Pendekatan Positif Pondok Pesantren Nurul Islam Berikan Hukuman Sholat Dhuha

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ua santri melaksanakan sholat Dhuha di halaman pesantren sebagai bagian dari pembinaan kedisiplinan dan hukuman yang bersifat mendidik.(poto: jambiprima.com).

ua santri melaksanakan sholat Dhuha di halaman pesantren sebagai bagian dari pembinaan kedisiplinan dan hukuman yang bersifat mendidik.(poto: jambiprima.com).

Bungo, oegopost.id – Seorang tenaga pendidik di Pondok Pesantren Nurul Islam menerapkan metode edukatif untuk mendisiplinkan para peserta didik pada Rabu (12/8/2026). Selain itu, Ustadz Qodri memberikan hukuman sholat dhuha santri yang terbukti melanggar aturan dengan tidak menghadiri kegiatan apel pagi.

Langkah tersebut menjadi alternatif pembinaan karakter yang berfokus pada pendekatan spiritual dibanding tindakan fisik. Oleh sebab itu, pihak pesantren memilih media ibadah sunnah agar anak didik dapat memperbaiki kesalahan secara bijak.

Upaya Mendekatkan Diri Santri Kepada Allah SWT

Selanjutnya, Ustadz Qodri menegaskan bahwa pemberian sanksi di lingkungan pesantren berorientasi penuh pada pembentukan akhlak mulia. Bahkan, pendidik tersebut mengharapkan para pelanggar kedisiplinan dapat mengambil hikmah positif dari setiap konsekuensi yang mereka terima.

Baca Juga :  Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Ponpes Addhuha Bungo Tekankan Penguatan Akhlak Santri

Sebab, pengurus pondok pesantren meyakini bahwa pendekatan berbasis ibadah ini sangat efektif mempererat hubungan hamba dengan Sang Pencipta. Dengan demikian, langkah edukatif ini sekaligus menghapus kesan menakutkan yang sering melekat pada setiap bentuk sanksi kedisiplinan.

Mendidik Santri Tanpa Menimbulkan Rasa Takut Fisik

Proses pendisiplinan anak sejatinya bertujuan untuk membentuk kebiasaan baik yang dapat bertahan dalam jangka panjang. Karena itu, pengajar pesantren Nurul Islam mengarahkan para siswa agar menyadari pentingnya menjalankan aturan secara sukarela tanpa paksaan.

Namun, pendidik tetap menghindarkan penggunaan hukuman fisik yang berpotensi menimbulkan rasa trauma maupun rasa takut berlebih pada anak. Sebaliknya, pihak lembaga pendidikan lebih menekankan pentingnya membangun kesadaran personal dalam menjaga setiap nilai kebaikan.

Baca Juga :  Tata Cara Menyembelih Hewan Kurban dan Bacaan Doanya

Menanamkan Kesadaran Dan Rasa Takut Kehilangan Kebaikan

Di samping itu, pihak pesantren mendorong para santri untuk memahami makna kebaikan secara mendalam melalui pembiasaan ibadah harian. Hasilnya, evaluasi kedisiplinan ini berfokus pada upaya menumbuhkan kepedulian terhadap aturan dan kewajiban santri.

Oleh karena itu, Ustadz Qodri berharap metode ini mampu mengubah pola pikir santri saat menghadapi aturan di lingkungan pondok. Pada akhirnya, tenaga pengajar terus konsisten mendampingi santri agar senantiasa menjaga kebiasaan positif tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Sebab, sistem pembinaan positif ini membuktikan bahwa penegakan aturan di lembaga pendidikan dapat berjalan dengan sangat harmonis. Maka dari itu, pihak pengelola pondok percaya bahwa metode edukatif ini mampu mencetak generasi yang taat dan bertakwa.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Bungo Luncurkan Gerakan Literasi Al-Qur’an di Masjid Agung Al-Mubarak
Aksi Nyata Mardizal Sumara Dukung Kenyamanan Jamaah dan TPQ
Pemkot Jambi Matangkan Persiapan MTQ ke-55 Provinsi Jambi 2026
Gelaran FASI XVIII Tebo Wadah Pembentukan Generasi Islami
Kafilah Jambi Peringkat 13 MTQ Nasional XXXI 2026 di Jawa Tengah
Rombongan Umroh LAM Jambi dan Nailah Hairat Selesaikan Ibadah Pertama di Makkah Jelang Subuh
Gerakan Jambi Bersholawat Terus Digelorakan untuk Perkuat Nilai Keagamaan Masyarakat
Kota Jambi Resmi Ditetapkan Sebagai Daerah Pelaksana Program Kota Wakaf 2026
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:03 WIB

Pemkab Bungo Luncurkan Gerakan Literasi Al-Qur’an di Masjid Agung Al-Mubarak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Aksi Nyata Mardizal Sumara Dukung Kenyamanan Jamaah dan TPQ

Selasa, 29 September 2026 - 16:18 WIB

Pemkot Jambi Matangkan Persiapan MTQ ke-55 Provinsi Jambi 2026

Minggu, 20 September 2026 - 16:48 WIB

Gelaran FASI XVIII Tebo Wadah Pembentukan Generasi Islami

Minggu, 20 September 2026 - 12:19 WIB

Kafilah Jambi Peringkat 13 MTQ Nasional XXXI 2026 di Jawa Tengah

Berita Terbaru

Ilustrasi Pegadaian.(poto: istimewa).

Ekonomi

Pegadaian Luncurkan Gadai Bebas Sewa Modal Tanpa Bunga

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:37 WIB