Gubernur Jambi Salurkan Beras Cadangan Pangan untuk Korban Banjir dan Longsor di Sarolangun

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jambi Al Haris menyalurkan beras cadangan pangan milik Pemerintah Provinsi Jambi kepada warga yang terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Sarolangun.( ilustrasi poto : chatGPT)

Gubernur Jambi Al Haris menyalurkan beras cadangan pangan milik Pemerintah Provinsi Jambi kepada warga yang terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Sarolangun.( ilustrasi poto : chatGPT)

Jambi, oegopost.id – Gubernur Jambi Al Haris menyalurkan beras cadangan pangan milik Pemerintah Provinsi Jambi kepada warga yang terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Sarolangun.

Penyerahan bantuan berlangsung secara simbolis di Kantor Camat Batin VIII, Sabtu (13/6/2026), sebagai langkah mempercepat penanganan pascabencana.

Pemerintah Provinsi Jambi mengirim 10.189 kilogram atau sekitar 10,2 ton beras untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Pemerintah mengarahkan bantuan itu kepada warga di Kecamatan Batin VIII, Sarolangun, Pauh, dan Mandiangin.

Dalam kegiatan tersebut, Al Haris hadir bersama Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, Ketua DPRD Kabupaten Sarolangun, serta jajaran pejabat Pemerintah Provinsi Jambi.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi Johansyah, Kepala Dinas Sosdukcapil Provinsi Jambi Edi Kusmiran, Kepala BPBD, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi Ariansyah, dan Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Jambi Bustanul Aripin juga mengikuti agenda penyaluran.

Pemprov Jambi Tindak Lanjuti Usulan Bantuan

Al Haris menjelaskan Pemerintah Provinsi Jambi menyalurkan bantuan setelah menerima usulan dari Pemerintah Kabupaten Sarolangun. Pemerintah kabupaten mengajukan permohonan pada Mei 2026 setelah banjir melanda wilayah tersebut pada akhir April.

Baca Juga :  Proses Pergantian Sekda Jambi Dimulai, BKPSDMD Susun Tahapan Seleksi

Al Haris mengatakan pemerintah harus menyelesaikan tahapan administrasi sebelum mengirim bantuan ke daerah terdampak. Karena itu, pemerintah baru menyalurkan bantuan pada Juni.

Ia menegaskan pemerintah daerah akan melanjutkan distribusi kepada masyarakat penerima. Menurutnya, penyaluran yang cepat dan tepat sasaran dapat membantu kebutuhan dasar warga selama masa pemulihan.

Al Haris menegaskan pemerintah tidak hanya memakai beras cadangan pangan untuk penanganan bencana alam. Pemerintah juga dapat memanfaatkan stok tersebut untuk daerah rawan pangan dan menjaga kestabilan saat harga beras meningkat.

Menurut Al Haris, pemerintah daerah perlu memiliki aturan yang jelas agar penggunaan cadangan pangan berjalan lebih cepat dan tertib. Karena itu, ia meminta pemerintah daerah bersama DPRD segera menyusun peraturan daerah mengenai penggunaan Cadangan Pangan Pemerintah atau CPP.

Ia menilai keberadaan perda akan membantu pemerintah mempercepat pengalokasian bantuan sekaligus menjaga ketertiban administrasi.

Gubernur Dorong Percepatan Gudang Bulog

Al Haris juga menyoroti pentingnya menjaga ketersediaan stok beras di gudang Bulog. Ia menyebut stok beras di Sarolangun mencapai sekitar 80 ton.

Baca Juga :  DPRD Sungai Penuh Pelajari Tata Kelola Pemerintahan Muaro Jambi

Namun, pemerintah masih menghadapi kendala administrasi dan penyesuaian harga dalam proses distribusi. Untuk mempercepat penyaluran pada masa mendatang, Al Haris meminta pemerintah daerah memastikan ketersediaan lahan untuk pembangunan gudang Bulog permanen di Sarolangun.

Selain memperkuat kebutuhan lokal, pemerintah juga menyiapkan sebagian cadangan untuk membantu wilayah lain yang membutuhkan. Pemerintah tetap mempertahankan sebagian stok di Sarolangun guna memperkuat ketahanan pangan daerah.

Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jambi atas dukungan yang diberikan kepada masyarakat terdampak bencana.

Menurut Gerry, bantuan dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi dapat membantu sekitar 6.000 jiwa di empat kecamatan penerima.

Ia juga menyampaikan bahwa data sementara masih menunjukkan tujuh kecamatan di Kabupaten Sarolangun terdampak banjir. Karena itu, pemerintah daerah berharap pemerintah provinsi dapat memperluas jangkauan bantuan ke wilayah lain.

Bagi masyarakat yang masih menjalani masa pemulihan, bantuan pangan menjadi kebutuhan penting. Kehadiran pemerintah melalui distribusi yang cepat dan dukungan logistik diharapkan membantu warga kembali menjalankan aktivitas secara bertahap.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPJS Ketenagakerjaan Batang Hari Serahkan Santunan JKM Rp42 Juta dan Gelar Penanaman Pohon di Muara Singoan
Jasa Raharja Muara Bungo Serahkan Santunan dan Perkuat Sinergi di Kerinci
Gubernur Al Haris Lepas Kontingen Jambi ke PESPARAWI Nasional XIV 2026
Kanwil Kementerian Hukum Jambi Dorong Revisi UU Perlindungan Anak Lebih Adaptif
Polres Tanjab Barat Gelar Bakti Kesehatan di Parit Sapat, 197 Warga Terlayani
Jenazah Alaka Dwi Pranata Dimakamkan Hari Ini, Keluarga Masih Berduka
Jambi Perkuat SPAM Lewat Kerja Sama JICA dan OMWB
SKK Migas–PetroChina Latih UMKM Tanjabbar, Dorong Naik Kelas dan Mandiri
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:00 WIB

Gubernur Jambi Salurkan Beras Cadangan Pangan untuk Korban Banjir dan Longsor di Sarolangun

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:08 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Batang Hari Serahkan Santunan JKM Rp42 Juta dan Gelar Penanaman Pohon di Muara Singoan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:00 WIB

Jasa Raharja Muara Bungo Serahkan Santunan dan Perkuat Sinergi di Kerinci

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:00 WIB

Gubernur Al Haris Lepas Kontingen Jambi ke PESPARAWI Nasional XIV 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:00 WIB

Kanwil Kementerian Hukum Jambi Dorong Revisi UU Perlindungan Anak Lebih Adaptif

Berita Terbaru