Jelang Penutupan TMMD Kodim 0416 Bute, Personel Satgas Cantikkan Langgar Nurul Fajri

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Satgas TMMD ke-129 Kodim 0416/Bute bersama warga mengecat pagar Langgar Nurul Fajri di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Muko Muko Bathin VII, Kabupaten Bungo, Rabu (12/8/2026).(poto: jambiprima.com).

Personel Satgas TMMD ke-129 Kodim 0416/Bute bersama warga mengecat pagar Langgar Nurul Fajri di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Muko Muko Bathin VII, Kabupaten Bungo, Rabu (12/8/2026).(poto: jambiprima.com).

Bungo, oegopost.id – Program TMMD Kodim 0416 Bute ke-129 di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Muko Muko Bathin VII, Kabupaten Bungo, kini mendekati tahap penutupan. Seluruh personel Satgas terus bekerja keras menyempurnakan berbagai fasilitas umum untuk masyarakat setempat.

Para prajurit fokus menyelesaikan pengerjaan fisik agar warga dapat menikmati hasil pembangunan secara maksimal. Salah satu sasaran fisik yang menerima sentuhan akhir adalah tempat ibadah Langgar Nurul Fajri.

Prajurit Satgas Mempercantik Tampilan Pagar Langgar Fajri

Personel Satgas mengoleskan cat baru pada pagar Langgar Nurul Fajri pada Rabu, 12 Agustus 2026. Langkah ini bertujuan menciptakan lingkungan tempat ibadah yang lebih bersih, rapi, dan menyejukkan.

Kegiatan ini menandai komitmen TNI dalam menuntaskan seluruh target sebelum komando menutup rangkaian TMMD. Suasana langgar kini tampak lebih segar sehingga jamaah merasakan kenyamanan ekstra saat beribadah.

Anggota Satgas TMMD ke-129 Kodim 0416/Bute, Serka Kusmayani, menegaskan pentingnya kerapian fasilitas tersebut bagi warga sekitar. Ia menyampaikan bahwa timnya ingin memberikan hasil terbaik sebelum meninggalkan lokasi pengabdian.

Baca Juga :  Bupati Merangin Temui Pengantin Cilik di Pawai HUT RI

“Kami ingin sebelum pelaksanaan TMMD berakhir, Langgar Nurul Fajri benar-benar terlihat lebih rapi dan bersih,” ujar Serka Kusmayani saat menerangkan fokus pekerjaan timnya.

Pengecatan pagar ini menjadi salah satu langkah penting untuk mewujudkan area ibadah yang representatif.

Fasilitas Wudhu Dan MCK Kini Makin Nyaman Digunakan

Sebelum memoles bagian pagar, Satgas TMMD telah merehabilitasi bangunan fasilitas tempat wudhu dan MCK. Tim lapangan merombak area sanitasi agar memenuhi standar kebersihan yang layak bagi seluruh warga.

Prajurit juga memasang jajaran kran air tambahan di area wudhu. Penambahan kran ini memperlancar aliran air dan memangkas waktu tunggu jamaah menjelang waktu salat.

Langkah pembaharuan sarana ini menjawab kebutuhan nyata masyarakat Desa Tanjung Agung yang rutin memakmurkan langgar. Jamaah kini tidak perlu mengantre lama saat hendak bersuci untuk melaksanakan ibadah harian.

Perubahan fisik bangunan tempat ibadah ini mendapat sambutan hangat dari jajaran pemerintah desa setempat. Kehadiran fasilitas baru membuat aktivitas keagamaan warga berjalan semakin khusyuk dan lancar.

Warga Tanjung Agung Siap Merawat Hasil Pembangunan Bersama

Datuk Rio Tanjung Agung, Nasri Rahmat, menyampaikan apresiasi mendalam atas pengabdian Satgas TMMD di wilayahnya. Ia menilai seluruh pengerjaan fisik membawa manfaat nyata yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat.

Baca Juga :  Respon Pandangan Fraksi DPRD, Pemkot Sungai Penuh Dorong Digitalisasi PAD dan Pembangunan

“Kami sangat berterima kasih kepada Satgas TMMD yang sudah memberikan perhatian terhadap Langgar Nurul Fajri,” tutur Nasri Rahmat penuh rasa syukur.

Ia menambahkan bahwa perbaikan wudhu, MCK, hingga pengecatan pagar memberi dampak positif yang besar.

Nasri menegaskan bahwa kehadiran program TMMD berhasil menggerakkan roda pembangunan di pelosok desa. Hubungan harmonis antara prajurit TNI dan warga lokal turut memperkuat kebersamaan di lapangan.

Ia pun mengajak seluruh warga Desa Tanjung Agung untuk menjaga serta merawat sarana publik ini. Langkah perawatan bersama akan menjamin keberlanjutan manfaat fasilitas langgar dalam jangka panjang.

“Kami berharap masyarakat ikut menjaga dan merawat hasil pembangunan yang sudah dikerjakan Satgas TMMD agar tetap baik,” ungkap Nasri menutup keterangannya.

Gotong royong warga menjadi kunci utama dalam mempertahankan keindahan dan kelayakan bangunan tempat ibadah tersebut.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa Tagih Realisasi Banpres dan Transparansi Penanganan Karhutla Jambi
Warga Mengadu Langsung ke Wali Kota, Kinerja SKPD Sungai Penuh Didesak Evaluasi Total
Pansel Umumkan Hasil Seleksi Terbuka JPT Pratama Kabupaten Kerinci 2026
Sukses Tata Layanan Dasar, Sungai Penuh Jadi Kiblat Transformasi Puskesmas Sarolangun
Kabut Asap Mengancam, Aliansi Mahasiswa Jambi Bersiap Geruduk Kantor Gubernur
BMKG Prakirakan Awal Musim Hujan Kota Sungai Penuh Mundur November 2026
Kualitas Udara Jambi Masuk Kategori Berbahaya Usai AQI Tembus Angka 644
Wujud Kepedulian Pemimpin Daerah: Wako Alfin Serahkan Langsung Bantuan Korban Kebakaran Pasar Baru
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Mahasiswa Tagih Realisasi Banpres dan Transparansi Penanganan Karhutla Jambi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:33 WIB

Warga Mengadu Langsung ke Wali Kota, Kinerja SKPD Sungai Penuh Didesak Evaluasi Total

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:13 WIB

Pansel Umumkan Hasil Seleksi Terbuka JPT Pratama Kabupaten Kerinci 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Sukses Tata Layanan Dasar, Sungai Penuh Jadi Kiblat Transformasi Puskesmas Sarolangun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Kabut Asap Mengancam, Aliansi Mahasiswa Jambi Bersiap Geruduk Kantor Gubernur

Berita Terbaru