Muaro Jambi, oegopost.id – Kebakaran menghanguskan satu unit rumah permanen milik Halil Azis yang berada di RT 04 RW 02, Jalur Dua, Desa Tanjung Sari (Unit 22), Kecamatan Bahar Selatan, Kabupaten Muaro Jambi, pada Selasa (9/6) malam sekitar pukul 20.00 WIB.
Api tiba-tiba muncul dan cepat membesar hingga melalap seluruh bangunan rumah. Warga sekitar langsung melihat kobaran api dan berusaha mendekat untuk membantu sebelum petugas pemadam tiba di lokasi.
Rekaman video yang beredar menunjukkan api membubung tinggi dan melahap bangunan dalam waktu singkat. Warga kemudian menyebarkan video itu melalui grup percakapan digital di wilayah Bahar Selatan.
Rumah kosong saat api mulai membesar
Rumah tersebut dalam keadaan kosong saat kebakaran terjadi. Penghuni rumah sedang dalam perjalanan menuju Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau untuk menghadiri acara keluarga.
Kondisi kosong itu membuat api dengan cepat menguasai seluruh bagian rumah tanpa hambatan berarti. Warga tidak berhasil menyelamatkan isi rumah karena api sudah terlanjur membesar.
Peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, seluruh isi rumah ikut terbakar dan tidak dapat diselamatkan.
Orang tua korban, Sutan Muda Daulay, yang juga bekerja sebagai jurnalis media lokal, menjelaskan bahwa keluarga sempat singgah di rumahnya di Sengeti sebelum melanjutkan perjalanan ke Riau.
Ia menyebut keluarga berpamitan karena hendak menghadiri acara keluarga di Inhil.
“Iya, itu memang rumah anak saya. Sore harinya mereka sempat singgah di rumah saya di Sengeti untuk pamit karena ada acara keluarga di Inhil, Riau,” ujar Sutan.
Keterangan itu memperkuat bahwa rumah sudah kosong beberapa jam sebelum api muncul dan membesar.
Warga dan damkar padamkan api selama beberapa jam
Warga sekitar langsung bergerak setelah melihat kobaran api. Mereka membantu memadamkan api sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.
Petugas damkar bersama warga bekerja sama menahan api agar tidak merembet ke rumah lain di sekitar lokasi. Mereka terus menyiram dan mengisolasi titik api hingga kondisi terkendali.
Setelah beberapa jam berjibaku, api akhirnya berhasil dipadamkan. Meski begitu, rumah sudah rata dengan tanah dan tidak menyisakan banyak barang yang bisa diselamatkan.
Hingga kini, pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran tersebut. Aparat belum menyimpulkan sumber api yang memicu peristiwa itu.
Petugas juga masih menghitung total kerugian akibat kebakaran. Data kerugian masih di kumpulkan dari pemilik rumah dan pihak terkait di lapangan.
Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar karena api muncul saat rumah dalam kondisi kosong dan cepat membesar sebelum berhasil di padamkan.(ar)









