Bencana Kemarau Panjang, Salat Istisqa Pemprov Jambi Digelar

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 2 September 2026 - 10:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Jambi menggelar Salat Istisqa Pemprov Jambi di Lapangan Garuda kompleks Kantor Gubernur Jambi pada Rabu,2/9/2026.(poto: pariwarajambi.com).

Pemerintah Provinsi Jambi menggelar Salat Istisqa Pemprov Jambi di Lapangan Garuda kompleks Kantor Gubernur Jambi pada Rabu,2/9/2026.(poto: pariwarajambi.com).

Jambi, oegopost.id – Pemerintah Provinsi Jambi menggelar Salat Istisqa Pemprov Jambi di Lapangan Garuda kompleks Kantor Gubernur Jambi pada Rabu pagi. Ribuan warga bersama jajaran pejabat daerah berkumpul memohon penurunan hujan di tengah kemarau panjang yang melanda wilayah tersebut.

Selanjutnya, Pimpinan Pondok Pesantren Darul Arifin Jambi Dr KH Zainul Arifin memimpin langsung jalannya ibadah dengan penuh khidmat. Gubernur Jambi Al Haris dan Wakil Gubernur Abdullah Sani juga menghadiri kegiatan keagamaan ini secara langsung bersama masyarakat.

Selain itu, sejumlah pejabat daerah, jajaran Forkopimda, Aparatur Sipil Negara, serta alim ulama memadati area lapangan sejak pagi hari. Oleh karena itu, mereka bersama-sama melantunkan doa ikhtiar meminta pertolongan Tuhan agar bencana kekeringan ini segera berakhir.

Kemudian, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa pelaksanaan doa bersama ini menjadi bentuk kepasrahan dan usaha seluruh elemen masyarakat. Sebab, berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, kondisi musim kemarau ekstrem ini akan berlangsung hingga Oktober mendatang.

Baca Juga :  Pemprov Jambi Raih Opini WTP ke-14 dari BPK RI, Gubernur Al Haris Tekankan Perbaikan Tata Kelola

Kendala Hujan Buatan Dan Upaya Penanganan Musim Kemarau

Meskipun demikian, pemerintah daerah telah menempuh berbagai cara teknis untuk memicu datangnya presipitasi di wilayah terdampak. Salah satu langkah nyata mencakup penerapan Teknologi Modifikasi Cuaca guna menghasilkan hujan buatan secara berkala.

Namun, tim teknis menghadapi hambatan besar di lapangan karena ketersediaan awan potensial sangat minim. Oleh sebab itu, tim udara tetap mengerahkan pesawat terbang dan helikopter pengebom air untuk mendukung penanganan kondisi darurat.

Bahkan, Gubernur Al Haris menjelaskan bahwa curah hujan beberapa hari lalu merupakan hasil rekayasa cuaca yang masih sangat terbatas. Akibatnya, tim teknis sulit menemukan bintik awan hujan sehingga volume air yang turun belum membasahi wilayah Jambi secara merata.

Oleh karena itu, pemerintah beserta warga berharap Tuhan menurunkan hujan alami dari langit secara melimpah. Dengan demikian, guyuran air hujan tersebut dapat mengembalikan kesuburan lahan pertanian warga yang kini mengering.

Baca Juga :  Pemerintah Pusat Salurkan Bantuan Armada dan 500 Sumur Bor Karhutla Jambi

Dampak Buruk Kualitas Udara Dan Melonjaknya Kasus ISPA

Sementara itu, dampak musim kemarau panjang mulai mengancam sektor kesehatan masyarakat di berbagai wilayah kabupaten dan kota. Hasilnya, laporan resmi dari dinas terkait mencatat jumlah penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut telah mendekati angka 6.000 kasus.

Selain itu, penurunan kualitas udara akibat debu dan kabut asap memicu pemerintah untuk mengambil langkah antisipasi cepat. Akhirnya, sejumlah sekolah terpaksa menerapkan pembelajaran jarak jauh dari rumah untuk meminimalkan risiko paparan udara beracun.

Kebijakan pengalihan sistem belajar ini bertujuan melindungi para siswa serta tenaga pengajar dari bahaya pencemaran udara. Sebab, kondisi atmosfer yang kian memburuk memicu kekhawatiran meluasnya gangguan kesehatan pada kelompok anak-anak.

Oleh karena itu, Gubernur Al Haris mengajak seluruh lapisan warga agar memperbanyak doa secara khusyuk. Pada akhirnya, beliau berharap hujan deras dapat menjadi rahmat yang memulihkan lingkungan serta melestarikan seluruh makhluk hidup.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Tebo Gelar Subuh Keliling di Masjid Agung Al-Ittihad
Pemerintah Siapkan 1,35 Juta Sertifikat Halal Gratis untuk UMK Kabupaten Tebo
PT Tren Gen Horizon Gelar Jumat Berkah di Masjid Raya Sungai Penuh
Pemkab Bungo Luncurkan Gerakan Literasi Al-Qur’an di Masjid Agung Al-Mubarak
Aksi Nyata Mardizal Sumara Dukung Kenyamanan Jamaah dan TPQ
Pemkot Jambi Matangkan Persiapan MTQ ke-55 Provinsi Jambi 2026
Gelaran FASI XVIII Tebo Wadah Pembentukan Generasi Islami
Kafilah Jambi Peringkat 13 MTQ Nasional XXXI 2026 di Jawa Tengah
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Polres Tebo Gelar Subuh Keliling di Masjid Agung Al-Ittihad

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:48 WIB

Pemerintah Siapkan 1,35 Juta Sertifikat Halal Gratis untuk UMK Kabupaten Tebo

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:10 WIB

PT Tren Gen Horizon Gelar Jumat Berkah di Masjid Raya Sungai Penuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:03 WIB

Pemkab Bungo Luncurkan Gerakan Literasi Al-Qur’an di Masjid Agung Al-Mubarak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Aksi Nyata Mardizal Sumara Dukung Kenyamanan Jamaah dan TPQ

Berita Terbaru

Diskusi Ruang Literasi yang digelar KPK secara bauran di Gedung ACLC KPK, Jakarta.(poto: kpk.go.id).

Pendidikan

Ancaman Nyata Pembajakan Kebijakan Sumber Daya Alam

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:21 WIB

Rapat paripurna di Aula Swarna Bumi DPRD Kota Jambi, Kamis (22/10/2026).(poto: jambiprima.com).

Pemerintahan

RAPBD Jambi 2027: Pendapatan Turun, Target PAD Justru Naik

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:04 WIB