Jakarta, oegopost.id – Penggemar gadget dunia kini menyoroti kabar mengenai spesifikasi Xiaomi 18 Pro global yang bocor ke publik. Raksasa teknologi asal Tiongkok tersebut memangkas daya tampung daya pada varian internasional.
Pembocor teknologi ternama, Kacper Skrzypek, menemukan petunjuk penting ini di dalam baris kode sistem operasi HyperOS. Informasi tersebut mengungkap perbedaan teknis baterai untuk pasar internasional dan pasar domestik Tiongkok.
Berdasarkan temuan sistem tersebut, Xiaomi 18 Pro versi global dengan nomor model 2609BPN61G hanya mengusung baterai 6.000 mAh. Kapasitas ini mencatat penurunan sekitar 14 persen dari varian China yang berkapasitas 7.000 mAh.
Pemangkasan kapasitas juga menyasar model tertinggi, yakni Xiaomi 18 Pro Max dengan nomor model 2611FPNFAG. Model internasional ini membawa baterai 7.050 mAh atau menyusut 17 persen dibanding versi China sebesar 8.500 mAh.
Meski daya tampung berkurang, produsen tetap mempertahankan performa pengisian daya cepat kabel hingga maksimal 90W atau 100W. Sayangnya, kabar mengenai fitur wireless charging 50W dan reverse charging 27W untuk varian internasional masih belum terungkap.
Langkah membedakan spesifikasi baterai seperti ini sebenarnya bukan hal baru bagi produsen asal Beijing tersebut. Pada generasi terdahulu, Xiaomi 17 versi global juga mengalami penurunan kapasitas dari 7.000 mAh menjadi 6.330 mAh.
Pola serupa kembali berulang pada peluncuran Xiaomi 17 Ultra untuk pasar internasional. Perangkat tersebut meluncur ke pasar global dengan baterai 6.000 mAh, sementara versi domestik membawa 6.800 mAh.
Aturan Pengiriman Baterai Internasional Jadi Alasan Utama
Banyak pihak menduga regulasi ketat pengiriman baterai lithium-ion menjadi penyebab utama perbedaan strategi ini. Sejumlah negara, terutama di kawasan Eropa, menerapkan batasan ketat terkait jumlah energi dalam satu sel baterai.
Pabrikan sebenarnya bisa memakai skema baterai dua sel untuk menyiasati aturan batas energi tersebut. Namun, skema dua sel membuat rancangan fisik ponsel menjadi lebih tebal, berat, dan rumit.
Pihak perusahaan sendiri telah mengonfirmasi kehadiran lini ponsel flagship ini untuk pasar global dalam waktu dekat. Penggemar kini tinggal menunggu pengumuman resmi terkait jadwal rilis, harga jual, serta daftar negara tujuan.(ar)









