Cegah Karhutla, Dishut Jambi Bentuk 34 Kelompok Masyarakat Peduli Api

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jambi Andri Yushar Andria mengonfirmasi pembentukan puluhan kelompok relawan tersebut di Jambi pada Jumat.(poto: istimewa).

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jambi Andri Yushar Andria mengonfirmasi pembentukan puluhan kelompok relawan tersebut di Jambi pada Jumat.(poto: istimewa).

Jambi, oegopost.id – Dinas Kehutanan Provinsi Jambi resmi membentuk 34 kelompok Masyarakat Peduli Api Jambi guna memperkuat perlindungan kawasan hutan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. Langkah strategis ini menyasar wilayah tingkat tapak untuk mengantisipasi potensi bahaya karhutla sedini mungkin.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jambi Andri Yushar Andria mengonfirmasi pembentukan puluhan kelompok relawan tersebut di Jambi pada Jumat. Pihaknya menempatkan seluruh personel masyarakat ini di bawah kendali langsung Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan.

Dishut Jambi Bekali Peralatan Pemadam Mesin Portabel

Guna mendukung kelancaran aksi pemadaman darurat, pihak dinas membekali perlengkapan mesin pemadam portabel berukuran kecil kepada setiap kelompok. Peralatan ringkas ini memudahkan para anggota bergerak lincah menembus medan sulit saat menjangkau titik api awal.

Selain melakukan tindakan pemadaman dini, para petugas MPA memikul tanggung jawab besar untuk memantau pergerakan vegetasi yang rawan terbakar. Mereka harus segera mengirimkan laporan resmi kepada Satgas Karhutla begitu menemukan potensi kobaran api yang mulai membesar.

Baca Juga :  Balap Lari Bahagia Jambi Bikin HUT Kota Makin Hidup

Andri memastikan sebanyak 34 kelompok warga peduli api tersebut telah menyebar secara merata di 11 kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan. Penyiapan regu lokal ini juga mencakup area Taman Hutan Raya yang berada dalam wilayah pengawasan Provinsi Jambi.

Perlindungan Luas Kawasan Hutan Jambi Jutaan Hektare

Upaya kesiapsiagaan dari jajaran Dinas Kehutanan ini menjadi sangat vital mengingat bentangan hutan Jambi mencapai jutaan hektare. Berdasarkan data resmi pemerintah, Provinsi Jambi memiliki kawasan hutan seluas dua juta hektare lebih yang membutuhkan pengawasan ketat.

Kepastian luas kawasan sebesar 2.124.352 hektare mengacu pada Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan tertanggal 27 Oktober 2021. Penetapan SK.6613/MenLHK-PKTL/KUH/PLA.2/10/2021 ini mempertegas zonasi wilayah yang wajib terhindar dari bencana karhutla.

Keberadaan kelompok MPA di lapangan menjadi benteng pertahanan utama dalam menjaga kelestarian ekosistem hutan dari bahaya kebakaran berulang. Partisipasi aktif warga sekitar hutan terbukti meningkatkan efektivitas sistem peringatan dini bencana lingkungan.

Baca Juga :  Rembuk Tani Pupuk Indonesia di Jambi Serap Aspirasi Petani, Bahas Distribusi

Rincian Lima Skema Pemanfaatan Hutan Provinsi Jambi

Pemerintah membagi kawasan hutan di Provinsi Jambi ke dalam lima skema pemanfaatan dengan porsi terluas pada fungsi produksi. Skema Hutan Produksi memegang porsi terbesar dengan mencakup angka 44,9 persen dari total area hutan.

Kawasan Suaka Alam dan Kawasan Pelestarian Alam menempati porsi terluas kedua dengan persentase mencapai 33 persen. Sementara itu, kawasan Hutan Produksi Terbatas mencatatkan porsi 12,4 persen dari keseluruhan luas wilayah hutan daerah.

Pemerintah menetapkan kawasan Hutan Lindung sebesar 8,5 persen serta Hutan Produksi Konversi yang memiliki proporsi terendah sebesar 0,5 persen. Andri Yushar Andria menegaskan kembali bahwa penanganan dini di tingkat tapak menjadi kunci utama menjaga seluruh kawasan tersebut.

Langkah sinergis antara pemerintah daerah dan kelompok masyarakat ini membuktikan komitmen bersama dalam memitigasi risiko kebakaran hutan dan lahan. Kerja keras seluruh elemen masyarakat peduli api di lapangan diharapkan mampu menjaga kelestarian hutan Jambi secara berkelanjutan.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sukses Tata Layanan Dasar, Sungai Penuh Jadi Kiblat Transformasi Puskesmas Sarolangun
Kabut Asap Mengancam, Aliansi Mahasiswa Jambi Bersiap Geruduk Kantor Gubernur
BMKG Prakirakan Awal Musim Hujan Kota Sungai Penuh Mundur November 2026
Kualitas Udara Jambi Masuk Kategori Berbahaya Usai AQI Tembus Angka 644
Wujud Kepedulian Pemimpin Daerah: Wako Alfin Serahkan Langsung Bantuan Korban Kebakaran Pasar Baru
Pesan Penting Pembimas Kristen Kemenag Jambi: Kejar Hikmat Bukan Harta Jabatan
Kanwil Kemenag Jambi Evaluasi Kinerja Triwulan III Demi Pelayanan Publik Berdampak
Kontingen Jambi Raih Prestasi Gemilang di PPSN VI 2026
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Sukses Tata Layanan Dasar, Sungai Penuh Jadi Kiblat Transformasi Puskesmas Sarolangun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Kabut Asap Mengancam, Aliansi Mahasiswa Jambi Bersiap Geruduk Kantor Gubernur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:10 WIB

BMKG Prakirakan Awal Musim Hujan Kota Sungai Penuh Mundur November 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Kualitas Udara Jambi Masuk Kategori Berbahaya Usai AQI Tembus Angka 644

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Wujud Kepedulian Pemimpin Daerah: Wako Alfin Serahkan Langsung Bantuan Korban Kebakaran Pasar Baru

Berita Terbaru

Ilustrasi Pegadaian.(poto: istimewa).

Ekonomi

Pegadaian Luncurkan Gadai Bebas Sewa Modal Tanpa Bunga

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:37 WIB