Sungai Penuh, oegopost.id – Penataan Jalan M Yamin menjadi salah satu program yang disiapkan Pemerintah Kota Sungai Penuh untuk memperbaiki kawasan perdagangan di sekitar Pasar Tanjung Bajure. Pemerintah ingin menghadirkan lingkungan pasar yang lebih tertib, nyaman, dan rapi bagi masyarakat.
Rencana tersebut mencakup perbaikan jalan serta pembangunan trotoar di sepanjang Jalan M Yamin. Pemerintah juga akan mengembalikan fungsi trotoar sebagai jalur pejalan kaki sehingga pedagang tidak lagi memanfaatkannya untuk berjualan.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Sungai Penuh, Jumadil, mengatakan pemerintah memasukkan program itu sebagai bagian dari upaya menciptakan kawasan pasar yang lebih representatif.
Menurutnya, kondisi trotoar saat ini sudah banyak mengalami kerusakan. Karena itu, pemerintah menilai perbaikan infrastruktur perlu segera masuk dalam agenda pembangunan daerah.
Menunggu Dukungan Anggaran
Jumadil menjelaskan pemerintah masih menunggu ketersediaan anggaran sebelum memulai proyek tersebut. Setelah anggaran tersedia, pemerintah menargetkan pekerjaan dapat dimulai pada 2026 atau paling lambat 2027.
“Penataan kawasan ini akan kita lakukan jika anggaran sudah tersedia. Harapannya bisa segera direalisasikan agar kondisi lingkungan pasar lebih tertata,” kata Jumadil, Selasa (23/6/2026).
Pemerintah menempatkan Jalan M Yamin sebagai salah satu kawasan strategis di Kota Sungai Penuh. Setiap hari, kawasan ini menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat dan mendukung perputaran perdagangan lokal.
Karena peran tersebut, pemerintah ingin menghadirkan fasilitas yang memadai untuk menunjang mobilitas warga. Infrastruktur yang baik juga dapat membantu kelancaran aktivitas jual beli di kawasan pasar.
Fokus pada Kenyamanan dan Ketertiban
Selain memperbaiki jalan, pemerintah juga ingin meningkatkan kualitas trotoar agar masyarakat dapat berjalan dengan aman dan nyaman. Langkah ini sekaligus memperkuat fungsi ruang publik di kawasan perdagangan.
Pemerintah berharap penataan kawasan mampu mengurangi kesemrawutan yang selama ini sering muncul di sekitar Pasar Tanjung Bajure. Kawasan yang lebih tertata juga dapat meningkatkan kenyamanan pedagang dan pengunjung.
Tidak hanya itu, pemerintah juga menargetkan peningkatan estetika kota melalui proyek tersebut. Penataan kawasan pasar diharapkan dapat menciptakan wajah kota yang lebih rapi dan menarik.
Jumadil menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya mengejar aspek keindahan kawasan. Pemerintah juga ingin mendukung aktivitas ekonomi masyarakat melalui lingkungan pasar yang lebih tertib.
“Selain meningkatkan estetika kota, proyek ini juga di harapkan mampu mendukung kelancaran aktivitas perdagangan serta menciptakan lingkungan pasar yang lebih aman dan teratur,” ujarnya.
Melalui penataan Jalan M Yamin, Pemkot Sungai Penuh ingin memperkuat fungsi Pasar Tanjung Bajure sebagai pusat perdagangan masyarakat. Pemerintah berharap kawasan tersebut dapat menjadi lokasi yang lebih nyaman bagi pedagang, pembeli, maupun pejalan kaki.(ar)









