Tanam Perdana Padi Modern PM-AAS Dimulai di Tanjabbar, Dorong Pertanian Digital

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Tanjabbar, Firdaus Khatab, mewakili Bupati dalam kegiatan tanam perdana pada Rabu (10/6/2026).( poto : infojambi.com )

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Tanjabbar, Firdaus Khatab, mewakili Bupati dalam kegiatan tanam perdana pada Rabu (10/6/2026).( poto : infojambi.com )

Tanjab Barat, oegopost.id – Tanam perdana padi modern PM-AAS resmi dimulai di Desa Rawa Medang, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi.

Program ini membawa langkah awal perubahan besar dari pola pertanian tradisional menuju sistem pertanian berbasis teknologi digital di daerah tersebut.

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat langsung menyatakan dukungan penuh terhadap program ini.

Pemerintah daerah mendorong percepatan modernisasi sektor pertanian agar petani mampu meningkatkan efisiensi dan daya saing.

Pemkab Tanjabbar Dorong Perubahan Sistem Pertanian

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Tanjabbar, Firdaus Khatab, mewakili Bupati dalam kegiatan tanam perdana pada Rabu (10/6/2026). Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terus memperkuat arah pembangunan pertanian modern.

Firdaus menjelaskan bahwa Tanjabbar selama ini berperan sebagai salah satu lumbung pangan penting di Provinsi Jambi. Ia menilai program PM-AAS mampu memperkuat posisi tersebut melalui peningkatan produktivitas dan efisiensi kerja petani.

Data makro tahun 2025 mencatat produksi gabah Tanjabbar mencapai 39.263 ton dengan produktivitas rata-rata 4,579 ton per hektare. Pemerintah daerah terus mendorong peningkatan angka tersebut melalui berbagai inovasi pertanian.

Dinas terkait juga mencatat luas lahan baku sawah mencapai sekitar 6.220 hektare berdasarkan pembaruan data ATR/BPN. Kondisi ini memberikan ruang besar bagi pengembangan pertanian modern di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Jadwal Pemadaman Listrik PLN di Sumatera, Ini Wilayah Terdampak

Kecamatan Batang Asam memiliki sekitar 1.016 hektare sawah yang tersebar di lima desa. Desa Rawa Medang mengelola sekitar 470 hektare lahan produktif yang menjadi fokus utama program PM-AAS.

PM-AAS Jadi Proyek Percontohan Pertanian Modern Nasional

Kementerian Pertanian Republik Indonesia menjalankan program PM-AAS sebagai proyek percontohan untuk mempercepat digitalisasi sektor pangan nasional. Pemerintah pusat memilih Tanjung Jabung Barat sebagai lokasi implementasi di Provinsi Jambi.

Pemerintah pusat menunjuk wilayah ini karena memiliki dukungan irigasi teknis yang relatif baik. Kondisi tersebut mendukung penerapan sistem pertanian modern secara lebih optimal.

Tim teknis lebih dulu menguji program ini melalui demplot seluas 2 hektare di Desa Rawa Medang. Setelah uji coba berhasil, pelaksana program memperluas area tanam hingga sekitar 100 hektare pada tahap awal.

Program PM-AAS menghadirkan berbagai dukungan untuk kelompok tani. Pemerintah menyalurkan bantuan berupa pengolahan lahan, benih unggul, pupuk kimia, dolomit, dan alat mesin pertanian.

BRMP Jambi, melalui Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian, mendampingi langsung pelaksanaan program di lapangan. Direktur Wilayah BRMP Jambi, Yunimar, menekankan pentingnya mekanisasi untuk menekan biaya produksi dan mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manual.

Baca Juga :  Uji Jasmani Akpol Polda Jambi Uji 38 Calon Taruna

Ia juga mendorong penerapan sistem tanam benih langsung (Tabela) untuk meningkatkan hasil panen. BRMP menargetkan produktivitas bisa mencapai hingga 10 ton per hektare jika petani menjalankan sistem ini secara konsisten.

Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Program

Pemerintah daerah melibatkan berbagai pihak dalam pelaksanaan PM-AAS. Kementerian Pertanian, BRMP Jambi, Perum Bulog, PT Pupuk Indonesia, penyuluh pertanian, serta pemerintah desa bekerja bersama dalam program ini.

Perum Bulog dan PT Pupuk Indonesia Wilayah Jambi ikut mendukung rantai pasok pertanian di lapangan. Para penyuluh pertanian juga aktif mendampingi petani dan menyelesaikan kendala teknis selama proses implementasi.

Kelompok tani di Batang Asam turut berperan aktif dalam diskusi teknis untuk menyamakan strategi pelaksanaan program.

Para pejabat daerah dan instansi terkait turun langsung ke sawah untuk melakukan penanaman bibit secara simbolis. Aksi ini menandai komitmen bersama dalam membangun sistem pertanian modern berbasis teknologi.

Pemerintah Kabupaten Tanjabbar menargetkan program ini mampu mempercepat swasembada pangan dan meningkatkan pendapatan petani secara berkelanjutan. Pemerintah juga mendorong agar sistem ini menjadi model pertanian modern di daerah lain di Jambi.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jasa Raharja Muara Bungo Serahkan Santunan dan Perkuat Sinergi di Kerinci
Gubernur Al Haris Lepas Kontingen Jambi ke PESPARAWI Nasional XIV 2026
Kanwil Kementerian Hukum Jambi Dorong Revisi UU Perlindungan Anak Lebih Adaptif
Polres Tanjab Barat Gelar Bakti Kesehatan di Parit Sapat, 197 Warga Terlayani
Jenazah Alaka Dwi Pranata Dimakamkan Hari Ini, Keluarga Masih Berduka
Jambi Perkuat SPAM Lewat Kerja Sama JICA dan OMWB
SKK Migas–PetroChina Latih UMKM Tanjabbar, Dorong Naik Kelas dan Mandiri
Pinang Betara Terima Sertifikat IG, Tanjab Barat Perkuat Identitas Komoditas Unggulan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:00 WIB

Jasa Raharja Muara Bungo Serahkan Santunan dan Perkuat Sinergi di Kerinci

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:00 WIB

Gubernur Al Haris Lepas Kontingen Jambi ke PESPARAWI Nasional XIV 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:00 WIB

Kanwil Kementerian Hukum Jambi Dorong Revisi UU Perlindungan Anak Lebih Adaptif

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:00 WIB

Polres Tanjab Barat Gelar Bakti Kesehatan di Parit Sapat, 197 Warga Terlayani

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:00 WIB

Jambi Perkuat SPAM Lewat Kerja Sama JICA dan OMWB

Berita Terbaru