Reshuffle Kabinet Prabowo: Pejabat Lama Pindah Kursi

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 2 Oktober 2026 - 06:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo merombak susunan kabinet per 1 Oktober 2026.(poto: kompas.com).

Presiden Prabowo merombak susunan kabinet per 1 Oktober 2026.(poto: kompas.com).

Jakarta, oegopost.id – Langkah reshuffle kabinet presiden prabowo resmi bergulir pada Kamis (1/10/2026) dengan menyasar sejumlah jabatan penting di kementerian dan lembaga negara. Kepala negara memilih merotasi tokoh-tokoh lama untuk menempati beragam pos kepemimpinan baru.

Salah satu rotasi paling mencolok terjadi pada pucuk pimpinan Korps Bhayangkara. Presiden memindahkan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dari kursi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia ke posisi Kepala Staf Kepresidenan.

Listyo mengakhiri masa tugasnya memimpin kepolisian setelah menjabat selama lebih dari lima tahun sejak Januari 2021. Kini ia menjalankan fungsi koordinasi dan kebijakan di lingkungan Istana Kepresidenan.

Tongkat komando Kapolri beralih kepada mantan Kepala Badan Narkotika Nasional Suyudi Ario Seto. Suyudi membawa modal rekam jejak pengungkapan ratusan kasus narkoba besar untuk memimpin seluruh korps kepolisian nasional.

Pergeseran pimpinan juga menyentuh pos strategis bidang politik dan keamanan negara. Dudung Abdurachman meninggalkan jabatan Kepala Staf Kepresidenan untuk mengemban amanah baru sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.

Baca Juga :  Aturan Baru Komdigi Kuota Internet Kini Dilarang Hangus

Rotasi kepemimpinan menteri dan struktur kabinet baru

Sugiono turut mengalihkan fokus tugasnya dari meja diplomasi luar negeri ke urusan kesejahteraan rakyat. Mantan Menteri Luar Negeri ini sekarang menjabat Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Posisi Menteri Luar Negeri kini resmi berpindah kepada diplomat karier Arrmanatha Christiawan Nasir. Arrmanatha sebelumnya mendampingi kerja diplomasi kementerian sebagai Wakil Menteri Luar Negeri.

Perubahan struktur pemerintahan juga menghadirkan sistem perangkapan jabatan pada sektor hilirisasi energi. Bahlil Lahadalia mengemban tugas Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus tetap memimpin Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Bahlil menjelaskan keputusan integrasi kantor ini karena mayoritas porsi investasi sektor hilirisasi berkaitan erat dengan bidang ESDM. Kebijakan ini menyatukan dua level komando di bawah satu kendali langsung.

Kementerian Keuangan menyambut wajah kepemimpinan baru lewat pelantikan dua pejabat wakil menteri. Luky Alfirman kembali bertugas ke gedung kementerian dengan menduduki kursi Wakil Menteri Keuangan.

Baca Juga :  RUU PPRT 2026: DPR Bahas 12 Poin Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

Tantangan kinerja pejabat baru demi kepentingan masyarakat luas

Luky sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur Jenderal Anggaran sebelum terkena rotasi birokrasi kementerian. Kali ini ia mendampingi pimpinan kementerian bersama ekonom akademisi Nurkholisoh Ibnu Aman.

Sektor industri manufaktur nasional turut mengalami perombakan susunan pimpinan tertinggi. Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji masuk jajaran eksekutif dengan menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita sebagai Menteri Perindustrian.

Langkah perombakan ini memperlihatkan dominasi pola penataan ulang para figur yang sudah lama berada di lingkaran kekuasaan. Presiden menaruh kepercayaan pada kemampuan adaptasi para pejabat untuk memimpin unit kerja baru.

Tuntutan birokrasi modern kini menghadapkan para pejabat baru pada hasil kerja konkret di lapangan. Publik menunggu bukti efektivitas rotasi ini dalam menghasilkan kestabilan harga kebutuhan, pembukaan lapangan kerja, dan pelayanan publik berkualitas.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan Baru, Batasi PKWT dan Larang Tahan Ijazah
MK Gelar Sidang Putusan Syarat Pendidikan Cawapres Gibran Malam Ini
Profil Nanang Hendarno Dirut Baru Telkom Pengganti Dian Siswarini
Kinerja Pengawasan DPR Menghadapi Dominasi Koalisi Gemuk
Karakteristik Sesar Waikabubak Pemicu Gempa Sumba Barat Daya Magnitudo 5,9
HUT ke-81 TNI Digelar, Kawasan Mabes Cilangkap Berpotensi Padat Pagi Ini
Putusan MA Kabulkan Pemakzulan Bupati Gowa, Kemendagri Ungkap Mekanisme Lanjutan
Kepala BGN Siap Putus Kontrak Yayasan Penarik Setoran Mitra Dapur MBG
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:18 WIB

DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan Baru, Batasi PKWT dan Larang Tahan Ijazah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:56 WIB

MK Gelar Sidang Putusan Syarat Pendidikan Cawapres Gibran Malam Ini

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Profil Nanang Hendarno Dirut Baru Telkom Pengganti Dian Siswarini

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Kinerja Pengawasan DPR Menghadapi Dominasi Koalisi Gemuk

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:43 WIB

Karakteristik Sesar Waikabubak Pemicu Gempa Sumba Barat Daya Magnitudo 5,9

Berita Terbaru

Ilustrasi: Desain modern Realme P4s Lite varian warna Nebula Black & Moonlight Silver dengan baterai 7.000 mAh.(poto: AI).

Teknologi

Realme P4s Lite Resmi Meluncur Bawa Baterai 7.000 mAh

Rabu, 7 Okt 2026 - 09:08 WIB

Ilustrasi perangkat flagship Samsung Galaxy Ultra. Model Galaxy S27 Ultra dirumorkan mengusung baterai 5.700mAh dengan pengisian 60W yang lebih efisien.(poto: AI).

Teknologi

Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra Isi Baterai Lebih Kencang

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:58 WIB