Hari Palang Merah Internasional 8 Mei 2026: Sejarah Gerakan Kemanusiaan Dunia

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hari Palang Merah Internasional 8 Mei 2026 menjadi momen mengenang sejarah lahirnya gerakan kemanusiaan dunia yang dipelopori Henry Dunant dan IFRC.( Poto :  Berita Satu.com ).

Hari Palang Merah Internasional 8 Mei 2026 menjadi momen mengenang sejarah lahirnya gerakan kemanusiaan dunia yang dipelopori Henry Dunant dan IFRC.( Poto : Berita Satu.com ).

Jakarta, oegopost.id – Dunia memperingati Hari Palang Merah Internasional setiap 8 Mei sebagai bentuk penghormatan terhadap lahirnya gerakan kemanusiaan internasional.

Pada 2026, peringatan ini jatuh pada Jumat, 8 Mei.

Momentum ini menjadi pengingat peran penting Palang Merah dan Bulan Sabit Merah dalam memberikan bantuan kemanusiaan di tengah perang, bencana, dan krisis global.

Awal Munculnya Gagasan Kemanusiaan

Gerakan Palang Merah berawal dari kepedulian Henry Dunant, seorang warga Swiss yang menyaksikan langsung korban perang di Solferino, Italia.

Ia melihat banyak korban terluka tidak mendapatkan pertolongan yang layak, lalu ia menggerakkan warga sekitar untuk membantu tanpa membedakan pihak yang bertikai.

Pengalaman tersebut kemudian ia tulis dalam buku A Souvenir of Solferino yang terbit pada 1862 dan menjadi inspirasi lahirnya gerakan kemanusiaan dunia.

Pembentukan Organisasi Palang Merah Internasional

Gagasan Henry Dunant mendorong terbentuknya Komite Internasional Palang Merah di Jenewa, Swiss.

Baca Juga :  29 Narapidana High Risk Jambi Dipindahkan ke Nusakambangan

Organisasi ini kemudian berkembang menjadi gerakan kemanusiaan yang menjangkau berbagai negara.

Setelah Perang Dunia I berakhir, negara-negara membentuk Liga Perhimpunan Palang Merah pada 1919 yang kemudian berkembang menjadi Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC).

Perkembangan Gerakan di Tingkat Dunia

Gerakan Palang Merah berkembang pesat seiring meningkatnya kebutuhan bantuan kemanusiaan di berbagai konflik dan bencana.

Organisasi ini juga memperkuat kerja sama antarnegara dalam memberikan perlindungan kepada korban perang dan masyarakat sipil.

IFRC terus menjalankan misi kemanusiaan dengan menjangkau wilayah yang terdampak krisis di seluruh dunia.

Tujuan Pembentukan Gerakan Palang Merah

Gerakan ini dibentuk untuk melindungi korban perang, termasuk tentara yang terluka, tawanan perang, dan warga sipil.

Baca Juga :  Rahasia Merebus Telur : Hasil Lembut, Mudah Dikupas, dan Anti Gagal

Palang Merah juga memastikan tenaga medis tetap netral dan tidak menjadi target serangan di medan konflik.

Selain itu, gerakan ini mendorong lahirnya Hukum Humaniter Internasional yang mengatur perlindungan kemanusiaan dalam situasi perang.

Simbol dan Identitas Kemanusiaan

Simbol Palang Merah digunakan sebagai tanda netralitas yang terinspirasi dari bendera Swiss.

Sementara itu, sejumlah negara juga menggunakan simbol Bulan Sabit Merah sesuai latar budaya masing-masing.

Kedua simbol tersebut menjadi identitas global dalam misi kemanusiaan di seluruh dunia.

Kesimpulan

Hari Palang Merah Internasional menjadi pengingat penting tentang solidaritas dan kemanusiaan global.

Gerakan yang berawal dari pengalaman Henry Dunant kini berkembang menjadi jaringan internasional yang terus membantu masyarakat di berbagai situasi darurat di seluruh dunia.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Royalti Karya Jurnalistik Dinilai Penting untuk Menjaga Kedaulatan Digital Indonesia
Demo Mahasiswa UI di Bundaran HI Hari Ini, Bawa 5 Tuntutan ke Pemerintah
Ombudsman Soroti Maladministrasi Layanan Imigrasi WNA, Desak Perbaikan Sistem Pengaduan di Imipas
Gaji ke-13 Cair Rp15,2 Triliun, Ini Rincian Penerima PNS, TNI, Polri hingga PPPK
Kejagung Geledah Kantor BGN Usai Dadan Hindayana Dicopot dari Jabatan
Indomaret Tutup Sementara di Sejumlah Daerah, Warganet Soroti Penyebabnya
Kemnaker Buka 24 Kejuruan Vokasi Tahap 2, Pendaftaran Dibuka
Ekspor Sawit, Batu Bara, dan Ferro Alloy Wajib Lewat PT DSI Mulai 1 Juni 2026
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:51 WIB

Royalti Karya Jurnalistik Dinilai Penting untuk Menjaga Kedaulatan Digital Indonesia

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:59 WIB

Demo Mahasiswa UI di Bundaran HI Hari Ini, Bawa 5 Tuntutan ke Pemerintah

Jumat, 12 Juni 2026 - 05:00 WIB

Ombudsman Soroti Maladministrasi Layanan Imigrasi WNA, Desak Perbaikan Sistem Pengaduan di Imipas

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:00 WIB

Gaji ke-13 Cair Rp15,2 Triliun, Ini Rincian Penerima PNS, TNI, Polri hingga PPPK

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:00 WIB

Kejagung Geledah Kantor BGN Usai Dadan Hindayana Dicopot dari Jabatan

Berita Terbaru

Sepanjang Mei 2026, Provinsi Jambi membukukan nilai ekspor sebesar US$194,72 juta. Nilai itu turun 5,27 persen dari US$205,55 juta pada April 2026.( ilustrasi poto : istimewa)

Bisnis

Ekspor Batu Bara Jambi Anjlok 81,78 Persen hingga Mei 2026

Selasa, 7 Jul 2026 - 21:00 WIB