Bungo, oegopost.id – Dinas Perhubungan Kabupaten Bungo memperketat pengelolaan parkir Muara Bungo untuk mengoptimalkan pendapatan daerah. Petugas menyisir langsung lokasi lapangan guna meninjau kinerja juru parkir secara objektif.
Tim Dishub Bungo menjalankan pengawasan intensif ini hingga Sabtu malam, 5 September 2026. Langkah tersebut menjadi komitmen nyata pemerintah daerah dalam menertibkan area parkir umum.
Penertiban Juru Parkir Menunggak Setoran di Muara Bungo
Tim Bidang Perparkiran mendatangi sejumlah titik lokasi parkir yang masih beroperasi. Peninjauan malam hari membantu tim melihat kondisi riil di lapangan.
Dalam pemantauan tersebut, petugas menemukan tunggakan setoran dari sejumlah pengelola. Beberapa juru parkir menyerahkan uang setoran di bawah target kewajiban.
Kabid Perparkiran Dishub Bungo, Sri Rahayu, memimpin langsung operasi penertiban ini. Sri Rahayu hadir bersama Kasi Perparkiran Ade Candra, Eka Marya Ledia Sari, dan jajaran staf.
Kehadiran jajaran pejabat ini mempertegas keseriusan dinas dalam membenahi tata kelola perparkiran. Tim menilai evaluasi tatap muka jauh lebih efektif daripada sekadar menerima laporan tertulis.
Dinas Perhubungan Bungo menganggap jalinan kerja sama parkir sebagai bentuk kepercayaan penuh. Oleh sebab itu, juru parkir wajib menjaga amanah tersebut melalui penyetoran retribusi secara disiplin.
Hasil evaluasi lapangan akan menentukan kelanjutan izin kerja sama para pengelola parkir. Petugas tidak akan ragu memutus kemitraan bagi pihak yang terus melanggar aturan.
Tindakan Tegas Dishub Bungo Terhadap Juru Parkir Nakal
Pengelola parkir yang taat aturan pasti mempertahankan hak kelolanya. Sebaliknya, jukir yang melalaikan kewajiban menghadapi ancaman penggantian pengelola baru.
Penataan ketat ini bertujuan meningkatkan realisasi penerimaan kas daerah secara efisien. Selain itu, kerapian dan ketertiban titik parkir di pusat kota dapat terwujud.
Pengawasan berkala hingga malam hari menjamin tata kelola parkir berjalan transparan. Masyarakat pengguna jasa parkir pun menikmati pelayanan yang lebih teratur dan aman.
Sri Rahayu menegaskan pihak dinas terus memantau komitmen setiap juru parkir. Tindakan tegas menjadi langkah akhir demi menjaga ketertiban umum di wilayah Muara Bungo.
“Malam ini kami turun ke lapangan untuk memantau dan mengevaluasi juru parkir yang belum memenuhi kewajiban sesuai kerja sama dengan Dinas Perhubungan di bidang perparkiran. Kalau anggota parkir yang kami temui tidak memenuhi janji atau kewajibannya, akan kami evaluasi. Jika memang tidak mampu bekerja sama dengan kita, akan kita ganti dengan yang mampu,” tegas Sri Rahayu.
Dishub Bungo berharap langkah preventif ini memicu kesadaran para pengelola untuk segera melunasi kewajibannya. Petugas memastikan kegiatan pengawasan serupa bakal berlangsung secara berkala di lokasi lain.(ar)









