SPMB 2026 Pastikan Semua Anak Masuk Sekolah, Bukan Seleksi

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana sekolah saat ratusan siswa berbaris rapi di lapangan didampingi para guru di sekolah pagi!ya( Poto : istimewa ).

Suasana sekolah saat ratusan siswa berbaris rapi di lapangan didampingi para guru di sekolah pagi!ya( Poto : istimewa ).

Jakarta, oegopost.id – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menegaskan Sistem Penerimaan Murid Baru tidak lagi berfungsi sebagai seleksi, tetapi sebagai sistem yang langsung menempatkan setiap anak ke sekolah.

Kebijakan ini menekankan Sistem Penerimaan Murid Baru sebagai jaminan akses pendidikan untuk semua anak.

SPMB berubah jadi sistem penempatan

Pemerintah mengubah Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 agar tidak lagi berfokus pada seleksi ketat. Sistem ini kini menekankan penempatan siswa ke sekolah sesuai ketersediaan daya tampung.

Dirjen PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal Gogot Suharwoto menegaskan bahwa pemerintah menghapus konsep “tidak diterima sekolah”.

Ia mengatakan setiap anak yang mendaftar tetap mendapat sekolah, karena sistem ini memang dirancang untuk melayani semua anak.

Empat jalur pendaftaran

Pemerintah menyediakan empat jalur untuk mempermudah proses pendaftaran siswa:

  • Jalur domisili
  • Jalur prestasi
  • Jalur afirmasi
  • Jalur mutasi
Baca Juga :  Telkom University Buka Beasiswa Penuh Endowment Fund 2026

Keempat jalur ini membantu sekolah menempatkan siswa sesuai kondisi masing-masing, bukan hanya berdasarkan nilai akademik.

Pemerintah pastikan semua anak tertampung

Pemerintah daerah kini mengambil peran penting dalam memastikan semua anak masuk sekolah. Ketika sekolah negeri penuh, pemerintah langsung mencari alternatif sekolah lain.

Gogot menjelaskan pemerintah menempatkan siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri ke sekolah swasta.

Ia juga menyebut pemerintah daerah memberikan subsidi bagi siswa dari keluarga kurang mampu agar tetap bisa bersekolah.

Sebanyak 78 pemerintah daerah ikut menjalankan program SPMB Bersama. Dari jumlah itu, 53 daerah sudah mulai memberikan bantuan biaya untuk sekolah swasta.

Penguatan daya tampung sekolah

Kemendikdasmen bekerja sama dengan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan untuk membantu daerah menghitung kebutuhan ruang belajar.

Baca Juga :  Kemenag Mulai Salurkan Insentif Guru Non ASN di Madrasah, Ini Syaratny!

Langkah ini memastikan setiap sekolah menyesuaikan jumlah siswa dengan kapasitas yang tersedia.

Sekolah juga dapat mengusulkan jumlah rombongan belajar (rombel) sebagai berikut:

  • SD: 28–40 rombel
  • SMP: 32–45 rombel
  • SMA: 36–50 rombel

Dengan aturan ini, pemerintah menjaga agar distribusi siswa tetap seimbang di setiap wilayah.

Pemerintah menegaskan tujuan utama SPMB 2026 adalah memastikan semua anak mendapat akses pendidikan tanpa terkecuali.

Gogot menegaskan kembali bahwa setiap pendaftar akan langsung mendapat penempatan sekolah sesuai kapasitas yang tersedia di daerah.

Penutup

SPMB 2026 membawa perubahan besar dalam sistem penerimaan siswa di Indonesia. Pemerintah menekankan pemerataan akses pendidikan dengan menghapus konsep seleksi ketat dan menggantinya dengan sistem penempatan yang lebih inklusif.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UNJA Wisuda 1.057 Mahasiswa, 19 Prodi Tembus Akreditasi Internasional
UNJA Kini Punya 100 Guru Besar, Ini Dampaknya
39.662 Lolos KIP Kuliah SNBT, Ini Cara DTSEN Menilai
UIN Jambi Sabet Prestasi di FIMNAS 2026 Lewat Inovasi Matematika
Pemko Sungai Penuh Titip Pesan di Wisuda STIT Kerinci
Dikbud Tebo Selidiki Kasus Pengeroyokan di SMPN 22
Progres Sekolah Rakyat Tanjabtim Capai 59 Persen, Ini Update Terbaru
Tebo Siapkan SNT, Proyek Sekolah Terpadu Mulai Bergerak
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 03:30 WIB

UNJA Wisuda 1.057 Mahasiswa, 19 Prodi Tembus Akreditasi Internasional

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:00 WIB

UNJA Kini Punya 100 Guru Besar, Ini Dampaknya

Senin, 25 Mei 2026 - 21:00 WIB

39.662 Lolos KIP Kuliah SNBT, Ini Cara DTSEN Menilai

Senin, 25 Mei 2026 - 19:00 WIB

UIN Jambi Sabet Prestasi di FIMNAS 2026 Lewat Inovasi Matematika

Senin, 25 Mei 2026 - 13:00 WIB

Pemko Sungai Penuh Titip Pesan di Wisuda STIT Kerinci

Berita Terbaru

Karyawan/Karyawati Perumda Tirta Mayang Qurban 22 ekor sapi di Kota Jambi ( Poto : jambiekspres.co.id ).

Daerah

Perumda Tirta Mayang Tebar 22 Sapi Qurban

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:30 WIB

Bupati M.Syukur lepas takbir keliling Idul Adha 1447 H( Poto : jambiekspres.co.id )

Daerah

Takbir Keliling Merangin Berlangsung Meriah dan Tertib

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:30 WIB

Seluruh Jemaah Haji Indonesia Tiba di Mina( Poto : jambiekspres.co.id ).

Islami

Armuzna Lancar, Jemaah Haji Indonesia Sudah di Mina

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:25 WIB

Saiful Roswandi, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Jambi.( poto :jambiprima.com ).

Daerah

Ombudsman Jambi Catat 262 Laporan, Ini Masalah Terbanyak

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:00 WIB