Hanya Menjabat Hitungan Bulan, Mengapa Kursi Kepala BAKOM Begitu Sensitif?

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BAKOM selama pemerintahan Presiden Prabowo.(poto: AI).

Kepala BAKOM selama pemerintahan Presiden Prabowo.(poto: AI).

Jakarta, oegopost.id – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (BAKOM) bersama Fadli Tri Hartono sebagai wakilnya pada Jumat (2/10/2026). Langkah pelantikan ini menandai babak baru penataan arus informasi publik di lingkungan Istana Kepresidenan.

Pergantian ini mencatatkan empat nama berbeda yang memimpin arsitektur komunikasi kepresidenan sejak masa transisi Agustus 2024. Sorotan publik kini tertuju pada tingginya frekuensi perombakan pimpinan pada pos strategis tersebut.

Masa kepemimpinan pos komunikasi bermula ketika Hasan Nasbi memimpin Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) sejak 19 Agustus 2024. Hasan menuntaskan masa tugasnya selama 394 hari atau 13 bulan sebelum lembaga tersebut berubah bentuk.

Pemerintah kemudian mentransformasi PCO menjadi BAKOM melalui penataan kelembagaan baru pada 17 September 2025. Angga Raka Prabowo lalu memegang kemudi lembaga baru tersebut selama sekitar 222 hari atau 7,3 bulan.

Estafet pimpinan selanjutnya beralih ke tangan Muhammad Qodari yang dilantik pada 27 April 2026. Qodari menempati posisi pimpinan selama 158 hari atau 5,2 bulan sebelum menerima penugasan baru.

Dalam kurun waktu sekitar 25,5 bulan, rata-rata masa jabatan pimpinan komunikasi pemerintah hanya mencapai 8,5 bulan. Khusus pada era BAKOM, pergantian terjadi dua kali dalam 12,5 bulan dengan masa kerja rata-rata 6,3 bulan.

Baca Juga :  PRI Jambi Genjot Konsolidasi Politik Perkuat Akar Rumput Menjelang Pemilu 2029

Pencarian Keselarasan Komunikasi Politik di Lingkar Istana

Perputaran pimpinan yang cepat menunjukkan betapa dinamisnya tuntutan kerja pada pusat kendali informasi Presiden. Posisi ini memikul beban berat karena langsung berhadapan dengan dinamika opini masyarakat dan media massa.

Pakar komunikasi politik membaca frekuensi perombakan ini sebagai upaya Presiden menemukan figur yang paling tepat. Kepala negara membutuhkan sosok yang mampu mengimbangi ritme kerja kabinet sekaligus memahami arah kebijakan nasional.

Tugas pimpinan komunikasi tidak hanya mengumumkan program kerja kepada khalayak umum melalui siaran media. Pejabat bersangkutan harus menyerap respons masyarakat lalu menyampaikannya kembali sebagai bahan pertimbangan strategis Presiden.

Sedikit kekeliruan dalam memilih sudut pandang penyampaian dapat mengubah substansi kebijakan menjadi polemik publik. Oleh sebab itu, ruang kerja ini menuntut kehati-hatian tinggi dalam merancang narasi resmi negara.

Praktik hubungan masyarakat politik menuntut pimpinan komunikasi menjalankan fungsi analisis risiko secara matang. Tim komunikasi wajib mendeteksi potensi persoalan sebelum isu tersebut berkembang menjadi krisis terbuka.

Baca Juga :  Libur Panjang 2026 Picu Lonjakan Trafik JTTS, Hutama Karya Catat 600 Ribu Kendaraan Melintas

Strategi komunikasi yang matang juga memerlukan keberanian untuk memberi saran langsung kepada kepala negara. Pimpinan komunikasi harus mengetahui waktu terbaik untuk menyampaikan pesan penting atau menahan diri demi stabilitas publik.

Tantangan Membangun Sistem Kelembagaan Komunikasi yang Berkelanjutan

Tantangan besar kini berada di pundak duet kepemimpinan Syahganda Nainggolan dan Fadli Tri Hartono. Mereka mengemban tugas menerjemahkan pemikiran Presiden ke dalam bahasa yang mudah dipahami seluruh lapisan masyarakat.

Presiden Prabowo sendiri menekankan peran komunikasi pemerintah sebagai instrumen vital penguat persatuan nasional. BAKOM harus menyederhanakan bahasa regulasi yang rumit tanpa mengurangi esensi aturan yang berlaku.

Kebutuhan mendesak saat ini berpusat pada pembentukan memori kelembagaan yang kokoh dan berkelanjutan. Sistem kerja yang mapan memastikan strategi komunikasi tetap berjalan stabil meski terjadi pergantian pejabat sewaktu-waktu.

Banyak negara maju telah menerapkan standar koordinasi komunikasi terpusat agar gerak birokrasi tidak terganggu pergantian orang. Keberhasilan komunikasi negara pada akhirnya terlihat dari tumbuhnya pemahaman dan kepercayaan nyata dari seluruh rakyat.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan Baru, Batasi PKWT dan Larang Tahan Ijazah
MK Gelar Sidang Putusan Syarat Pendidikan Cawapres Gibran Malam Ini
Profil Nanang Hendarno Dirut Baru Telkom Pengganti Dian Siswarini
Kinerja Pengawasan DPR Menghadapi Dominasi Koalisi Gemuk
Karakteristik Sesar Waikabubak Pemicu Gempa Sumba Barat Daya Magnitudo 5,9
HUT ke-81 TNI Digelar, Kawasan Mabes Cilangkap Berpotensi Padat Pagi Ini
Putusan MA Kabulkan Pemakzulan Bupati Gowa, Kemendagri Ungkap Mekanisme Lanjutan
Kepala BGN Siap Putus Kontrak Yayasan Penarik Setoran Mitra Dapur MBG
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:18 WIB

DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan Baru, Batasi PKWT dan Larang Tahan Ijazah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:56 WIB

MK Gelar Sidang Putusan Syarat Pendidikan Cawapres Gibran Malam Ini

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Profil Nanang Hendarno Dirut Baru Telkom Pengganti Dian Siswarini

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Kinerja Pengawasan DPR Menghadapi Dominasi Koalisi Gemuk

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:43 WIB

Karakteristik Sesar Waikabubak Pemicu Gempa Sumba Barat Daya Magnitudo 5,9

Berita Terbaru

Ilustrasi: Desain modern Realme P4s Lite varian warna Nebula Black & Moonlight Silver dengan baterai 7.000 mAh.(poto: AI).

Teknologi

Realme P4s Lite Resmi Meluncur Bawa Baterai 7.000 mAh

Rabu, 7 Okt 2026 - 09:08 WIB

Ilustrasi perangkat flagship Samsung Galaxy Ultra. Model Galaxy S27 Ultra dirumorkan mengusung baterai 5.700mAh dengan pengisian 60W yang lebih efisien.(poto: AI).

Teknologi

Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra Isi Baterai Lebih Kencang

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:58 WIB