Festival Batanghari 2026: Mengulas Kembali Jejak Jalur Perdagangan Rempah

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

. Gubernur Jambi Al Haris dan Wali Kota Jambi Maulana turut hadir mendampingi prosesi pembukaan Festival Batanghari 2026.(poto: jamberita.com).

. Gubernur Jambi Al Haris dan Wali Kota Jambi Maulana turut hadir mendampingi prosesi pembukaan Festival Batanghari 2026.(poto: jamberita.com).

Batang Hari, oegopost.id – Provinsi Jambi kini mengenang kembali jejak jalur perdagangan rempah melalui gelaran Festival Batanghari 2026. Perhelatan akbar ini resmi dibuka di Lapangan Taman Mini Melayu Jambi, Jumat malam (14/8/2026).

Asisten Deputi Strategi Event Kemenparekraf RI, Raden Wisnu Sindhutrisno, membuka festival ini secara simbolis. Gubernur Jambi Al Haris bersama Wali Kota Jambi Maulana mendampingi prosesi pembukaan tersebut secara langsung.

Menggali Potensi Sejarah Kejayaan Jalur Perdagangan Rempah

Gubernur Al Haris menjelaskan bahwa Sungai Batanghari menyimpan sejarah panjang pertemuan berbagai kebudayaan dunia. Leluhur Jambi dahulu memimpin sebagai pelaut handal dan pedagang lintas negara yang disegani.

Mereka menguasai ilmu astronomi serta menunjukkan kemampuan negosiasi luar biasa dengan pedagang dari berbagai penjuru. Generasi muda Jambi wajib menjadikan nilai historis ini sebagai motivasi kemajuan daerah.

Pemerintah Provinsi Jambi menggerakkan festival ini untuk mendongkrak roda ekonomi kreatif lokal. Sektor UMKM dan pelaku wisata mendapatkan peluang besar untuk mempromosikan produk unggulan mereka.

Baca Juga :  Lomba Stand Up Comedy Polda Jambi Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Onoy Raih Juara Pertama

Data menunjukkan ekonomi Jambi tumbuh sebesar 5,38 persen pada triwulan pertama tahun 2026. Jumlah kunjungan wisatawan ke Jambi pun melonjak pesat sepanjang tahun 2025.

Menjadikan Festival Batanghari Sebagai Signature Event Daerah

Festival Batanghari merebut prestasi membanggakan setelah masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026. Pemerintah pusat mengapresiasi konsistensi Pemprov Jambi dalam menyelenggarakan festival budaya setiap tahun.

Raden Wisnu Sindhutrisno menyebut Sungai Batanghari bukan sekadar aliran air, melainkan menghadirkan nadi kehidupan masyarakat. Festival ini memadukan unsur seni, tradisi, dan edukasi bagi para pengunjung.

Kemenparekraf RI terus mendorong daerah agar mengemas kearifan lokal menjadi pengalaman wisata berkualitas. Event ini memberikan manfaat nyata untuk memperlama masa tinggal wisatawan di Provinsi Jambi.

Pemerintah pusat menekankan pentingnya penerapan konsep pariwisata regeneratif dalam setiap gelaran. Konsep ini menjaga lingkungan serta budaya tetap lestari dengan mendatangkan manfaat ekonomi berkelanjutan.

Baca Juga :  Gubernur Al Haris Dorong Relaksasi 30 Persen Belanja Pegawai APBD di DPR RI

Optimalisasi Akses Wisata Menuju Warisan Budaya Dunia

Gubernur Al Haris menaruh perhatian besar terhadap peningkatan konektivitas transportasi menuju destinasi wisata. Pemerintah mengoptimalkan sejumlah bandara guna membuka akses luas bagi wisatawan mancanegara.

Masyarakat mengenali sejarah daerah secara lebih dekat, termasuk keberadaan Museum Sriwijaya Dharmakirti di Muaro Jambi. Situs bersejarah ini merekam saksi kejayaan masa lalu yang terus dilestarikan pemerintah.

Pemerintah menargetkan kawasan Cagar Budaya Nasional Muaro Jambi segera merengkuh pengakuan UNESCO. Upaya ini menempatkan Jambi sebagai destinasi utama bagi wisatawan pencinta sejarah.

Kemenparekraf RI mengharapkan Festival Batanghari terus berkembang hingga menembus jajaran 10 besar nasional. Masyarakat Jambi menggalang persatuan demi mendukung kesuksesan agenda pariwisata masa depan.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa Tagih Realisasi Banpres dan Transparansi Penanganan Karhutla Jambi
Warga Mengadu Langsung ke Wali Kota, Kinerja SKPD Sungai Penuh Didesak Evaluasi Total
Pansel Umumkan Hasil Seleksi Terbuka JPT Pratama Kabupaten Kerinci 2026
Sukses Tata Layanan Dasar, Sungai Penuh Jadi Kiblat Transformasi Puskesmas Sarolangun
Kabut Asap Mengancam, Aliansi Mahasiswa Jambi Bersiap Geruduk Kantor Gubernur
BMKG Prakirakan Awal Musim Hujan Kota Sungai Penuh Mundur November 2026
Kualitas Udara Jambi Masuk Kategori Berbahaya Usai AQI Tembus Angka 644
Wujud Kepedulian Pemimpin Daerah: Wako Alfin Serahkan Langsung Bantuan Korban Kebakaran Pasar Baru
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Mahasiswa Tagih Realisasi Banpres dan Transparansi Penanganan Karhutla Jambi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:33 WIB

Warga Mengadu Langsung ke Wali Kota, Kinerja SKPD Sungai Penuh Didesak Evaluasi Total

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:13 WIB

Pansel Umumkan Hasil Seleksi Terbuka JPT Pratama Kabupaten Kerinci 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Sukses Tata Layanan Dasar, Sungai Penuh Jadi Kiblat Transformasi Puskesmas Sarolangun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Kabut Asap Mengancam, Aliansi Mahasiswa Jambi Bersiap Geruduk Kantor Gubernur

Berita Terbaru