Hantavirus di DKI Jakarta: Penularan Antarmanusia dan Upaya Pencegahan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasus penularan Hantavirus di DKI Jakarta menjadi perhatian publik. Simak informasi mengenai penularan antarmanusia serta upaya pencegahanya.( Ilustrasi Poto : chatGPT ).

Kasus penularan Hantavirus di DKI Jakarta menjadi perhatian publik. Simak informasi mengenai penularan antarmanusia serta upaya pencegahanya.( Ilustrasi Poto : chatGPT ).

Jakarta, oegopost.id – Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat empat kasus penularan hantavirus sepanjang 2026.

Petugas kesehatan menangani seluruh pasien secara intensif, dengan tiga orang berhasil pulih dan satu orang masih menjalani pemantauan sebagai kasus suspek.

Temuan ini membuat otoritas kesehatan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit zoonosis di wilayah perkotaan.

Pihak yang Terlibat dalam Penanganan

Dinas Kesehatan DKI Jakarta berkoordinasi dengan fasilitas layanan kesehatan untuk menangani kasus ini.

Peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), termasuk Arief Mulyono dari Pusat Riset Kesehatan Masyarakat dan Gizi, menjelaskan karakteristik virus serta memberikan edukasi ilmiah kepada masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman mengenai risiko penularannya.

Tim kesehatan menemukan dan mencatat kasus ini sepanjang tahun 2026. Pemerintah kemudian memperbarui informasi pada Mei 2026 setelah melakukan pemantauan pasien dan kajian ilmiah terhadap perkembangan penyakit di lapangan.

Baca Juga :  6 Camilan Tinggi Protein Praktis yang Lagi Viral di Gaya Hidup Sehat Modern

Lokasi dan Sumber Penyebaran Virus

Hantavirus berasal dari hewan pengerat, terutama tikus liar yang hidup di sekitar permukiman, pertanian, dan area hutan.

Tikus rumah, tikus got, dan mencit liar dapat membawa virus ini. Kondisi lingkungan yang kotor dan padat meningkatkan peluang manusia terpapar virus, terutama di area gudang, rumah kosong, dan bangunan tertutup.

Dampak Kesehatan dan Risiko Penularan

Hantavirus dapat menyebabkan penyakit serius seperti Hantavirus Pulmonary Syndrome yang menyerang sistem pernapasan dan dapat berkembang menjadi gagal napas akut.

Meski demikian, peneliti BRIN menegaskan bahwa virus ini hampir tidak pernah menyebar dari manusia ke manusia dalam kondisi normal.

Penularan antarmanusia hanya terjadi dalam situasi sangat terbatas, biasanya ketika seseorang melakukan kontak sangat dekat dan lama dengan penderita pada fase akut, terutama melalui paparan cairan tubuh seperti air liur atau sekret pernapasan.

Baca Juga :  Cara Menyimpan Daging Kurban Agar Tetap Segar dan Tahan Lama

Cara Penularan dan Langkah Pencegahan

Manusia umumnya terinfeksi ketika menghirup partikel halus dari urin, feses, atau air liur tikus yang terinfeksi.

Aktivitas seperti membersihkan gudang, rumah kosong, atau ruangan tertutup tanpa perlindungan meningkatkan risiko paparan.

Untuk mencegah infeksi, masyarakat perlu menjaga kebersihan lingkungan secara rutin, menutup akses tikus ke rumah, dan menyimpan makanan dalam wadah tertutup rapat.

Saat membersihkan area yang berisiko, warga harus memakai masker dan sarung tangan serta menyemprotkan disinfektan sebelum membersihkan agar partikel tidak beterbangan di udara.

Kesimpulan

Kasus hantavirus di DKI Jakarta menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap penyakit yang berasal dari hewan.

Meskipun masyarakat perlu waspada, peneliti menilai risiko penularan antarmanusia sangat rendah.

Pengendalian tikus, kebersihan lingkungan, dan edukasi publik tetap menjadi langkah utama untuk mencegah penyebaran penyakit ini secara efektif.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

6 Camilan Tinggi Protein Praktis yang Lagi Viral di Gaya Hidup Sehat Modern
64 Peserta Ikuti Seminar LONGEVITALOGY di Muaro Bungo
Tangan Sering Kesemutan: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya
Manfaat Daun Sirih Cina untuk Kesehatan, Herbal Alami yang Semakin Populer
Kemenkes Aktifkan 51 BKK untuk Cegah Masuknya Hantavirus ke Indonesia
Tren Es Batu untuk Membersihkan Toilet Kembali Viral di Media Sosial
Kepribadian Orang yang Tidak Suka Keramaian, ini Tandanya
Cara Menyimpan Daging Kurban Agar Tetap Segar dan Tahan Lama
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:00 WIB

6 Camilan Tinggi Protein Praktis yang Lagi Viral di Gaya Hidup Sehat Modern

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:11 WIB

64 Peserta Ikuti Seminar LONGEVITALOGY di Muaro Bungo

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:00 WIB

Tangan Sering Kesemutan: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:00 WIB

Manfaat Daun Sirih Cina untuk Kesehatan, Herbal Alami yang Semakin Populer

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:00 WIB

Kemenkes Aktifkan 51 BKK untuk Cegah Masuknya Hantavirus ke Indonesia

Berita Terbaru

Pemerintah wajibkan ekspor SDA lewat BUMN DSI.( Poto : detikcom ).

Bisnis

Ekspor SDA Wajib Lewat BUMN, Aturan Baru Dikebut

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:00 WIB

UIN Jambi dan University of Wyoming siapkan kelas COIL 2026.( Poto : JambiPrima.com ).

Daerah

UIN Jambi dan Wyoming Siapkan Kelas COIL Internasional

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:00 WIB

PSM Jambi resmi dikukuhkan 2026–2030 di Korem 042.( Poto JambiPrima.com ).

Daerah

PSM Jambi Dikukuhkan, Target Cetak Atlet Berprestasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:00 WIB