Jambi, oegopost.id – Skema kepulangan jamaah haji menjadi langkah utama Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Jambi dalam menyambut kepulangan jamaah haji 2026.
Kebijakan ini bertujuan mempercepat alur kedatangan sekaligus mencegah penumpukan di Asrama Haji Kota Jambi.
Jamaah haji asal Jambi dijadwalkan tiba di Asrama Haji Kota Jambi pada Selasa (16/6/2026) malam. Panitia langsung mengarahkan jamaah mengikuti sambutan singkat sebelum melanjutkan perjalanan ke daerah masing-masing.
Kepala Kanwil Kemenhaj Provinsi Jambi, Wahyudi Abdul Wahab, menyampaikan bahwa pihaknya menyiapkan pola penyambutan yang ringkas dan efektif. Ia menegaskan jamaah hanya singgah sebentar di asrama sebelum kembali ke daerah asal.
“Kita sudah menyiapkan skema ringkas penyambutan. Setelah tiba di asrama, jamaah langsung kami sambut sebentar, lalu kami geser ke daerah masing-masing agar tidak terjadi penumpukan,” ujar Wahyudi, Minggu (7/6/2026).
Rangkaian Ibadah Haji Tuntas Tanpa Kendala
Kemenhaj Jambi memastikan seluruh rangkaian ibadah haji untuk seluruh kelompok terbang (kloter) asal Jambi berjalan lancar. Seluruh jamaah menyelesaikan rukun haji sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Tahun ini, pemerintah menerapkan pola pelayanan yang lebih ringkas, fleksibel, dan cepat. Jamaah tidak lagi menginap di Asrama Haji saat kepulangan, kecuali pada kondisi tertentu yang membutuhkan penyesuaian teknis.
Panitia haji menata ulang mekanisme penyerahan jamaah kepada pemerintah daerah. Setelah prosesi seremonial selesai, panitia langsung mengirim jamaah ke daerah asal masing-masing.
Pemerintah daerah turut menyiapkan armada transportasi untuk menjemput jamaah dari titik kedatangan. Skema ini membantu mengurangi kepadatan di area Asrama Haji Kota Jambi.
Kebijakan ini juga mempercepat proses distribusi jamaah ke wilayah masing-masing tanpa menimbulkan antrean panjang.
Kemenhaj Jambi mengimbau keluarga jamaah tidak menjemput langsung di Asrama Haji. Imbauan ini muncul untuk menjaga kelancaran lalu lintas dan menghindari penumpukan kendaraan di area asrama.
Panitia menilai jamaah membutuhkan waktu istirahat setelah perjalanan panjang dari Tanah Suci. Karena itu, panitia mengatur alur kepulangan agar lebih tertib dan nyaman.
Rapat Pemantapan dan Koordinasi Penerbangan
Panitia haji menjadwalkan rapat pemantapan pada Selasa (9/6/2026) untuk memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai rencana. Rapat ini membahas teknis kedatangan dan alur distribusi jamaah di Asrama Haji Jambi.
Kemenhaj Jambi juga berkoordinasi dengan maskapai penerbangan untuk menyinkronkan jadwal dari Jeddah hingga penerbangan domestik di Indonesia. Koordinasi ini memastikan tidak terjadi keterlambatan dalam proses transit.
Kloter BTH 13 menjadi rombongan pertama jamaah haji Jambi yang pulang dari Bandara Jeddah menuju Bandara Hang Nadim Batam. Dari Batam, jamaah melanjutkan penerbangan ke Bandara Sultan Thaha Jambi.
Setelah tiba di Jambi, panitia mengangkut jamaah menggunakan bus menuju Asrama Haji Kota Jambi. Panitia menggelar penyambutan singkat sebelum jamaah melanjutkan perjalanan ke daerah masing-masing.
Wahyudi menegaskan bahwa seluruh proses kepulangan sudah disiapkan bersama Pemerintah Provinsi Jambi dan maskapai penerbangan. Ia memastikan seluruh alur berjalan sesuai skema yang telah ditetapkan.(ar)









