Strategi Desa Bebas Api Asian Agri Cegah Karhutla Jambi

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan penghargaan Desa Bebas Api 2025–2026, dan penandatanganan komitmen program DBA 2026–2027 kepada lima desa, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Tebo.( poto: infojambi.com).

Penyerahan penghargaan Desa Bebas Api 2025–2026, dan penandatanganan komitmen program DBA 2026–2027 kepada lima desa, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Tebo.( poto: infojambi.com).

Jambi, oegopost.id – Manajemen perusahaan perkebunan terus memperkuat komitmen lingkungan bersama masyarakat untuk mengantisipasi lonjakan ancaman kebakaran lahan. Langkah nyata ini tercermin lewat optimalisasi program Desa Bebas Api Asian Agri yang digagas oleh perusahaan di wilayah Provinsi Jambi.

Pendekatan struktural yang berjalan secara konsisten kini berhasil mengubah perilaku masyarakat secara berkelanjutan dalam menjaga ekosistem desa. Program strategis ini terbukti memberikan kontribusi nyata dalam meminimalkan potensi bencana kabut asap di Kabupaten Tebo.

Sinergi yang melibatkan warga, jajaran pemerintah, serta berbagai pemangku kepentingan sukses membangun kesadaran kolektif dari tingkat bawah. Melalui skema tersebut, kemandirian masyarakat dalam menjaga wilayah dari ancaman api terus meningkat secara signifikan.

Kolaborasi Sektoral Perkuat Kemandirian Desa Tangguh

Asian Agri mengawali inisiatif mitigasi ini sejak tahun 2017 dengan merangkul tujuh desa di Kabupaten Tebo. Wilayah tersebut meliputi Desa Suo Suo, Desa Semambu, Desa Teriti, Desa Muara Sekalo, Desa Tuo Sumay, Desa Lubuk Bernai, dan Desa Lubuk Lawas.

Dua desa binaan awal, yakni Lubuk Bernai dan Lubuk Lawas, mencatatkan keberhasilan luar biasa sejak tahun 2019. Kedua wilayah ini terbukti mampu menjalankan seluruh aktivitas pencegahan kebakaran hutan dan lahan secara mandiri.

Baca Juga :  Bupati Tanjabtim Instruksikan Camat Dilarang Tinggalkan Wilayah Saat Bencana Karhutla

Kini giliran Desa Semambu yang menunjukkan prestasi serupa dengan mempertahankan status wilayah bebas kebakaran sepanjang periode pemantauan. Perusahaan mengapresiasi pencapaian tersebut melalui penyerahan penghargaan resmi pada agenda berkala di Pendopo Rumah Dinas Bupati Tebo, Minggu (6/7/2026).

Dalam momentum yang sama, lima desa lain turut menandatangani komitmen kerja sama untuk periode pelaksanaan 2026–2027. Agenda strategis tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Tebo Nazar Efendi beserta jajaran Forkopimda dan instansi terkait.

Pemanfaatan Teknologi Dukung Deteksi Dini Kebakaran

Regional Head Asian Agri Jambi, Dedy Raynold Pardede, menjelaskan bahwa dinamika perubahan iklim memicu tantangan pencegahan yang semakin berat. Fenomena alam seperti pergeseran musim kemarau menuntut kewaspadaan penuh dari seluruh elemen lapangan.

Pihaknya menyadari bahwa keberhasilan menjaga kelestarian lingkungan memerlukan kerja sama terintegrasi yang kokoh. Perusahaan, aparat keamanan, dan warga harus bergerak bersama demi memutus rantai pemicu titik panas.

“Desa Bebas Api bukan sekadar sebuah program, tetapi upaya membangun budaya pencegahan kebakaran yang mengakar di tengah masyarakat,” ujar Dedy menegaskan.

Guna memaksimalkan pengawasan, manajemen menerapkan pemantauan titik panas secara berkala menggunakan perangkat teknologi modern. Tim di lapangan mengoperasikan armada drone untuk mempercepat proses deteksi dini di area terpencil.

Baca Juga :  Gubernur Jambi Ajak Mahasiswa Unja Aktif dalam Pencegahan Karhutla di Ekosistem Gambut

Perusahaan juga membekali Masyarakat Peduli Api (MPA) dengan rangkaian pelatihan teknis serta patroli terpadu yang terjadwal. Kolaborasi ini memperkuat semangat gotong royong warga dalam mengamankan ruang hidup mereka.

Apresiasi Pemerintah Terhadap Komitmen Insentif Lingkungan

Wakil Bupati Tebo, Nazar Efendi, mengapresiasi konsistensi jangka panjang perusahaan dalam mengawal kelestarian wilayah teritorialnya. Menurut beliau, Kabupaten Tebo memiliki area hutan dan perkebunan luas yang sangat rentan terhadap ancaman kekeringan.

Pemerintah daerah menilai langkah edukasi pembukaan lahan tanpa membakar menjadi solusi jangka panjang yang sangat efektif. Skema insentif dalam program ini juga terbukti memicu kompetisi positif antar-desa untuk menjaga wilayah masing-masing.

“Pencegahan jauh lebih baik daripada pemadaman, sehingga kolaborasi seperti ini harus terus diperkuat,” tutur Nazar saat memberikan sambutan.

Kepala Desa Semambu, Heriantoni, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan fasilitas dan dana stimulus dari program ini. Penghargaan ini menjadi suntikan motivasi bagi seluruh warga untuk memperketat penjagaan lingkungan.

Pihak desa akan mengalokasikan insentif sebesar Rp50 juta tersebut sepenuhnya untuk membiayai operasional posko pencegahan kebakaran. Warga berharap jalinan kemitraan produktif ini dapat terus berlanjut demi kenyamanan lingkungan bersama di masa depan.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kanwil Kemenkum Jambi Ikuti Pendalaman Materi Perancang Peraturan Perundang-Undangan
Patroli Terpadu Gajah Tebo: Sinergi Polda Jambi Amankan Kawasan Konservasi dari Karhutla
Petugas Gabungan Bagikan Masker Antisiapsi Kabut Asap di Bungo
Dishub Bungo Evaluasi Juru Parkir yang Menunggak Setoran di Muara Bungo
Bupati Merangin Apresiasi Komitmen Warga Durian Rambun Menjaga Hutan Adat
UNJA Dorong Kebijakan Kelurahan Sehat Maslahat Tahtul Yaman
Wagub Jambi dan Wamen LH Cek Penanganan Karhutla Tanjung Jabung Timur
MTsN 1 Kota Sungai Penuh Dominasi Juara KOMPAS Jenjang MTs
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 20:01 WIB

Kanwil Kemenkum Jambi Ikuti Pendalaman Materi Perancang Peraturan Perundang-Undangan

Minggu, 6 September 2026 - 19:52 WIB

Patroli Terpadu Gajah Tebo: Sinergi Polda Jambi Amankan Kawasan Konservasi dari Karhutla

Minggu, 6 September 2026 - 16:48 WIB

Petugas Gabungan Bagikan Masker Antisiapsi Kabut Asap di Bungo

Minggu, 6 September 2026 - 16:44 WIB

Dishub Bungo Evaluasi Juru Parkir yang Menunggak Setoran di Muara Bungo

Minggu, 6 September 2026 - 16:24 WIB

UNJA Dorong Kebijakan Kelurahan Sehat Maslahat Tahtul Yaman

Berita Terbaru