Jambi, oegopopst.id – Program Zikir Muharram PTPN IV menjadi bagian dari rangkaian kegiatan spiritual yang digelar PTPN IV PalmCo dalam menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.
Kegiatan ini berlangsung di berbagai unit kerja, termasuk di Jambi yang dipusatkan di Masjid Munthada Solihin, serta melibatkan karyawan dan masyarakat sekitar.
Perusahaan tidak hanya menggelar zikir dan sholawat sebagai kegiatan keagamaan. PTPN IV PalmCo juga mengaitkan momentum ini dengan penguatan program sosial yang langsung menyentuh masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Zikir Muharram jadi momentum kepedulian sosial
Manajemen PTPN IV PalmCo memanfaatkan peringatan 1 Muharram sebagai ruang refleksi sekaligus penguatan komitmen sosial perusahaan.
Kegiatan zikir dan sholawat digelar di sejumlah unit kerja sebagai bagian dari upaya membangun keseimbangan antara spiritualitas dan tanggung jawab sosial.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menegaskan perusahaan mendorong dampak nyata dari setiap kegiatan keagamaan yang dilakukan. Ia menyebut kegiatan tersebut harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kami memandang pergantian tahun hijriah ini sebagai momentum untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat. Zikir dan sholawat tidak boleh berhenti sebagai ritual, tetapi harus diwujudkan dalam kepedulian nyata,” ujar Jatmiko, Kamis (18/6/2026).
TJSL menjangkau lebih dari 1.000 penerima
Sejalan dengan kegiatan spiritual tersebut, program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PTPN IV PalmCo telah menjangkau lebih dari 1.000 anak yatim dan kaum dhuafa. Perusahaan menyalurkan santunan tunai, paket sembako, serta beras SPHP di wilayah Sumatera Selatan hingga Jambi.
Selain bantuan konsumtif, perusahaan juga memperkuat infrastruktur rumah ibadah. Sebanyak 16 masjid dan mushola mendapat bantuan di berbagai wilayah, mulai dari Rokan Hulu, Labuhan Batu, Aceh, hingga Lampung.
Bantuan itu mencakup pembangunan menara masjid, perbaikan atap, pengadaan AC, hingga pembangunan fasilitas MCK. Perusahaan menyesuaikan setiap bantuan dengan kebutuhan di lapangan.
Fokus pada kebutuhan dasar masyarakat
Jatmiko menegaskan perusahaan mengarahkan TJSL pada kebutuhan mendasar masyarakat. Ia menilai banyak fasilitas ibadah dan lembaga sosial membutuhkan intervensi langsung agar dapat berfungsi lebih optimal.
“Banyak rumah ibadah membutuhkan perbaikan sanitasi dan ruang wudhu. Panti asuhan juga memerlukan dukungan operasional. Karena itu, kami fokus pada kebutuhan paling mendesak,” kata Jatmiko.
Ia juga menekankan pendekatan partisipatif dengan melibatkan pengurus rumah ibadah dan perangkat desa agar program berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.
Program tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Pengurus Masjid Baiturrahman, H. Nurhamid, menyampaikan apresiasi atas bantuan perbaikan fasilitas sanitasi dan tempat wudhu yang di nilai sangat dibutuhkan jamaah.
“Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Semoga segera selesai dan memberi kenyamanan bagi jamaah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dusun Talang Merindu, Hendi, menilai kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat berjalan baik. Ia menyebut sinergi tersebut membantu kegiatan keagamaan warga.
“Saya senang kebun dan masyarakat saling bantu dalam beribadah,” katanya.
Dukungan untuk panti asuhan di berbagai daerah
PTPN IV PalmCo juga menyalurkan bantuan operasional ke panti asuhan, termasuk Panti Asuhan Darul Aitam di Jambi. Bantuan di gunakan untuk membayar kebutuhan listrik, air, serta kebutuhan pokok anak-anak asuh.
Pengurus panti, H. Een Zainudin, menyampaikan bantuan tersebut sangat membantu operasional harian. Ia menilai dukungan itu menjaga keberlangsungan pengasuhan anak yatim.
“Bantuan ini kami gunakan untuk kebutuhan listrik, air, dan kebutuhan pokok anak-anak,” ujarnya.
Di wilayah lain, Panti Asuhan Hidayatullah Pontianak juga menerima manfaat program TJSL. Pengurus Arif Hartono menyebut bantuan tersebut membantu kebutuhan harian dan mendukung kegiatan pembinaan anak asuh tetap berjalan.(ar)









