Kementan Percepat Tanam Serempak di Jambi untuk Antisipasi El Nino

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 26 April 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Percepatan tanam serempak Jambi dilakukan Kementan untuk menghadapi El Nino dan menjaga produksi pangan nasional tetap stabil.( Poto : SINARTANI.COM ).

Percepatan tanam serempak Jambi dilakukan Kementan untuk menghadapi El Nino dan menjaga produksi pangan nasional tetap stabil.( Poto : SINARTANI.COM ).

Jambi, oegopost.idKementerian Pertanian (Kementan) mempercepat tanam serempak di Provinsi Jambi untuk mengantisipasi dampak El Nino. Percepatan tanam serempak Jambi ini menjadi langkah strategis agar petani tetap bisa memanfaatkan ketersediaan air sebelum musim kering datang.

Polbangtan Turun Langsung Dampingi Petani

Kementan menugaskan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor untuk mengawal percepatan tanam di lapangan. Tim pendamping memastikan petani menyiapkan lahan, benih, dan sarana produksi secara optimal.

Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryanto, memimpin langsung pengawalan program ini di Jambi. Ia menggerakkan dosen, tenaga pendidik, dan mahasiswa untuk membantu petani menerapkan teknologi pertanian modern.

Selain itu, tim Polbangtan mengoptimalkan pemanfaatan lahan rawa yang selama ini belum digunakan secara maksimal guna meningkatkan luas tanam dan produktivitas.

Baca Juga :  Anggaran Dinas Perkim Kota Jambi Tersedot untuk Listrik

Wamentan Dorong Tanam Lebih Cepat

Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, menegaskan bahwa petani harus segera menanam selama air masih tersedia. Ia menilai percepatan ini penting untuk menjaga produksi tetap stabil saat musim kering mulai berlangsung.

“Dalam beberapa bulan ke depan, El Nino berpotensi terjadi. Karena itu, petani harus segera menanam selagi air masih cukup,” ujar Sudaryono.

Ia juga memantau pelaksanaan tanam serempak di Jambi serta kegiatan serupa di 16 provinsi lainnya secara daring. Menurutnya, gerakan ini menjadi langkah konkret untuk meningkatkan efisiensi dan hasil produksi pertanian nasional.

Peran Strategis Pendidikan Pertanian

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menekankan pentingnya peran Polbangtan dalam mempercepat program ini. Ia menilai pendampingan langsung mampu meningkatkan kapasitas petani sekaligus mempercepat adopsi inovasi.

Baca Juga :  Mitigasi Kekeringan Lahan Pertanian Sungai Penuh, Wako Hadiri Rakor

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan), Muhammad Amin, menyatakan bahwa keterlibatan Polbangtan menjadi bagian dari strategi Kementan dalam mengoptimalkan pendidikan vokasi. Ia menilai sivitas akademika berperan sebagai agen perubahan dalam modernisasi pertanian.

Jaga Produksi dan Ketahanan Pangan

Kementan menggandeng pemerintah daerah dan institusi pendidikan untuk memperkuat sinergi program. Melalui kolaborasi ini, percepatan tanam serempak Jambi diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga stabilitas produksi pangan nasional.

Percepatan tanam serempak ini menjadi langkah penting dalam menghadapi perubahan iklim global. Kementan terus mendorong adaptasi di sektor pertanian agar produksi tetap terjaga dan ketahanan pangan nasional semakin kuat.(s*d)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banjir Rendam 26 Desa di Sarolangun, 1.552 Rumah Terdampak
RPPEG Tanjung Jabung Timur Dibahas, Sekda Jambi Buka Konsultasi Publik 2026–2055
Hotspot Jambi: BMKG Deteksi 13 Titik Panas, Warga Diminta Waspada Karhutla
Polisi Bongkar Mafia BBM Subsidi di Jambi, Operator SPBU Ikut Bermain
DPRD Jambi Soroti Dugaan PETI Jadi Pemicu Banjir di Sarolangun
251 IUP Tambang Tak Punya RKAB, BPK Soroti Lemahnya Pengawasan di Daerah
Orang Rimba dilibatkan, Bantu Cegah Karhutla Jambi
Muaro Jambi Raih Penghargaan Mitra Pemasyarakatan di HBP ke-62
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 19:00 WIB

Banjir Rendam 26 Desa di Sarolangun, 1.552 Rumah Terdampak

Selasa, 28 April 2026 - 18:00 WIB

RPPEG Tanjung Jabung Timur Dibahas, Sekda Jambi Buka Konsultasi Publik 2026–2055

Selasa, 28 April 2026 - 17:00 WIB

Hotspot Jambi: BMKG Deteksi 13 Titik Panas, Warga Diminta Waspada Karhutla

Selasa, 28 April 2026 - 11:00 WIB

Polisi Bongkar Mafia BBM Subsidi di Jambi, Operator SPBU Ikut Bermain

Selasa, 28 April 2026 - 07:00 WIB

DPRD Jambi Soroti Dugaan PETI Jadi Pemicu Banjir di Sarolangun

Berita Terbaru

Banjir merendam 5 kecamatan dan 26 desa, dengan total 1.552 rumah terdampak.( Poto : kabar sarolangun.com).

Daerah

Banjir Rendam 26 Desa di Sarolangun, 1.552 Rumah Terdampak

Selasa, 28 Apr 2026 - 19:00 WIB