Penyuluhan Kenakalan Remaja di Jambi: Siswa SMK Kesehatan Dibekali Psikologi, Hukum, dan Agama

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 30 siswa mengikuti kegiatan yang berlangsung pada Selasa (9/6/2026) di Gedung SMK Kesehatan Fania Salsabila, kawasan Mayang, Kota Jambi.( poto : tribunjambi.com )

Sebanyak 30 siswa mengikuti kegiatan yang berlangsung pada Selasa (9/6/2026) di Gedung SMK Kesehatan Fania Salsabila, kawasan Mayang, Kota Jambi.( poto : tribunjambi.com )

Jambi, oegopost.id – Di tengah derasnya arus media sosial dan tantangan pergaulan, penyuluhan kenakalan remaja menjadi perhatian penting dalam pembinaan siswa di SMK Kesehatan Fania Salsabila Kota Jambi.

Puluhan pelajar jurusan keperawatan mengikuti kegiatan edukasi yang membahas pembentukan karakter remaja.

Sebanyak 30 siswa mengikuti kegiatan yang berlangsung pada Selasa (9/6/2026) di Gedung SMK Kesehatan Fania Salsabila, kawasan Mayang, Kota Jambi.

Kegiatan ini mengangkat tema “Remaja Hebat Tanpa Kenakalan: Kenali Diri, Pahami Hukum, Dekat dengan Agama”.

Komunitas RAKIT Jambi (Ruang Aksi Kolaborasi dan Literasi Jambi) menginisiasi kegiatan ini sebagai bagian dari pengabdian masyarakat.

Sejumlah dosen dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi terlibat langsung sebagai pemateri.

Kepala SMK Kesehatan Fania Salsabila, Arvandi, menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menilai penyuluhan ini membantu siswa memahami realitas sosial yang mereka hadapi, terutama di era digital yang serba cepat.

Arvandi menegaskan sekolah perlu terus bekerja sama dengan perguruan tinggi untuk memperkuat pendidikan karakter. Ia menilai kolaborasi ini memberikan dampak langsung bagi perkembangan sikap siswa di sekolah.

Baca Juga :  UIN STS Jambi Pastikan UM-PTKIN 2026 Berjalan Lancar hingga Hari Terakhir

Psikologi Remaja: Masa Pencarian Jati Diri

Dosen Psikologi Fakultas Dakwah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Afriansyah, M.Si., membuka sesi materi dengan membahas fase remaja sebagai masa pencarian jati diri.

Ia menjelaskan bahwa remaja sering menghadapi kebingungan dalam mengambil keputusan. Kondisi itu membuat mereka rentan mengikuti pengaruh teman sebaya tanpa pertimbangan matang.

Afriansyah mengingatkan siswa untuk berpikir lebih jauh sebelum bertindak. Ia menekankan bahwa keputusan yang terburu-buru dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Pada sesi berikutnya, dosen Fakultas Syariah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Dr. Anggi Purnama Harahap, M.H., membahas aspek hukum yang sering luput dari perhatian remaja.

Ia menjelaskan bahwa pelaku di bawah usia 18 tahun tetap bisa terkena proses hukum. Sistem peradilan pidana anak di Indonesia memang memberikan perlakuan khusus, tetapi tidak menghapus pertanggungjawaban hukum.

Baca Juga :  MAN IC Serpong Jadi Madrasah IB Pertama di Indonesia

Anggi mengingatkan siswa agar tidak menganggap remeh pelanggaran hukum. Ia menegaskan setiap tindakan memiliki konsekuensi yang harus dipahami sejak dini.

Peran Agama dalam Membentuk Pergaulan Remaja

Dosen Fakultas Ushuluddin UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Akbar Imanuddin, M.Ud., menutup sesi materi dengan menekankan pentingnya nilai agama dalam kehidupan remaja.

Ia mengajak siswa menjadikan agama sebagai pedoman dalam menentukan sikap dan memilih lingkungan pergaulan. Menurutnya, lingkungan sangat memengaruhi pembentukan karakter seseorang.

Akbar menegaskan bahwa pergaulan yang baik membantu remaja tumbuh lebih positif dan terarah. Sebaliknya, lingkungan yang buruk dapat membawa dampak negatif.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab. Para siswa aktif membahas berbagai persoalan, mulai dari pergaulan remaja, media sosial, hingga tantangan di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Komunitas RAKIT Jambi menilai antusiasme tersebut menunjukkan kebutuhan besar akan edukasi karakter yang menyeluruh. Siswa tidak hanya membutuhkan pembelajaran akademik, tetapi juga pembinaan mental, hukum, dan spiritual.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Jambi Perkuat Pemenuhan Hak Anak Jambi Lewat Pendidikan Inklusif dan Penguatan Keluarga
Bunda PAUD Jambi Dorong Deteksi Dini Disleksia Anak Saat Tinjau MPLS
Pascasarjana UNJA Mantapkan Pengukuran CPL dan Kurikulum OBE
KSR PMI UNJA Gelar Lomba Ketangkasan Palang Merah ke-10 Tahun 2026
14 Mahasiswa Bersaing Ketat di Grand Final Duta Kampus UNJA 2026
Gubernur Al Haris Apresiasi Penyerahan Murid Baru Secara Adat Jambi
Gubernur Al Haris Buka PKKMB Poltekkes Kemenkes Jambi 2026 dan Soroti Peluang Kerja Tenaga Kesehatan
Kapolda dan Danrem Buka Pendidikan Bintara Polri 2026 di SPN Polda Jambi
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:00 WIB

Pemprov Jambi Perkuat Pemenuhan Hak Anak Jambi Lewat Pendidikan Inklusif dan Penguatan Keluarga

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:30 WIB

Bunda PAUD Jambi Dorong Deteksi Dini Disleksia Anak Saat Tinjau MPLS

Kamis, 23 Juli 2026 - 02:30 WIB

Pascasarjana UNJA Mantapkan Pengukuran CPL dan Kurikulum OBE

Kamis, 23 Juli 2026 - 01:00 WIB

KSR PMI UNJA Gelar Lomba Ketangkasan Palang Merah ke-10 Tahun 2026

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:30 WIB

14 Mahasiswa Bersaing Ketat di Grand Final Duta Kampus UNJA 2026

Berita Terbaru

Bupati Merangin M. Syukur menyampaikan sambutan saat kegiatan Subuh Keliling (Subling) di Masjid Al-Muhajirin, Kecamatan Bangko. (poto: jambiprima.com).

Daerah

Pemkab Merangin Berpeluang Raih Bantuan Jalan Rp100 Miliar

Jumat, 24 Jul 2026 - 22:00 WIB