Polres Bungo razia PETI Sita Ekskavator, Warga Sempat Hadang Evakuasi

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Bungo berhasil menyita ekskavator dari tambang emas ilegal di Sungai Telang setelah sempat dihadang warga selama 10 jam.( Poto : ANTARA/ HUMAS POLRES BUNGO).

Polres Bungo berhasil menyita ekskavator dari tambang emas ilegal di Sungai Telang setelah sempat dihadang warga selama 10 jam.( Poto : ANTARA/ HUMAS POLRES BUNGO).

Bungo, oegopost.id – Polres Bungo terus melakukan penertiban tambang emas ilegal Bungo. Upaya ini dilakukan untuk menekan aktivitas penambangan tanpa izin yang merusak lingkungan.

Dalam kasus terbaru, proses evakuasi alat berat sempat mendapat hambatan dari warga. Meski demikian, petugas tetap melanjutkan penertiban melalui pendekatan persuasif dan humanis.

Proses evakuasi alat berat tersebut sempat tertahan sekitar 10 jam setelah puluhan warga menghadang petugas di tengah jalan.

Kepala Seksi Humas Polres Bungo, Iptu Bambang JM, menjelaskan bahwa alat berat itu merupakan barang bukti hasil penindakan aktivitas tambang emas tanpa izin.

“Evakuasi sempat terhambat, namun akhirnya berhasil kami lakukan dan alat berat sudah diamankan di Mapolres Bungo,” ujarnya, Jumat.

Baca Juga :  Kebakaran Lahan di Muaro Jambi Hanguskan Kebun Pinang Warga di Sengeti

Warga Lakukan Penghadangan di Lokasi

Sejak Kamis (30/4) siang, puluhan warga berkumpul dan memblokade jalur evakuasi. Mereka menolak pemindahan ekskavator sehingga proses pengangkutan ke kendaraan pengangkut tidak berjalan lancar.

Situasi di lapangan membuat aparat kepolisian harus menahan diri sambil melakukan pendekatan persuasif untuk meredam ketegangan.

Polisi Tambah Kekuatan dan Lakukan Pendekatan Humanis

Untuk mengatasi situasi itu, Polres Bungo menambah personel di lapangan dan menurunkan polisi wanita, guna memperkuat pendekatan humanis, terutama kepada warga perempuan yang berada di lokasi.

Baca Juga :  PAGUJATI Hadir di Jambi, Dorong Penataan Infrastruktur Telekomunikasi dan Data Center Lokal

Selanjutnya, petugas melakukan mediasi yang cukup panjang bersama tokoh masyarakat dan pihak keamanan. Dalam proses tersebut, dialog terus diupayakan agar situasi tetap kondusif. Setelah berbagai upaya persuasif, warga akhirnya bersedia membuka akses jalan.

Komitmen Penertiban Tambang Ilegal

Polres Bungo menegaskan akan terus menertibkan aktivitas pertambangan emas tanpa izin di wilayah hukumnya. Penindakan akan tetap berjalan dengan pendekatan humanis sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Kami berkomitmen menindak tegas penambangan tanpa izin di wilayah Bungo tanpa pandang bulu,” tegas Iptu Bambang.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Sungai Penuh Apresiasi Sunatan Massal Minker-JS ke-13
Nobar Piala Dunia 2026 Jambi Libatkan UMKM, Pemprov Siapkan Dua Lokasi Strategis
Pemkab Merangin Bentuk Tim Terpadu, Kawasan Inti Geopark Merangin Jadi Prioritas Sterilisasi dari PETI
Pemotongan Dana Desa 2026 untuk KDMP Berdampak, Pembangunan Desa di Batang Hari Tertunda
Detik-detik Fajri Tenggelam di Sungai Tembesi, Bocah 8 Tahun Ditemukan Meninggal Setelah Pencarian
Alfin Tetapkan Pimpinan BAZNAS Kota Sungai Penuh Periode 2026–2031
Bus PO Al Hijrah Tabrak Kendaraan Parkir di Tebo, Diduga Hilang Kendali Usai Hantam Trotoar
Mantan Rektor Unja Kemas Arsyad Somad Meninggal, Dunia Pendidikan Jambi Berduka
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:22 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Apresiasi Sunatan Massal Minker-JS ke-13

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:00 WIB

Nobar Piala Dunia 2026 Jambi Libatkan UMKM, Pemprov Siapkan Dua Lokasi Strategis

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:00 WIB

Pemkab Merangin Bentuk Tim Terpadu, Kawasan Inti Geopark Merangin Jadi Prioritas Sterilisasi dari PETI

Senin, 6 Juli 2026 - 22:00 WIB

Pemotongan Dana Desa 2026 untuk KDMP Berdampak, Pembangunan Desa di Batang Hari Tertunda

Senin, 6 Juli 2026 - 21:00 WIB

Detik-detik Fajri Tenggelam di Sungai Tembesi, Bocah 8 Tahun Ditemukan Meninggal Setelah Pencarian

Berita Terbaru