Jambi, oegopost.id – Anggota Badan Anggaran DPRD Jambi Abun Yani mendorong seluruh dinas untuk mengoptimalkan potensi pendapatan asli daerah. Oleh karena itu, langkah strategis ini sangat krusial guna memperluas ruang fiskal APBD Provinsi Jambi.
Selain itu, politisi senior Fraksi Gerindra ini menyampaikan arahan penting dalam pembahasan anggaran daerah. Bahkan, ia menegaskan bahwa komitmen pimpinan dinas menentukan kekuatan keuangan daerah pada masa depan.
Pembahasan Dokumen KUA PPAS APBD Murni 2027 Bergulir
Sementara itu, DPRD Provinsi Jambi terus mematangkan pembahasan dokumen Kebijakan Umum Anggaran APBD. Hasilnya, penyusunan KUA-PPAS APBD Murni Tahun Anggaran 2027 kini memasuki tahap penyelesaian akhir.
Selanjutnya, para anggota dewan memfokuskan perhatian pada penggalian potensi sumber penerimaan daerah yang baru. Di samping itu, Tim Banggar menargetkan penyelesaian seluruh pembahasan rancangan anggaran dalam minggu ini.
Sebab, proses pembahasan anggaran murni tahun 2027 memang berjalan sangat intensif di gedung dewan. Oleh sebab itu, seluruh instansi pemerintah daerah wajib mempersiapkan data potensi penerimaan secara detail.
Langkah ini penting agar alokasi belanja daerah tepat sasaran bagi masyarakat Jambi. Pada akhirnya, penetapan anggaran yang presisi akan mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh wilayah.
Pimpinan OPD Harus Bekerja Secara Inovatif Dan Mandiri
Di sisi lain, Abun Yani memberikan peringatan tegas mengenai kesanggupan para kepala dinas terkait. Maka dari itu, ia meminta pejabat yang merasa tidak mampu untuk segera mengundurkan diri.
Sikap keras ini muncul sebab lembaga legislatif menginginkan perubahan kinerja birokrasi yang lebih inovatif. Dengan demikian, setiap dinas harus segera menghentikan ketergantungan pada dana transfer pemerintah pusat.
Memang, kemandirian keuangan daerah sangat bergantung pada keberanian pimpinan dinas dalam menciptakan inovasi. Oleh karena itu, Banggar DPRD Jambi terus menuntut komitmen nyata dari seluruh jajaran birokrasi.
Tambahan pula, evaluasi kinerja akan dilakukan secara berkala terhadap seluruh jajaran dinas. Langkah pengetatan ini diambil guna memastikan seluruh target pendapatan daerah tercapai tepat waktu.
Target Peningkatan Anggaran Daerah Pada Tahun 2027 Mendatang
Sebagai gambaran nyata, Banggar DPRD Jambi menetapkan skema kenaikan target penerimaan keuangan yang terukur. Contohnya, dinas dengan penerimaan tujuh miliar rupiah wajib menaikkan target menjadi sepuluh miliar.
Akibatnya, peningkatan target tersebut menjadi indikator utama untuk menilai keseriusan kinerja kepala dinas. Pada akhirnya, optimalisasi pendapatan daerah akan mengamankan ketersediaan dana pembangunan bagi masyarakat Provinsi Jambi.
Pada saat yang sama, DPRD Jambi berjanji akan terus mengawasi realisasi penerimaan tersebut. Dengan kata lain, pengawasan ketat ini bertujuan menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan APBD Jambi.
Oleh sebab itu, sinergi antara pihak legislatif dan eksekutif harus terjalin dengan sangat harmonis. Langkah bersama ini diharapkan mampu membawa kemajuan finansial yang signifikan bagi daerah Jambi.(ar)









