Gubernur Jambi Ajak Mahasiswa Unja Aktif dalam Pencegahan Karhutla di Ekosistem Gambut

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jambi Al Haris saat menyampaikan materi dalam kuliah umum antisipasi dan mitigasi kebakaran hutan dan lahan di Gedung Unifac Universitas Jambi, Rabu (10/6/2026).poto : jambiprima.com

Gubernur Jambi Al Haris saat menyampaikan materi dalam kuliah umum antisipasi dan mitigasi kebakaran hutan dan lahan di Gedung Unifac Universitas Jambi, Rabu (10/6/2026).poto : jambiprima.com

Jambi, oegopost.id – Gubernur Jambi Al Haris mengajak mahasiswa Universitas Jambi (Unja) untuk aktif mengambil peran dalam pencegahan karhutla Jambi ekosistem gambut.

Ia menekankan bahwa mahasiswa memiliki posisi penting dalam menyebarkan edukasi lingkungan kepada masyarakat, terutama di wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan.

Al Haris menyampaikan ajakan itu saat menjadi narasumber kuliah umum bertema antisipasi dan mitigasi kebakaran hutan dan lahan pada ekosistem gambut.

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Unifac Universitas Jambi, Rabu (10/6/2026).

Rektor Universitas Jambi Helmi membuka acara tersebut. Kapolda Jambi Krisno H. Siregar dan Danrem 042/Garuda Putih Nyamin juga hadir sebagai pemateri dalam kegiatan itu.

Mahasiswa Jadi Agen Edukasi Lingkungan

Dalam pemaparannya, Al Haris menegaskan bahwa penanganan karhutla tidak bisa hanya bergantung pada aparat. Ia meminta seluruh elemen, termasuk mahasiswa, ikut terlibat aktif dalam pencegahan.

Ia mendorong mahasiswa Unja memanfaatkan kegiatan seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN), praktik lapangan, dan aktivitas sosial di daerah masing-masing.

Baca Juga :  Wabup Merangin Hadiri Pembukaan Jamda IX Jambi 2026, Dorong Pramuka Perkuat Karakter dan Kepemimpinan

Melalui kegiatan itu, mahasiswa dapat langsung mengedukasi masyarakat tentang bahaya pembakaran lahan.

Menurutnya, mahasiswa memiliki jangkauan luas dan dapat membantu memperkuat kesadaran masyarakat dari tingkat desa hingga kota.

Karhutla Ganggu Banyak Sektor Kehidupan

Al Haris menyoroti dampak karhutla yang tidak hanya merusak lingkungan. Ia menjelaskan bahwa asap kebakaran mengganggu kesehatan masyarakat, menghambat proses belajar, dan mengganggu aktivitas transportasi.

Ia meminta masyarakat memahami bahwa dampak karhutla bersifat luas dan langsung memengaruhi kehidupan sehari-hari. Karena itu, ia menekankan pentingnya pencegahan sejak awal.

Gubernur Jambi itu juga mengingatkan pentingnya menjaga ekosistem gambut. Ia menjelaskan bahwa gambut berfungsi sebagai penyimpan karbon dan penyeimbang ekosistem lingkungan.

Ia mendorong generasi muda memahami fungsi gambut agar lebih peduli terhadap risiko kerusakan lingkungan.

Pemerintah Provinsi Jambi juga mengembangkan modul pembelajaran lingkungan yang digunakan di tingkat SMA dan SMK untuk memperkuat edukasi sejak dini.

Baca Juga :  Laboratorium Terpadu UNJA Jalani Asesmen Surveilans ISO 17025, Perkuat Standar Internasional Riset

Pemerintah Dorong Pembukaan Lahan Tanpa Bakar

Al Haris menegaskan pemerintah tidak melarang masyarakat mengelola lahan pertanian. Namun, ia menolak praktik pembukaan lahan dengan cara membakar karena dapat memicu kebakaran besar, terutama di kawasan gambut.

Sebagai solusi, Pemerintah Provinsi Jambi menjalankan program Pembukaan Lahan Tanpa Bakar (PLTB). Program ini membantu petani membuka lahan dengan cara yang lebih aman dan ramah lingkungan.

Di akhir kegiatan, Al Haris mengajak seluruh pihak memperkuat kerja sama untuk menekan potensi karhutla di Jambi. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, kampus, mahasiswa, dan masyarakat menjadi kunci utama pencegahan.

Ia menegaskan bahwa pencegahan jauh lebih efektif dibanding penanganan setelah kebakaran terjadi. Ia juga berharap mahasiswa ikut aktif menyebarkan kesadaran lingkungan di tengah masyarakat.

“Kita lebih memilih mencegah daripada bertindak ketika api sudah terjadi,” ujar Al Haris.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0416/Bute Pasang Jendela Rumah Maskur Hanapi di Bungo
Wali Kota Alfin Sampaikan Rancangan KUA-PPAS APBD 2027 Sungai Penuh
BPBD Tebo Usulkan Pembangunan Pengaman Tebing Sungai Batanghari
Pangdam XX TIB Resmi Menutup Karya Bakti Skala Besar di Sarolangun
DPRD Jambi Desak Kejelasan Status Penambangan Emas Tanpa Izin
Kanwil Kemenkum Jambi Ikuti Sosialisasi PNBP Layanan Merek Terbaru
Peksimida Jambi 2026 Resmi Ditutup, Ini Daftar Lengkap Juara 1 Utusan Nasional
Hesti Haris Dorong Perajin Muda Jambi Lewat Pelatihan Batik Kontemporer
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:00 WIB

Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0416/Bute Pasang Jendela Rumah Maskur Hanapi di Bungo

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:29 WIB

Wali Kota Alfin Sampaikan Rancangan KUA-PPAS APBD 2027 Sungai Penuh

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:55 WIB

BPBD Tebo Usulkan Pembangunan Pengaman Tebing Sungai Batanghari

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:00 WIB

Pangdam XX TIB Resmi Menutup Karya Bakti Skala Besar di Sarolangun

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:00 WIB

DPRD Jambi Desak Kejelasan Status Penambangan Emas Tanpa Izin

Berita Terbaru