Jambi, oegopost.id – Jalan khusus batu bara di Provinsi Jambi sepanjang 77 kilometer hampir rampung dan segera memasuki tahap operasional.
Pemerintah Provinsi Jambi kini memusatkan perhatian pada penyusunan mekanisme penggunaan agar jalur tersebut bisa segera difungsikan untuk mengalihkan angkutan batu bara dari jalan umum.
Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan bahwa pembangunan ruas jalan tersebut telah mencapai sekitar 77 kilometer yang siap digunakan.
Ia menegaskan pemerintah daerah kini menyusun sistem operasional sebelum membuka jalur tersebut untuk kendaraan angkutan.
Al Haris juga menyoroti pentingnya pengaturan terminal angkutan batu bara yang berada di kawasan Tenam. Ia menjelaskan bahwa sistem distribusi perlu tertata agar tidak lagi membebani jalan umum.
“Sudah ada 77 kilometer yang siap. Kita tinggal atur mekanisme operasional karena terminalnya di Tenam,” ujar Al Haris.
Pemprov Jambi Susun Mekanisme Operasional
Pemerintah Provinsi Jambi menggelar rapat teknis untuk merumuskan pola penggunaan jalan khusus tersebut. Pemerintah menargetkan aturan operasional segera selesai agar jalur bisa diuji coba dalam waktu dekat.
Pemprov Jambi juga menyiapkan skema uji coba penggunaan jalan untuk memastikan sistem berjalan efektif. Pemerintah ingin memastikan seluruh mekanisme bekerja sebelum mengalihkan seluruh angkutan batu bara dari jalan umum.
Langkah ini dilakukan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas yang selama ini terjadi di jalur utama pengangkutan batu bara.
Truk Batu Bara Masih Gunakan Jalan Umum
Selama ini, truk pengangkut batu bara masih melintas di sejumlah ruas jalan umum yang padat. Aktivitas tersebut terjadi di kawasan Muara Tembesi dan Debak yang sering mengalami kepadatan lalu lintas.
Pemerintah daerah menilai kondisi tersebut mengganggu arus kendaraan masyarakat dan meningkatkan risiko kemacetan. Karena itu, pemerintah mempercepat penyelesaian jalan khusus sebagai solusi utama.
Dengan hampir rampungnya proyek ini, pemerintah menargetkan seluruh armada angkutan batu bara beralih ke jalur khusus.
Jalur Mandiangin–Tenam Hampir Selesai
Pemantauan di lapangan menunjukkan pembangunan jalur dari Mandiangin, Kabupaten Sarolangun, hingga Tenam, Kabupaten Batanghari, hampir selesai. Pemerintah daerah mencatat progres pembangunan berjalan sesuai rencana.
Namun, pemerintah masih menangani satu kendala teknis pada ruas yang melintasi kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI) Samhutani di wilayah Mandiangin.
Pemerintah Provinsi Jambi telah melakukan komunikasi dengan pihak pengelola HTI. Pihak tersebut menyetujui akses jalan, sementara pemerintah melanjutkan proses administrasi dan teknis.
Gubernur Al Haris menegaskan pemerintah menargetkan penyelesaian penuh agar jalan khusus ini segera berfungsi optimal. Ia menilai jalur tersebut akan mengurangi beban jalan umum secara signifikan.
Pemprov Jambi juga menargetkan sistem transportasi batu bara menjadi lebih tertata setelah jalur ini beroperasi. Pemerintah berharap pengaturan ini meningkatkan keselamatan dan kelancaran lalu lintas di wilayah Jambi.(ar)









