Pemkab Tebo Evaluasi Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Perangkat Desa

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Tebo mengevaluasi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan perangkat desa.(poto: jambiprima.com).

Pemkab Tebo mengevaluasi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan perangkat desa.(poto: jambiprima.com).

Tebo, oegopost.id -Pemerintah Kabupaten Tebo kini mengoptimalkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan perangkat desa dan pekerja kelembagaan di seluruh wilayahnya. Langkah strategis tersebut mempertegas komitmen pemerintah daerah dalam menjamin keselamatan seluruh pelayan masyarakat.

Oleh karena itu, pemerintah daerah menggelar rapat evaluasi kepesertaan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Tebo pada Rabu (5/8/2026). Selain itu, Wakil Bupati Tebo Nazar Efendi memimpin langsung kegiatan ini bersama jajaran dinas terkait.

Secara khusus, kegiatan ini berfokus memantau perkembangan cakupan perlindungan jaminan sosial bagi para pekerja desa. Akibatnya, pemerintah daerah dapat memastikan seluruh aparatur desa mendapatkan hak perlindungan ketenagakerjaan secara utuh.

Pemerintah Kabupaten Tebo Terus Memperkuat Jaminan Sosial Desa

Selanjutnya, saat menyampaikan keterangan resmi pada Kamis (6/8/2026), Wakil Bupati Tebo Nazar Efendi menekankan pentingnya jaminan sosial. Bahkan, beliau menyebut program ini sebagai bentuk perhatian nyata pemerintah terhadap aparatur yang bertugas.

Di samping itu, Nazar Efendi menyampaikan bahwa jaminan sosial memberikan ketenangan pikiran bagi para petugas desa. Oleh sebab itu, para pekerja dapat fokus memberikan pelayanan terbaik tanpa khawatir menghadapi risiko pekerjaan.

Baca Juga :  Persiapan Paskibra Rimbo Bujang Capai 65 Persen Jelang HUT RI Ke 81

Dengan demikian, skema jaminan ini menanggung risiko kecelakaan kerja hingga memberikan perlindungan finansial bagi keluarga pekerja. Maka dari itu, jajaran pemerintah daerah menaruh perhatian besar pada keberlanjutan program keselamatan kerja ini.

Pada dasarnya, Pemerintah Kabupaten Tebo menargetkan seluruh aparatur desa masuk ke dalam sistem perlindungan resmi ini. Kebijakan tersebut mencakup seluruh unsur kelembagaan yang aktif menggerakkan roda pemerintahan desa.

Pemerintah Daerah Mendorong Sinergi Pelaksanaan Program Perlindungan Kerja

Namun demikian, Nazar Efendi menggarisbawahi pentingnya keterlibatan aktif dari semua pihak untuk menyukseskan program ini. Oleh karena itu, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan BPJS Ketenagakerjaan harus menjalin kerja sama erat.

Sebab, sinergi antarinstansi menjadi kunci utama dalam mengatasi berbagai hambatan pendaftaran pekerja desa di lapangan. Lebih lanjut, koordinasi yang rutin akan mempercepat pendataan aparatur desa yang belum terdaftar.

Selain itu, pemerintah kabupaten mendorong setiap kepala desa untuk mendata ulang seluruh jajaran perangkatnya. Langkah aktif ini bertujuan untuk menjamin tidak ada satu pun pekerja desa yang terlewat dari sistem.

Baca Juga :  Pria Paruh Baya Tenggelam di Batanghari Ditemukan Meninggal Dunia

Oleh sebab itu, Nazar berharap peningkatan cakupan kepesertaan ini dapat terwujud dalam waktu singkat di seluruh kecamatan. Hasilnya, seluruh pekerja desa dapat merasakan manfaat langsung dari kehadiran jaminan sosial ketenagakerjaan.

Evaluasi Berkala Memetakan Kendala Kepesertaan Seluruh Pekerja Desa

Di sisi lain, forum evaluasi ini menjadi sarana efektif untuk mengidentifikasi berbagai capaian sekaligus kendala program. Nantinya, hasil pembahasan rapat akan menjadi pijakan utama dalam menyusun langkah perluasan kepesertaan.

Secara bertahap, tim gabungan menginventarisasi setiap masalah teknis maupun administratif yang menghambat pendaftaran pekerja desa. Melalui pendekatan solutif ini, pemerintah daerah dapat merumuskan kebijakan perlindungan yang lebih inklusif.

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Tebo optimis evaluasi berkala mampu mempercepat terwujudnya perlindungan menyeluruh. Pada akhirnya, langkah konsisten ini membuktikan keseriusan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan para pekerja.

Dengan demikian, seluruh perangkat desa di Kabupaten Tebo kini menatap masa depan kerja yang lebih aman. Terlebih lagi, pemerintah daerah terus mengawal pelaksanaan program ini hingga menjangkau seluruh pelosok desa.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG Prakirakan Awal Musim Hujan Kota Sungai Penuh Mundur November 2026
Kualitas Udara Jambi Masuk Kategori Berbahaya Usai AQI Tembus Angka 644
Wujud Kepedulian Pemimpin Daerah: Wako Alfin Serahkan Langsung Bantuan Korban Kebakaran Pasar Baru
Pesan Penting Pembimas Kristen Kemenag Jambi: Kejar Hikmat Bukan Harta Jabatan
Kanwil Kemenag Jambi Evaluasi Kinerja Triwulan III Demi Pelayanan Publik Berdampak
Kontingen Jambi Raih Prestasi Gemilang di PPSN VI 2026
Ratusan Siswa Madrasah Bersaing di Olimpiade Sains Jambi
Bupati Agus Rubiyanto Tinjau Jalan Penghubung Teluk Rendah untuk Diusulkan pada 2027
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:10 WIB

BMKG Prakirakan Awal Musim Hujan Kota Sungai Penuh Mundur November 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Kualitas Udara Jambi Masuk Kategori Berbahaya Usai AQI Tembus Angka 644

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Wujud Kepedulian Pemimpin Daerah: Wako Alfin Serahkan Langsung Bantuan Korban Kebakaran Pasar Baru

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:21 WIB

Pesan Penting Pembimas Kristen Kemenag Jambi: Kejar Hikmat Bukan Harta Jabatan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:15 WIB

Kanwil Kemenag Jambi Evaluasi Kinerja Triwulan III Demi Pelayanan Publik Berdampak

Berita Terbaru