Jambi, oegopost.id – Gubernur Jambi Al Haris memberikan apresiasi tinggi terhadap tradisi penyerahan murid baru adat di SMAN 1 Muaro Jambi pada Selasa siang. Selain itu, ia menilai langkah kreatif ini menjadi inovasi pendidikan yang efektif mengenalkan kearifan lokal kepada generasi muda.
Selanjutnya, Gubernur Al Haris menyampaikan rasa bangganya saat memberikan arahan langsung di hadapan para siswa dan guru. Menurutnya, kegiatan unik tersebut berpotensi menjadi pelopor di Provinsi Jambi serta contoh percontohan untuk tingkat nasional.
Sebab, pengenalan adat istiadat sejak jenjang sekolah menengah memberikan nilai tambah yang sangat penting bagi pembentukan karakter siswa. Oleh karena itu, para siswa baru dapat langsung memahami identitas budaya daerah mereka secara mendalam sejak hari pertama sekolah.
Bahkan, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa anak-anak SMA harus mengenali budaya lokal Jambi agar memiliki batasan dalam pergaulan. Dengan demikian, tradisi ini memberikan dampak positif yang nyata bagi perkembangan mental anak didik di sekolah.
Inovasi Pendidikan Karakter Berbasis Adat Budaya Jambi
Di sisi lain, letak SMAN 1 Muaro Jambi yang sangat strategis turut mendapat perhatian khusus dari Gubernur Jambi dalam sambutannya. Pasalnya, sekolah ini berada dekat dengan pusat perguruan tinggi serta jalur infrastruktur transportasi yang terus berkembang pesat.
Oleh sebab itu, Pemerintah Provinsi Jambi sedang menyiapkan rencana pembangunan jalan tol dan jembatan baru sepanjang 67 kilometer menuju kawasan Merlung. Pembangunan infrastruktur konektivitas tersebut tentu akan semakin mempermudah aksesibilitas dunia pendidikan di masa depan.
Selain itu, Gubernur Al Haris juga menyampaikan dukungan penuh kepada para tenaga pendidik dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Pemerintah daerah bahkan mempertimbangkan pengangkatan guru penuh waktu bagi mereka yang menunjukkan kinerja serta laporan yang baik.
Pemprov Jambi Susun Buku Modul Adat Daerah
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jambi terus mengambil langkah konkret untuk mendukung penguatan materi muatan lokal di seluruh sekolah. Hasilnya, tim khusus sedang menyusun buku modul adat yang siap menjadi bahan pembelajaran tambahan bagi para siswa.
Dalam prosesnya, penyusunan modul pembelajaran tersebut melibatkan kolaborasi lembaga adat, akademisi kampus, serta berbagai tim ahli daerah. Berkat kerja sama lintas sektor ini, materi muatan lokal tersaji secara akurat, komprehensif, dan mudah dipahami murid.
Tak hanya itu, pemerintah daerah juga merancang portal web khusus untuk memfasilitasi sekolah dalam mengakses seluruh materi adat istiadat secara praktis. Platform digital ini sekaligus menyiarkan praktik-praktik baik pendidikan karakter agar sekolah lain dapat segera mengadopsinya.
Melalui penanaman nilai-nilai tradisi sejak dini, para siswa dapat membedakan perbuatan yang sesuai maupun melanggar norma sosial. Alhasil, anak-anak mampu membentengi diri dari pengaruh negatif pergaulan bebas melalui pemahaman adat yang kuat.
Komitmen Bersama Bikin Sekolah Aman Dan Kondusif
Akhirnya, sesi acara penyerahan murid baru ini berlangsung khidmat dengan kehadiran jajaran pejabat Pemprov Jambi dan Pemkab Muaro Jambi. Para tokoh adat, dewan guru, serta orang tua murid turut menyaksikan secara langsung prosesi bersejarah tersebut.
Kemudian, seluruh pemangku kepentingan menggelar penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan tertib. Kesepakatan tegas ini memuat komitmen bersama dalam memberantas praktik judi online di kalangan pelajar.
Selain masalah tersebut, para pihak yang hadir juga menyatakan sikap bersama menolak paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, serta terorisme di lingkungan pendidikan. Mereka sepakat memperketat pengawasan demi menjaga mentalitas dan keamanan seluruh siswa di sekolah.
Secara tegas, deklarasi tersebut menekankan penolakan keras dan aksi penangkapan terhadap keberadaan geng motor yang meresahkan masyarakat. Pada akhirnya, inisiatif SMAN 1 Muaro Jambi ini diharapkan mampu menjadi contoh penguatan pendidikan karakter di seluruh wilayah Jambi.(ar)









