Muaro Jambi, oegopost.id – Tim gabungan memadamkan kebakaran lahan semak belukar seluas lima hektare di Dusun Pasir Raya, Desa Sungai Duren, Kabupaten Muaro Jambi, Selasa (29/9/2026). Petugas Polsek Jambi Luar Kota (Jaluko) bersama TNI, BPBD, aparatur desa, dan warga langsung bergerak cepat mengendalikan kobaran api.
Warga setempat pertama kali melihat kepulan asap tebal dari area perkebunan itu sekitar pukul 12.00 WIB. Embusan angin kencang membuat api merambat cepat membakar tumpukan serasah kering serta pepohonan di lokasi.
Masyarakat segera melaporkan ancaman amukan api tersebut kepada aparat pemerintah desa dan Polsek Jaluko. Petugas piket kepolisian langsung meneruskan laporan darurat itu kepada regu pemadam BPBD Kabupaten Muaro Jambi.
Regu penyelamat tiba di lokasi dengan mengerahkan satu unit armada mobil pemadam kebakaran milik BPBD. Puluhan warga setempat ikut membawa peralatan tradisional untuk menyekat jalur rambatan api dari semak kering.
Puluhan Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api Karhutla
Kapolsek Jaluko Iptu Jhon Sihar Purba turun langsung memimpin anggota guna memastikan operasi pemadaman berjalan lancar. Beliau mengarahkan para personel untuk melokalisasi kobaran api agar tidak merembet ke perkebunan warga lainnya.
Aksi pemadaman di Desa Sungai Duren ini melibatkan sedikitnya enam puluh orang personel dari berbagai unsur. Tim lapangan tersebut terdiri dari empat anggota Polri, lima prajurit TNI, enam petugas BPBD, lima belas perangkat desa, serta tiga puluh warga.
Semua unsur bekerja sama menyiram bara api yang masih mengepul di sela-sela tumpukan pancang kayu lapuk. Upaya terpadu ini membuahkan hasil optimal sehingga titik api tidak sempat meluas ke kawasan permukiman terdekat.
Setelah berjibaku selama lima jam penuh, petugas gabungan akhirnya berhasil memadamkan seluruh kobaran api sekitar pukul 17.00 WIB. Petugas memastikan area terbakar seluas lima hektare tersebut sudah dalam kondisi aman dan terkendali tanpa kendala teknis.
Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Lahan Milik Pribadi
Aparat kepolisian saat ini terus meminta keterangan para saksi untuk menelusuri asal mula munculnya titik api. Tim penyidik Polsek Jaluko juga mendata pemilik lahan guna mengetahui penyebab pasti peristiwa yang memicu pencemaran udara tersebut.
Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi tim. Pihaknya memuji kecepatan reaksi seluruh aparat dan masyarakat yang tanggap mencegah bencana karhutla semakin meluas.
Polda Jambi kini terus memperketat kesiapsiagaan jajaran kepolisian di seluruh wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan. Aparat kepolisian juga memperkuat koordinasi terpadu bersama instansi pemerintah daerah dan aparat TNI secara berkesinambungan.
Kombes Pol. Erlan Munaji meminta warga tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan sembarangan selama masa cuaca panas dan kering. Beliau juga mengingatkan warga agar segera melaporkan kemunculan titik api sekecil apa pun kepada kantor polisi terdekat.(ar)









