Jambi, oegopost.id – PAGUJATI di Jambi hadir untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah dan pelaku usaha penyedia layanan internet. Forum ini menargetkan percepatan transformasi digital melalui penataan infrastruktur dan penguatan ekosistem teknologi di daerah.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jambi, Ariyansyah, bersama Wali Kota Maulana, menyambut pembentukan PAGUJATI. Mereka menilai forum tersebut dapat memperkuat hubungan antara regulator dan penyedia layanan internet di 11 kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.
Maulana mengatakan pemerintah membutuhkan ruang komunikasi yang mampu mempercepat penyelesaian persoalan sektor telekomunikasi. Menurutnya, kolaborasi yang kuat akan mendukung pembangunan kota yang lebih modern dan tertata.
“Pemerintah mendukung kehadiran PAGUJATI sebagai forum komunikasi yang memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha. Penataan infrastruktur telekomunikasi menjadi bagian penting untuk mewujudkan Kota Jambi yang lebih modern, tertata, dan nyaman,” kata Maulana.
Tol Kabel Bawah Tanah Jadi Fokus Penataan
Diskusi dalam forum banyak membahas kondisi jaringan kabel telekomunikasi yang masih terbentang di sejumlah ruas jalan kota.
Pelaku industri mengusulkan pembangunan koridor utilitas terpadu melalui konsep tol kabel bawah tanah. Sistem ini memungkinkan seluruh penyedia layanan internet menggunakan jalur yang sama.
Konsep tersebut menempatkan kabel dari berbagai operator dalam satu koridor terintegrasi. Langkah ini dapat memperbaiki tampilan kota sekaligus mempermudah pengelolaan jaringan.
Selain itu, jalur bawah tanah dapat membantu melindungi infrastruktur dari cuaca dan potensi gangguan di lapangan.
Koordinator inisiatif PAGUJATI, Almen Manihuruk, menegaskan bahwa transformasi digital membutuhkan kerja sama dari banyak pihak.
Menurut Almen, Jambi memiliki peluang besar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi digital di Sumatera. Namun, seluruh pemangku kepentingan harus bergerak bersama agar peluang tersebut dapat tercapai.
Ia menilai pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat perlu membangun koordinasi yang lebih kuat. Karena itu, PAGUJATI hadir sebagai ruang komunikasi untuk menyampaikan aspirasi dan mencari solusi bersama.
“Transformasi digital membutuhkan kerja sama lintas sektor. Karena itu diperlukan forum yang mampu menjembatani komunikasi, menyampaikan aspirasi, serta merumuskan solusi atas tantangan industri telekomunikasi dan internet di daerah,” ujar Almen.
Data Center Lokal Perkuat Kemandirian Digital
Forum juga membahas kebutuhan penguatan pusat data lokal untuk mendukung layanan digital di Jambi.
Direktur PT Global Digital Core (GDC), M Ansori, menyampaikan komitmen perusahaan membangun data center di Kota Jambi.
Ansori mengatakan fasilitas tersebut akan mendukung kebutuhan layanan digital yang terus meningkat. Data center juga dapat menyediakan akses penyimpanan data yang lebih cepat, aman, dan dekat dengan pengguna.
Peningkatan aktivitas pemerintahan, bisnis, dan masyarakat membuat kebutuhan infrastruktur digital terus bertambah. Karena itu, PAGUJATI diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah untuk mempercepat pengembangan sektor digital di Jambi.(ar)









