindakan nyata guna memetakan area rawan. Selanjutnya, tim memperkuat koordinasi lintas sektor agar seluruh instansi bergerak secara terpadu di lapangan.
Pertemuan tersebut menghadirkan jajaran TNI-Polri, Kalaksa BPBD Provinsi Jambi, serta Bupati Batanghari bersama Ketua DPRD. Di samping itu, Sekda Batanghari, Kepala Daops Manggala Agni, dan pimpinan OPD turut mengikuti pembahasan.
Para peserta rapat memfokuskan pembahasan pada pemetaan kawasan rawan serta kesiapsiagaan seluruh personel. Akibatnya, tim gabungan dapat mempercepat penanganan di lapangan sebelum kobaran api meluas ke area lain.
Selain itu, pemerintah daerah mempererat sinergi bersama aparat keamanan dan unsur penanggulangan bencana. Maka dari itu, kolaborasi rapat ini menjamin tidak ada instansi yang bekerja sendiri-sendiri.
Gubernur Jambi Al Haris menekankan pentingnya gerak cepat serta komunikasi yang solid dari para petugas. Oleh sebab itu, setiap perkembangan di lapangan harus segera mendapat laporan dan tindakan nyata.
Komitmen Bersama Melindungi Lingkungan dan Masyarakat Jambi
Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin menginstruksikan agar petugas mengimbangi pemadaman api dengan langkah pencegahan. Sebab, edukasi kepada masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah munculnya titik kebakaran baru.
Oleh karena itu, tim gabungan terus mengajak warga agar tidak membuka lahan pertanian dengan cara membakar. Bahkan, kesadaran masyarakat sangat menentukan keberhasilan perlindungan kawasan hutan di Batanghari.
Sementara itu, sinergi antara TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni, dan OPD menjadi kekuatan utama di lapangan. Hasilnya, langkah preventif ini efektif menekan risiko asap yang mengganggu kesehatan masyarakat.
Selain itu, rakor ini menegaskan komitmen bersama antara Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemkab Batanghari. Pada akhirnya, upaya terpadu ini mampu melindungi masyarakat serta ekosistem hutan Jambi secara berkelanjutan.
Langkah taktis yang disepakati dalam rapat ini akan langsung menuntun aksi personel di lapangan. Dengan demikian, seluruh unsur terkait dapat menjaga wilayah Batanghari dari ancaman kebakaran secara terukur.(ar)









