Merangin, oegopost.id – Pemerintah Kabupaten Merangin kembali menunjukkan komitmen kuat dalam mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memasuki ekosistem digital. Dinas Komunikasi dan Informatika menggelar Bimbingan Teknis optimalisasi konten media sosial bagi para pelaku usaha lokal.
Kegiatan strategis ini berlangsung di Aula Rumah Dinas Bupati Merangin pada Kamis (24/9). Pemkab Merangin merancang program ini khusus untuk memperkuat kapasitas daya saing UMKM lokal.
Asisten III Setda Merangin, Henizor, membuka acara tersebut secara resmi mewakili Bupati Merangin M. Syukur. Kepala Dinas Kominfo Merangin, Ahmad Khoiruddin, turut mendampingi jalannya pembukaan acara tersebut.
Henizor membacakan sambutan tertulis Bupati yang menegaskan peran vital UMKM bagi perekonomian daerah. Pelaku UMKM tidak hanya menyumbang pendapatan daerah, tetapi juga membuka banyak lapangan kerja.
Bupati menyampaikan bahwa kualitas produk yang tinggi saja kini belum cukup di era digital. Pelaku usaha wajib memanfaatkan teknologi digital sebagai saluran promosi yang efektif dan efisien.
Konten promosi yang kreatif dan informatif mampu meningkatkan daya tarik produk lokal secara signifikan. Langkah ini sekaligus memperluas jangkauan pemasaran produk hingga tingkat nasional bahkan internasional.
Henizor mengingatkan pelaku usaha agar tidak hanya berfokus pada kegiatan promosi jualan semata. Para pemilik usaha harus terus berinovasi dan menjaga kualitas mutu produk secara konsisten.
Strategi Membangun Brand Identity UMKM Berdaya Saing
Pelaku UMKM perlu membangun brand identity atau citra merek yang kuat sejak dini. Upaya ini sejalan dengan pencapaian visi Merangin Baru 2029 yang Berdaya Saing, Akuntabel, Reformis, dan Unggul.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Merangin Ahmad Khoiruddin AS menjelaskan dasar pelaksanaan kegiatan bimtek tersebut. Pelatihan ini bersumber dari Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Diskominfo terkait penyusunan konten lingkup daerah.
Diskominfo Merangin menghadirkan narasumber ahli di bidangnya, Etri Edison, sebagai pemateri utama. Pemateri memberikan pembekalan berupa keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan peserta.
Peserta mempelajari teknik pengambilan foto produk yang menarik dan memiliki nilai jual tinggi. Pemateri juga membagikan trik pembuatan video promosi kreatif serta panduan desain visual profesional.
Ahmad Khoiruddin berharap pelaku UMKM dapat menjadikan media sosial sebagai etalase digital usaha mereka. Penggunaan media sosial secara bijak dan efektif akan mempercepat pertumbuhan bisnis lokal.
Penilaian Kriteria dan Apresiasi Pemkab Kepada Pelaku UMKM
Diskominfo Merangin memberikan piagam penghargaan kepada pelaku UMKM paling berkomitmen dan kreatif. Pemberian apresiasi ini bertujuan membakar semangat para peserta dalam mengelola akun media sosial.
Tim penilai menentukan pemenang berdasarkan beberapa aspek penting dalam pembuatan konten promosi. Penilaian mencakup konsep visual, kualitas penyampaian informasi produk, hingga teknik editing video.
Tim juri juga menilai ketepatan target promosi yang diterapkan peserta pada media sosial. Persyaratan ketat ini mendorong para pemilik usaha untuk terus meningkatkan standar konten mereka.
Melalui bimbingan teknis ini, Pemkab Merangin optimistis ekosistem usaha lokal semakin adaptif. Pelaku UMKM Merangin kini siap bersaing secara tangguh di pasar digital yang luas.(ar)









