Jambi, Oegopost.id – Civitas akademika menyambut hangat agenda penting Duta Besar Palestina Jambi dalam rangkaian forum guest lecturer di Masjid Al-Jami’ah, Kampus Telanaipura. Sebanyak 400 mahasiswa jenjang sarjana (S1) dan magister (S2) memadati lokasi untuk menyimak paparan situasi terkini Timur Tengah tersebut secara langsung.
Pertemuan strategis ini berlangsung khidmat pada Jumat (16/10/2026). Sejumlah pimpinan universitas turut mendampingi tamu kehormatan tersebut sejak awal kedatangan.
Wakil Rektor I Dr. H. Ayub Mursalin, M.A. hadir bersama Wakil Rektor II Dr. Pahmi Sy., M.Si. di barisan depan. Kepala Biro AAKK Dr. H. Helmi, M.Ag., para dekan, direktur, serta ketua program studi juga meramaikan forum terbuka ini.
Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd., menyampaikan rasa bangga atas kehadiran figur penting diplomasi tersebut di lingkungan kampus. Kehadiran Syekh Mr. Abdulfattah A.K. Al-Sattari memberikan nilai edukasi berharga bagi generasi muda di daerah.
Rektor Ajak Mahasiswa Perkuat Rasa Kepedulian Sesama
Prof. Kasful Anwar menegaskan bahwa forum ilmiah ini bertujuan memperluas cakrawala pemikiran mahasiswa mengenai krisis kemanusiaan global. Mahasiswa perlu melihat realitas perjuangan warga Palestina secara jernih dan mendalam.
Langkah ini sekaligus memupuk kepekaan sosial sivitas akademika terhadap nasib saudara seiman di kancah internasional. Pihak kampus mendorong seluruh civitas untuk tidak berhenti pada tataran diskusi semata.
Rektor mengajak masyarakat luas dan civitas kampus menyalurkan donasi nyata guna meringankan beban warga terdampak konflik. Bantuan materiil menjadi bukti konkret komitmen persaudaraan bangsa Indonesia bagi warga Palestina.
Harapan besar mengalir agar rakyat Palestina segera menikmati kemerdekaan penuh di tanah air mereka sendiri. Doa bersama terus berkumandang demi terwujudnya tatanan hidup yang aman, adil, serta sejahtera di sana.
Dubes Apresiasi Kiriman Bantuan Makanan Rakyat Indonesia
Duta Besar Palestina, Mr. Abdulfattah A.K. Al-Sattari, memaparkan dinamika lapangan yang dihadapi rakyatnya saat ini. Ia menilai gelombang simpati publik dunia internasional kini terus bertambah setiap hari.
Kesadaran warga dunia terhadap isu keadilan di Palestina kian terbuka lebar. Mr. Abdulfattah pun menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas kepedulian konsisten masyarakat Indonesia.
Secara khusus, sang diplomat menyoroti peran logistik bantuan pangan dari Indonesia yang sangat membantu kelangsungan hidup warganya. Keberpihakan rakyat Indonesia membuktikan solidaritas kemanusiaan tanpa batas wilayah.
Ia memandang Indonesia sebagai bangsa besar yang menjadi teladan dunia dalam merawat empati sosial. Kesempatan menyapa mahasiswa Jambi menjadi kehormatan tersendiri bagi perwakilan diplomatik Palestina.
Menjelang akhir agenda, Prof. Kasful Anwar memimpin seruan lantang “Free Palestine” dari atas mimbar. Ratusan mahasiswa serta jajaran akademisi serentak menyambut pekikan kemerdekaan tersebut hingga menggema ke seluruh penjuru masjid.(ar)









