Indonesia Masuk Negara dengan Risiko Bencana Tertinggi di Dunia

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BNPB menyebut Indonesia masuk peringkat tiga negara dengan risiko bencana tertinggi di dunia berdasarkan data Bank Dunia.( Poto : istimewa ).

BNPB menyebut Indonesia masuk peringkat tiga negara dengan risiko bencana tertinggi di dunia berdasarkan data Bank Dunia.( Poto : istimewa ).

Jakarta, oegopost.id – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, menyampaikan bahwa Indonesia termasuk negara dengan tingkat risiko bencana tertinggi di dunia.

Ia merujuk pada data Bank Dunia yang menempatkan Indonesia di peringkat ketiga negara dengan risiko bencana tertinggi dan peringkat keempat sebagai negara dengan paparan bencana paling besar.

Data Internasional Menunjukkan Tingginya Kerentanan Indonesia

Suharyanto menjelaskan bahwa penilaian tersebut muncul berdasarkan kondisi geografis, tingkat kerentanan wilayah, serta kepadatan penduduk.

Ia menyampaikan pernyataan itu dalam rilis resmi BNPB yang diterima pada Selasa, 12 Mei 2026.

Indonesia berada di kawasan Cincin Api Pasifik yang membuatnya rawan terhadap berbagai bencana alam.

Baca Juga :  Pemkab Bungo Tetapkan Tanggap Darurat Akibat Banjir dan Longsor

Suharyanto menegaskan bahwa kondisi ini memicu sering terjadinya gempa bumi, tsunami, dan letusan gunung api.

Selain itu, sejumlah wilayah juga menghadapi ancaman banjir dan tanah longsor yang terjadi hampir setiap tahun.

Indonesia Memiliki Potensi Alam Sekaligus Ancaman Bencana

Suharyanto menilai Indonesia memiliki kekayaan alam yang melimpah dan bentang alam yang indah. Namun, ia menegaskan bahwa kondisi tersebut juga membawa risiko besar terhadap bencana alam.

Ia menyebut Indonesia sering mendapat julukan “laboratorium bencana” dari dunia internasional karena beragam jenis bencana dapat terjadi di wilayahnya.

Ia juga membandingkan Indonesia dengan Filipina yang menempati posisi lebih tinggi dalam beberapa indikator risiko.

Baca Juga :  Kena Tilang ETLE Tapi Nggak Tahu? Ini Cara Cek Pakai STNK di HP

Filipina secara rutin menghadapi topan, sementara Indonesia memiliki jenis ancaman bencana yang lebih beragam, termasuk aktivitas vulkanik dan bencana hidrometeorologi.

Hampir Seluruh Wilayah Indonesia Memiliki Kerawanan

Suharyanto menegaskan bahwa hampir tidak ada wilayah di Indonesia yang benar-benar bebas dari risiko bencana.

Ia menjelaskan bahwa Kalimantan relatif lebih aman dari gempa bumi dan tsunami, namun wilayah tersebut tetap menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan setiap tahun.

BNPB menekankan pentingnya penguatan mitigasi, edukasi kebencanaan, dan kesiapsiagaan masyarakat.

Upaya tersebut dinilai penting untuk mengurangi dampak bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu di berbagai wilayah Indonesia.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Royalti Karya Jurnalistik Dinilai Penting untuk Menjaga Kedaulatan Digital Indonesia
Demo Mahasiswa UI di Bundaran HI Hari Ini, Bawa 5 Tuntutan ke Pemerintah
Ombudsman Soroti Maladministrasi Layanan Imigrasi WNA, Desak Perbaikan Sistem Pengaduan di Imipas
Gaji ke-13 Cair Rp15,2 Triliun, Ini Rincian Penerima PNS, TNI, Polri hingga PPPK
Kejagung Geledah Kantor BGN Usai Dadan Hindayana Dicopot dari Jabatan
Indomaret Tutup Sementara di Sejumlah Daerah, Warganet Soroti Penyebabnya
Kemnaker Buka 24 Kejuruan Vokasi Tahap 2, Pendaftaran Dibuka
Ekspor Sawit, Batu Bara, dan Ferro Alloy Wajib Lewat PT DSI Mulai 1 Juni 2026
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:51 WIB

Royalti Karya Jurnalistik Dinilai Penting untuk Menjaga Kedaulatan Digital Indonesia

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:59 WIB

Demo Mahasiswa UI di Bundaran HI Hari Ini, Bawa 5 Tuntutan ke Pemerintah

Jumat, 12 Juni 2026 - 05:00 WIB

Ombudsman Soroti Maladministrasi Layanan Imigrasi WNA, Desak Perbaikan Sistem Pengaduan di Imipas

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:00 WIB

Gaji ke-13 Cair Rp15,2 Triliun, Ini Rincian Penerima PNS, TNI, Polri hingga PPPK

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:00 WIB

Kejagung Geledah Kantor BGN Usai Dadan Hindayana Dicopot dari Jabatan

Berita Terbaru

Sepanjang Mei 2026, Provinsi Jambi membukukan nilai ekspor sebesar US$194,72 juta. Nilai itu turun 5,27 persen dari US$205,55 juta pada April 2026.( ilustrasi poto : istimewa)

Bisnis

Ekspor Batu Bara Jambi Anjlok 81,78 Persen hingga Mei 2026

Selasa, 7 Jul 2026 - 21:00 WIB