Inovasi Mahasiswa UNJA Olah Limbah Sawit Jadi Silika Gel DE-GREEN

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiga mahasiswa Program Studi Kimia Industri FST Universitas Jambi mengolah silika gel limbah sawit menjadi produk penangkal kelembapan bernama DE-GREEN.(poto: jamberita.com).

Tiga mahasiswa Program Studi Kimia Industri FST Universitas Jambi mengolah silika gel limbah sawit menjadi produk penangkal kelembapan bernama DE-GREEN.(poto: jamberita.com).

Jambi, oegopost.id  – Tiga mahasiswa Program Studi Kimia Industri FST Universitas Jambi mengolah silika gel limbah sawit menjadi produk penangkal kelembapan bernama DE-GREEN. Inovasi pemanfaatan sisa pembakaran kelapa sawit ini sukses mencuri perhatian publik dan meraih prestasi tingkat nasional.

Produk kreatif ini berhasil mengamankan pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui ajang PKM-K 2026. Tim peneliti muda ini memenangkan kompetisi setelah menyisihkan ribuan proposal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Tim Mahasiswa UNJA Sukses Lolos Pendanaan Nasional

M. Padil Nazwan memimpin tim inovatif ini bersama dua rekannya, Hayatil Aisyah dan Najwa Sharfina. Dosen pembimbing Ir. Edwin Permana, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., mendampingi seluruh proses riset hingga pengembangan karya.

Para mahasiswa mengekstraksi kandungan silika tinggi dari limbah Fly Ash & Bottom Ash (FABA) kelapa sawit. Mereka mengubah sisa pembakaran industri yang terbuang menjadi produk silika gel bernilai ekonomis tinggi.

Baca Juga :  Chipset Apple Seri A Terbaru Tingkatkan Performa dan Efisiensi iPhone

Keunggulan DE-GREEN Sebagai Penyerap Kelembapan Ramah Lingkungan

DE-GREEN memiliki keunggulan utama dapat penggunanya reaktivasi atau gunakan kembali secara berulang. Kelebihan ini membedakan DE-GREEN dari produk penyerap kelembapan konvensional di pasaran yang bersifat sekali pakai.

Masyarakat dapat menghemat pengeluaran rumah tangga karena tidak perlu terus-menerus membeli produk penangkal jamur baru. Konsep pemakaian berulang ini juga mendukung upaya pengurangan sampah plastik dan pelestarian lingkungan.

Produk ini sangat ampuh menjaga pakaian di dalam lemari dari serangan jamur akibat kelembapan udara. Selain itu, DE-GREEN efektif melindungi dokumen penting serta menjaga kualitas penyimpanan barang hasil produksi UMKM.

Inovasi ini membuktikan bahwa anak muda Indonesia mampu mengubah ancaman pencemaran lingkungan menjadi peluang bisnis. Pengolahan FABA sawit sekaligus membantu mengatasi penumpukan limbah padat industri kelapa sawit secara berkelanjutan.

Baca Juga :  UNJA Resmi Buka Peksimida 2026: Digitalisasi Seni Melayu Jambi Siap Menuju Kancah Nasional

Tim PKM-K UNJA Siapkan Langkah Produksi Massal

Suntikan dana segar dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) mendorong tim untuk segera merealisasikan komersialisasi produk. Mereka kini tengah fokus menyiapkan alur produksi massal dengan standar kualitas yang terjaga ketat.

Tim pengembang merancang kemasan modern yang praktis serta menarik bagi calon konsumen di pasar digital. Mereka juga telah menyusun strategi pemasaran terpadu untuk menjangkau para pelaku UMKM dan masyarakat luas.

Para mahasiswa optimistis produk DE-GREEN akan terus tumbuh menjadi unit bisnis mandiri yang berdaya saing tinggi. Langkah ini menjadi bukti nyata kontribusi akademisi dalam menciptakan solusi bisnis yang inovatif dan ramah iklim.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Meta dan Google Berebut Pasar Asisten AI Konsumen
Cara Mudah Backup Pesan WhatsApp ke Google Drive Agar Riwayat Percakapan Aman
WhatsApp Siap Blokir Akses Akun Pengguna Ponsel Jadul
Update Windows 11 Makin Ngebut, Microsoft Rombak Total Sistem Manajemen RAM
Cara Cek Aplikasi Boros Kuota di Ponsel Pintar Agar Paket Data Tidak Cepat Lenyap
DeepSeek Luncurkan Model AI Baru, Performa Koding Melesat dengan Biaya Jauh Lebih Murah
10 Fitur Tersembunyi Windows Paling Ampuh Dongkrak Produktivitas Harian Laptop
Kenali Konten Hasil Rekayasa AI, Google Hadirkan SynthID Detector untuk Publik Global
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:38 WIB

Meta dan Google Berebut Pasar Asisten AI Konsumen

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Cara Mudah Backup Pesan WhatsApp ke Google Drive Agar Riwayat Percakapan Aman

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:37 WIB

WhatsApp Siap Blokir Akses Akun Pengguna Ponsel Jadul

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:31 WIB

Update Windows 11 Makin Ngebut, Microsoft Rombak Total Sistem Manajemen RAM

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:26 WIB

Cara Cek Aplikasi Boros Kuota di Ponsel Pintar Agar Paket Data Tidak Cepat Lenyap

Berita Terbaru

Polisi menangkap dua pelaku pembobolan pipa minyak Pertamina di Kota Jambi.(poto: istimewa).

Kriminal

Polisi Tangkap Dua Pembobol Pipa Minyak Pertamina di Jambi

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:40 WIB