Kebakaran Lahan Samping Kampus UIN STS Jambi Merambat ke Buper, Warek III Turun Langsung Pemadaman

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peristiwakebakaran lahan terjadi di kawasan samping Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi pada Senin (24/8).(poto: jamberita.com).

Peristiwakebakaran lahan terjadi di kawasan samping Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi pada Senin (24/8).(poto: jamberita.com).

Jambi, oegopost.id – Peristiwakebakaran lahan terjadi di kawasan samping Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi pada Senin (24/8). Kobaran api yang membesar merambat hingga memasuki area Bumi Perkemahan (Buper) di dalam lingkungan kampus.

Berdasarkan rekaman video yang beredar luas di media sosial dan pesan berantai, kepulan asap tebal mendekati fasilitas gedung utama. Situasi darurat ini langsung memicu respons cepat dari seluruh jajaran civitas akademika UIN STS Jambi.

Aksi Tanggap Darurat Pimpinan Kampus di Lokasi Kebakaran

Wakil Rektor III UIN STS Jambi Dr. Jamaluddin, M.Pd.I., terlihat terjun langsung ke lokasi kebakaran. Beliau memimpin aksi pemadaman darurat bersama jajaran staf kampus dan para mahasiswa yang berada di area tersebut.

Baca Juga :  Mahasiswi UIN STS Jambi Raih Medali Emas IPSI Cup Sumsel 2026

Mereka bergotong-royong memadamkan amukan si jago merah menggunakan berbagai peralatan seadanya. Langkah melokalisir perambatan api dilakukan secara intensif agar kobaran tidak menjangkau kompleks bangunan utama.

Upaya Pemadaman Gotong Royong Membendung Perambatan Api

Aksi mandiri tersebut terus berlangsung secara aktif sembari menanti kedatangan armada dan tim ahli. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) segera bergerak menuju titik lokasi kejadian usai menerima laporan.

Sinergi antara pihak kampus dan petugas pemadam kebakaran berhasil menahan laju perluasan titik api. Upaya bersama ini sangat krusial dalam meminimalkan potensi risiko kerusakan fasilitas vital pendidikan.

Baca Juga :  BMKG Prakirakan Awal Musim Hujan Kota Sungai Penuh Mundur November 2026

Koordinasi Lanjutan Penanganan Titik Api di Area Kampus

Pihak manajemen UIN STS Jambi mengintensifkan koordinasi bersama tim pemadam kebakaran serta instansi terkait. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh titik api di area sekitar kampus benar-benar padam total.

Petugas gabungan terus melakukan pemantauan ketat di sekitar lahan Bumi Perkemahan. Langkah antisipasi ini berfokus pada pemetaan potensi munculnya titik api susulan yang dapat kembali membahayakan kawasan sekitar.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Mengadu Langsung ke Wali Kota, Kinerja SKPD Sungai Penuh Didesak Evaluasi Total
Pansel Umumkan Hasil Seleksi Terbuka JPT Pratama Kabupaten Kerinci 2026
Sukses Tata Layanan Dasar, Sungai Penuh Jadi Kiblat Transformasi Puskesmas Sarolangun
Kabut Asap Mengancam, Aliansi Mahasiswa Jambi Bersiap Geruduk Kantor Gubernur
BMKG Prakirakan Awal Musim Hujan Kota Sungai Penuh Mundur November 2026
Kualitas Udara Jambi Masuk Kategori Berbahaya Usai AQI Tembus Angka 644
Wujud Kepedulian Pemimpin Daerah: Wako Alfin Serahkan Langsung Bantuan Korban Kebakaran Pasar Baru
Pesan Penting Pembimas Kristen Kemenag Jambi: Kejar Hikmat Bukan Harta Jabatan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:33 WIB

Warga Mengadu Langsung ke Wali Kota, Kinerja SKPD Sungai Penuh Didesak Evaluasi Total

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:13 WIB

Pansel Umumkan Hasil Seleksi Terbuka JPT Pratama Kabupaten Kerinci 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Sukses Tata Layanan Dasar, Sungai Penuh Jadi Kiblat Transformasi Puskesmas Sarolangun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Kabut Asap Mengancam, Aliansi Mahasiswa Jambi Bersiap Geruduk Kantor Gubernur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:10 WIB

BMKG Prakirakan Awal Musim Hujan Kota Sungai Penuh Mundur November 2026

Berita Terbaru