Merangin, oegopost.id – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jambi memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Merangin. Apresiasi tersebut mengalir setelah pemerintah daerah memfasilitasi kegiatan Bimtek Insan Pers Merangin untuk meningkatkan kapasitas para jurnalis.
Panitia menggelar pelatihan tersebut bertema “Membangun Sinergi dan Profesionalisme Media di Era Digitalisasi”. Kegiatan edukatif ini resmi dibuka pada Kamis (8/8) di Aula Depati Payung Bappeda Kabupaten Merangin.
Sebanyak 60 peserta dari berbagai media massa antusias mengikuti seluruh rangkaian acara tersebut. Para jurnalis menyerap berbagai materi krusial mengenai tantangan serta peluang industri media masa kini.
Wakil Ketua PWI Jambi Bidang Organisasi, Nalom Siadari, hadir langsung memberikan materi utama dalam forum tersebut. Beliau mengungkapkan rasa bangga atas perhatian besar pemerintah daerah terhadap peningkatan profesionalisme wartawan.
Langkah Pemkab Merangin Membangun Sinergi Bersama Insan Pers
Nalom mengaku sangat terkesan dengan inisiatif nyata yang ditunjukkan oleh jajaran Pemkab Merangin. Pihaknya menilai kegiatan ini menjadi langkah awal yang sangat positif bagi perkembangan dunia pers lokal.
“Sepanjang saya menggeluti dunia jurnalistik, baru kali ini pemerintah daerah menggelar Bimtek pers,” ujar Nalom saat menyampaikan materinya. Para wartawan yang hadir langsung menyambut pernyataan tersebut dengan riuh tepuk tangan.
Inisiatif ini membuktikan komitmen kuat pemerintah daerah dalam memajukan kualitas penyebaran informasi publik. PWI Jambi meyakini bahwa langkah ini mampu menciptakan iklim komunikasi yang semakin sehat dan transparan.
Nalom berharap pelatihan ini dapat memperkuat hubungan kerja sama antara awak media dan jajaran pemerintah. Menurutnya, kolaborasi yang harmonis akan memberikan dampak positif yang nyata bagi kemajuan Kabupaten Merangin.
Komitmen Pemerintah Daerah Dalam Meningkatkan Kualitas Informasi Publik
Pers dan pemerintah daerah pada dasarnya memiliki tujuan sejalan dalam mengawal pembangunan di daerah. Kedua belah pihak perlu terus menjalin komunikasi konstruktif demi kepentingan masyarakat luas.
“Dari Bimtek ini, kami berharap tercipta sinergi yang baik antara insan pers dan Pemerintah Kabupaten Merangin,” kata Nalom. Beliau menegaskan bahwa pers dan pemerintah memikul semangat yang sama untuk membangun Merangin.
Nalom juga menggarisbawahi pentingnya peran kontrol sosial dari para jurnalis terhadap kebijakan pemerintah. Pihaknya mendorong awak media untuk tetap menyampaikan saran dan masukan demi perbaikan kinerja daerah.
“Kritikan itu tetap diperlukan, tetapi kritik yang bersifat membangun, bukan menjustifikasi,” tambah Nalom di depan peserta. Menurutnya, penyampaian kritik yang obyektif akan membantu pemerintah menjalankan roda pembangunan secara efisien.
Penguatan Etika Jurnalistik Dan Independensi Bagi Media Digital
Selama kegiatan berlangsung, pemateri membekali para peserta dengan wawasan komprehensif mengenai dinamika media modern. Para jurnalis mempelajari berbagai strategi dalam menghadapi pesatnya arus informasi di era digitalisasi.
Pelatihan ini juga memfokuskan pembahasannya pada pentingnya pemahaman mendalam terkait kode etik jurnalistik. Pemateri mengingatkan setiap peserta agar selalu mematuhi kaidah-kaidah penulisan berita yang berlaku.
Peserta mendapatkan pembekalan khusus mengenai strategi menjaga independensi serta sikap profesional dalam bertugas. Hal ini bertujuan agar wartawan selalu mengutamakan objektivitas dalam setiap peliputan di lapangan.
PWI Jambi berharap para jurnalis semakin terampil dalam menyajikan berita yang akurat dan berimbang. Informasi berkualitas tinggi tentunya sangat dibutuhkan oleh masyarakat dalam menyikapi berbagai isu daerah.
Penyelenggaraan Bimbingan Teknis ini menjadi bukti nyata keseriusan semua pihak dalam membina pers berkualitas. Sinergi yang kuat antara jurnalis dan pemerintah daerah akan mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Merangin.(ar)









