Jakarta, oegopost.id – Ketua TP PKK Kabupaten Merangin, Lavita Syukur, menghadiri Rapat Penguatan Tata Kelola Lembaga Dekranas, TP PKK, dan TP Posyandu se-Indonesia Bagian Barat. Pertemuan strategis ini berlangsung di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, pada Senin (21/9).
Selain itu, Ketua Umum TP PKK Pusat sekaligus Ketua Umum TP Posyandu Pusat, Ny. Tri Tito Karnavian, memimpin langsung forum nasional tersebut. Jajaran pengurus pusat juga turut mendampingi beliau, termasuk Staf Ahli Bidang III TP PKK Pusat, Ny. Yane Bima Arya.
Guna memperkuat koordinasi, delegasi dari daerah membawa sejumlah pejabat teknis terkait. Oleh karena itu, Lavita Syukur hadir bersama Kepala Bappeda Kabupaten Merangin Zainal Abidin, Kepala DKUKMPP Andrie Fransusman, Kepala Dinas PMD Deddi Candra, serta jajaran Sekretariat PKK Kabupaten Merangin.
Sinkronisasi Program Kerja Lembaga Akar Rumput Daerah
Pada kesempatan tersebut, para peserta fokus mendiskusikan sinkronisasi tata kelola antarlembaga. Di samping itu, pertemuan regional ini bertujuan memperkuat peran PKK, Dekranasda, dan Posyandu dalam mendukung program prioritas pemerintah pusat.
Selanjutnya, fokus utama pembahasan mencakup skema pemberdayaan ekonomi keluarga. Tak hanya itu, forum ini juga menekankan pentingnya peningkatan pelayanan dasar terpadu bagi masyarakat di tingkat akar rumput.
Dengan demikian, pemerintah pusat mendorong seluruh daerah untuk menyelaraskan arah kebijakan. Sebab, integrasi kerja yang solid tentu akan mempercepat efektivitas program pembangunan sosial di tingkat lokal.
Komitmen Transformasi Arahan Pusat untuk Pelayanan Publik
Usai kegiatan, Lavita Syukur menegaskan komitmennya untuk segera mentransformasikan arahan pusat menjadi program kerja nyata di daerah. Langkah tersebut menjadi prioritas utama demi mengoptimalkan dampak program bagi masyarakat Merangin.
Sebab, langkah penguatan tata kelola sangat krusial bagi keberlanjutan organisasi. Hasilnya, struktur kerja yang jelas membuat seluruh program dapat berjalan lebih terstruktur, terintegrasi, dan berdampak langsung.
Oleh sebab itu, pihaknya mengaku sangat siap menyelaraskan kebijakan pusat dengan kebutuhan lokal. Pendekatan ini bertujuan agar setiap program yang berjalan mampu menjawab tantangan nyata di lapangan.
Di samping itu, sinergi antarlembaga menjadi kunci utama untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di daerah. Kerjasama ini difokuskan pada penanganan stunting, pengembangan UMKM kerajinan lokal, dan revitalisasi fungsi Posyandu.
Terlebih lagi, Posyandu memegang peran kunci sebagai garda terdepan pelayanan dasar terpadu. Hasil akhirnya, dukungan penuh dari PKK dan Dekranasda akan memperkuat fondasi kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan.(ar)









