Jambi, Oegopost.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika merilis data prakiraan cuaca Jambi hari ini untuk seluruh kabupaten dan kota di wilayah Provinsi Jambi. Kondisi atmosfer menunjukkan dinamika yang cukup kontras antara daerah dataran tinggi dan kawasan pesisir timur.
Sebanyak enam daerah berpeluang menyambut guyuran presipitasi, sedangkan lima wilayah lainnya menghadapi fenomena udara kabur. Masyarakat perlu memperhatikan perubahan cuaca ini sebelum melangkah keluar rumah untuk menjalankan agenda akhir pekan.
Daftar Enam Daerah Berpotensi Guyuran Hujan
Wilayah dataran tinggi mencatatkan suhu udara paling dingin di antara seluruh daerah yang ada. Kabupaten Kerinci memegang rentang temperatur terendah antara 19 hingga 25 °C dengan tingkat kelembapan udara mencapai 98 persen.
Kondisi sejuk serupa juga menyelimuti Kota Sungai Penuh yang berada pada kisaran termometer 19 sampai 24 °C. Wilayah ini mencatat tingkat kelembapan paling basah, yakni menyentuh angka 99 persen.
Guyuran hujan ringan tidak cuma membasahi kawasan pegunungan barat. Empat kabupaten lain di Provinsi Jambi turut masuk dalam radar potensi basah sepanjang hari ini.
Kabupaten Sarolangun mencatatkan potensi hujan ringan dengan suhu udara harian berada pada rentang 25 hingga 32 °C. Daerah ini memiliki kelembapan udara terendah di angka 62 persen sebelum naik menyentuh 98 persen.
Selanjutnya, Kabupaten Bungo mengalami situasi serupa dengan prakiraan hujan berintensitas ringan dan suhu 24 hingga 30 °C. Kelembapan udara di Bungo bergerak stabil pada rentang 69 sampai 98 persen.
Kabupaten Tebo juga menghadapi potensi turunnya tetesan air dengan suhu lingkungan mencapai 25 hingga 31 °C. Tingkat kelembapan di daerah tetangga Bungo ini berada pada kisaran 69 hingga 98 persen.
Sementara itu, Kabupaten Tanjung Jabung Barat di bagian barat pesisir mencatatkan prakiraan hujan ringan dengan suhu siang yang cukup menyengat hingga 34 °C. Kelembapan udara di pesisir ini berfluktuasi antara 66 sampai 99 persen.
Kondisi Udara Kabur Melanda Lima Wilayah
Berbeda dengan daerah basah, lima kawasan lain di Jambi justru menghadapi kondisi udara kabur tanpa potensi curahan air. Situasi ini berdampak langsung pada jarak pandang mata serta memicu kenaikan suhu permukaan secara signifikan.
Kota Jambi merasakan paparan hawa cukup terik dengan termometer bergerak antara 24 hingga 34 °C. Tingkat kelembapan udara di pusat ibu kota provinsi ini berkisar dari 70 sampai 97 persen.
Kondisi gerah juga membayangi Kabupaten Muaro Jambi yang mencatatkan rentang suhu serupa, yaitu 24 sampai 34 °C. Kawasan perkantoran Sengeti dan sekitarnya ini memiliki kelembapan udara antara 67 hingga 98 persen.
Kabupaten Batanghari turut mengalami fenomena udara kabur dengan suhu siang hari menyentuh 34 °C dan suhu terendah 25 °C. Parameter kelembapan udara di kawasan aliran sungai ini berada pada rentang 66 sampai 98 persen.
Di bagian timur, Kabupaten Tanjung Jabung Timur mencatat kondisi udara kabur dengan batas termometer 24 hingga 34 °C. Tingkat kelembapan udara daerah maritim ini berada pada level 69 hingga 98 persen.
Kabupaten Merangin menjadi satu-satunya wilayah berudara kabur yang mempertahankan suhu relatif lebih teduh, yakni 23 sampai 29 °C. Rentang kelembapan udara di Merangin bergerak dari 68 sampai 99 persen.
Pengendara jalan raya sebaiknya menyalakan lampu utama kendaraan ketika melintasi jalur berjarak pandang terbatas akibat partikel kabur. Warga di kawasan berpotensi hujan juga sebaiknya menyiapkan payung atau mantel pelindung sebelum beraktivitas di ruang terbuka.(ar)









